11 Februari 2023

3 Cara Stek Tanaman agar Makin Subur, Cek Langkahnya, Yuk!

Bisa membuat tanaman semakin subur dan rimbun.

Bagi Moms yang hobi berkebun atau merawat tanaman, pasti sudah tidak asing dengan istilah "stek." Cara stek tanaman ternyata cukup mudah dan tidak memerlukan banyak waktu.

Proses stek tanaman dapat membuat tanaman semakin subur dan rimbun, serta dapat memperoleh bibit tanaman baru tanpa benih atau biji.

Cara stek tanaman juga dikenal sebagai pengembangbiakan vegetatif atau tanpa melalui perkawinan.

Metode stek juga sangat mudah bagi para pemula yang baru memiliki minat dalam merawat tanaman, namun masih belum tahu apa saja metode pengembangbiakannya.

Melansir Planet Natural, cara stek tanaman dapat digunakan pada tiga bagian, yaitu batang, daun dan akar.

Nah, untuk lebih jelasnya, Moms bisa mengikuti cara stek tanaman berikut ini!

Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Sedang Tren dan Bisa Ditanam di Rumah

1. Cara Stek Tanaman: Melalui Batang

Cara Stek Tanaman (Pinterest.com)
Foto: Cara Stek Tanaman (Pinterest.com)

Cara stek tanaman melalui batang adalah metode pengembangbiakan tanaman paling populer untuk semak berkayu dan tanaman hias.

Cara ini juga merupakan teknik yang bagus untuk tanaman indoor.

Tanaman hias cukup mudah untuk dikembangbiakan. Moms hanya perlu mencari batang yang sehat tanpa kuncup bunga, penyakit, dan serangga.

Dengan menggunakan pisau tajam dan steril, buatlah potongan bersih pada sudut 45 derajat untuk memaksimalkan area perakaran.

Stek harus sepanjang 3-6 inci (lebih pendek jika tanaman kecil) dan menyertakan ujung batang, dan setidaknya dua atau tiga set daun terpasang.

Buang bagian bawah daun (karena akar baru akan berkembang dari area ini) dan Moms bisa mencelupkan ujung yang baru saja dipotong menggunakan gel rooting.

Ini akan membantu menutup jaringan tanaman yang dipotong dan mendorong pertumbuhan akar baru.

Kemudian letakkan potongan ke dalam pot kecil dengan tanah lembap.

Pastikan untuk membuat lubang kecil pada media tanam sebelum memotongnya. Dengan cara ini, larutan rooting tidak akan terlepas dari batangnya.

Jaga tanaman baru tetap hangat dan dalam cahaya terang, tetapi jauhkan dari sinar matahari langsung.

Contoh Stek Batang pada Pohon Singkong

Stek Batang (Pinterest.com)
Foto: Stek Batang (Pinterest.com)

Singkong adalah salah satu jenis tanaman yang dapat dikembangbiakan atau diperbanyakan menggunakan metode stek batang.

Cara stek tanaman satu ini cukup mudah. Pertama, Moms harus mempersiapkan batang tanaman singkong yang subur, ukurannya besar, dan mata tunas rapat.

Biasanya singkong berusia 8-10 bulan.

Kedua, potong batang tersebut berbentuk miring dengan ukuran 20 cm.

Ketiga, tanam pada area tanah yang gembur, lembap namun tidak becek, dengan kedalaman 10 cm. Tanam batang singkong 1/3 dari panjang batang dengan tidak meletakkan mata tunas secara terbalik.

Terakhir, Moms bisa menimbun batang dengan tanah yang dipadatkan, lalu jangan lupa disiram dan diberi pupuk secara teratur.

Baca Juga: 8 Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah, Bisa di Pot atau di Tanah!

2. Cara Stek Tanaman: Menggunakan Akar

Stem Root (gardenersworld.com)
Foto: Stem Root (gardenersworld.com)

Cara stek tanaman dengan akar paling baik diambil saat tanaman tidak aktif dan akarnya penuh dengan karbohidrat.

Langkah pertama, Moms perlu mengambil stek sepanjang satu hingga empat inci dari akar yang lebih muda dengan ketebalan sekitar 1/4 hingga 1/2 inci.

Potong lurus melalui ujung akar yang paling dekat dengan batang dan potong ujung lainnya secara miring.

Dengan cara ini Moms akan dapat mengingat ujung mana yang paling atas (potongan lurus) dan mana yang paling bawah (potongan miring).

Perlu dicatat, bahwa akar tidak akan tumbuh jika Moms menanamnya secara terbalik.

Nantinya, stek akar akan mengeluarkan tunas baru.

Awalnya keluar dengan berbentuk menyerupai bintil atau berbentuk menyerupai bekas potongan semula yang nantinya berubah menjadi kalus.

Contoh Stek Akar pada Stroberi

Stek Akar pada Stroberi (grow-organic.com)
Foto: Stek Akar pada Stroberi (grow-organic.com)

Buah strawberry yang menjadi favorit banyak orang ini, ternyata dapat dengan mudah diperbanyak menggunakan stek akar lho, Moms.

Melansir Gardening Know How, Moms hanya perlu mengambil sulur tanaman stroberi yang sudah tampak dari calon akar.

Lalu, letakkan pada media tanam hingga akar tumbuh dan berkembang.

Bila sulur telah tumbuh, Moms bisa memindahkannya ke media atau pot baru.

Jangan lupa untuk siapkan media tanah yang subur dan dicampur dengan pupuk kompos, agar tanaman strawberry tumbuh subur.

Baca Juga: Ini 10 Cara Menanam Selada Hidroponik dan Menggunakan Polybag

3. Cara Stek Tanaman: Melalui Daun

Stek Tanaman (Orami Photo Stock)
Foto: Stek Tanaman (Orami Photo Stock)

Beberapa jenis tanaman kayu, termasuk banyak tanaman hias dalam ruangan, dapat diperbanyak menggunakan metode stek daun.

Cara stek tanaman satu ini cukup mudah. Hanya menggunakan daun dan batangnya (tangkai daun) atau hanya sepotong daun yang digunakan untuk membuat tanaman baru.

Pengembangbiakan dengan stek daun pada dasarnya sama dengan stek batang kayu lunak atau batang kayu keras dan dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

Moms perlu memilih daun yang sehat dan tumbuh sempurna sekitar 1 sampai 1 1/2 inci batangnya.

Setelah dipotong, bagian bawah daun perlu direndam terlebih dahulu dalam larutan auksin dengan rasio 100-200 cc per liter air.

Jika sudah, maka Moms bisa memindahkannya ke pot dengan lubang yang dasarnya sudah berisi campuran tanah serta pupuk kandang.

Pastikan untuk hanya 3/4 wadah dan gunakan satu tempat hanya untuk satu daun.

Simpan pot di tempat teduh, jauhkan dari sinar matahari langsung. Jangan lupa untuk menyiraminya secara teratur ya, Moms!

Contoh Stek Daun pada Cocor Bebek

Cocor Bebek (Pinterest.com)
Foto: Cocor Bebek (Pinterest.com)

Tanaman hias memang paling sering dikembangbiakan dengan cara stek tanaman daun. Salah satunya adalah cocor bebek.

Moms hanya perlu memilih beberapa lembar daun cocor bebek yang sudah tua, tetapi masih segar.

Lalu, daun disemai dengan cara menanamnya pada tanah subur yang telah dicamur dengan pupuk kandang menggunakan perbandingan 1:1.

Ketika melakukan stek daun cocor bebek, pastikan Moms tetap menjaga kelembapan daun agar tidak kering.

Moms bisa membungkusnya menggunakan plastik dan menjauhkannya dari paparan langsung sinar matahari.

Setelah penyemaian selama tingga minggu, akar daun cocor bebek akan mulai muncul dan bisa dipindahkan setelah berumur lima bulan.

Baca Juga: 3 Tanaman Hias yang Butuh Sinar Matahari, Jangan di Taruh Dalam Rumah ya Moms!

Nah, itu dia Moms tiga cara stek tanaman yang mudah dan bisa dilakukan jika Moms ingin memperbanyak tanaman.

Selain itu, memotong tanaman secara berkala juga bisa membuatnya tetap sehat, lho!

  • https://www.planetnatural.com/plant-propagation/
  • https://www.bhg.com/gardening/yard/garden-care/starting-flowers-from-cutting/
  • https://www.gardeningknowhow.com/garden-how-to/projects/rooting-plant-cuttings.htm
  • https://www.gardeningknowhow.com/edible/fruits/strawberry/growing-strawberry-runners.htm

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.