16 Mei 2024

Cerita Kancil dan Buaya untuk Anak-Anak dan Pesan Moralnya

Ini pesan moral di balik cerita kancil dan buaya

Cerita Kancil dan Buaya adalah cerita populer yang bisa Moms bacakan untuk Si Kecil karena mengandung banyak pelajaran.

Cerita Kancil dan Buaya masuk dalam kategori cerita fabel.

Fabel adalah jenis berpikir positifcerita tradisional yang memiliki pesan positif dan digambarkan melalui berbagai tokoh binatang.

Tak masalah jika Moms merasa usia Si Kecil masih terlalu dini untuk dibacakan buku cerita.

Biarkan Si Kecil menyentuh buku atau membalik-balikkan buku cerita sebagai tahap perkenalan.

Menurut Roslina Verauli, P.Psi., Psi membacakan cerita pada anak dapat membantu melatih stimulusnya untuk gemar membaca.

Bukan hanya itu saja, teratur membacakan cerita pada Si Kecil juga akan meninkatkan kemampuan visualisasinya kelak.

Moms bisa memulai membacakan cerita untuk Si Kecil melalui dongeng termudah yang akrab di telinga sejak kecil. Apalagi kalau bukan cerita Kancil dan Buaya.

Baca juga: 11 Cerita Rakyat yang Penuh Nilai Positif untuk Anak

Cerita Kancil dan Buaya dapat mengajarkan Si Kecil tentang perlunya berbuat baik kepada semua orang.

Selain itu, Moms pun dapat mengajarkan Si Kecil untuk tidak menyalahgunakan kepintaran dan kecerdikkannya untuk merugikan orang lain.

Bagaimana sih, cerita kancil dan buaya? Tenang, kami sudah meringkaskan ceritanya untuk Moms.

Cerita Kancil dan Buaya

Cerita Kancil dan Buaya (Youtube/Riri Cerita Anak Interaktif)
Foto: Cerita Kancil dan Buaya (Youtube/Riri Cerita Anak Interaktif) (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)

Cerita Kancil dan Buaya diawali dengan perkenalan diri Kancil sebagai binatang yang ramah terhadap semua binatang.

Ia tak segan untuk menyapa semua binatang di hutan.

Para penghuni hutan pun menyukai kepribadian Kancil yang sangat ramah.

Itik, berang-berang, hingga kura-kura yang berjalan pelan selalu menyapa Kancil dengan sapaan bersahabat.

Tak hanya ramah, Kancil juga dikenal sebagai binatang yang luar biasa cerdik.

Ia seringkali diminta pendapat dan saran untuk membantu teman-teman satwa di hutan.

Si Kancil pun tak pernah bermuram durja, ia dengan senang hati membantu teman-temannya memecahkan masalah.

Misalnya ketika ia sedang berjalan-jalan santai di tengah hutan, ia menemukan tiga ekor anak ayam terjebak di tengah lubang.

Lubang itu tentu cukup dalam bagi tiga ekor anak ayam tersebut. Mereka tidak bisa keluar!

Cerita Kancil dan Buaya tersebut dilanjutkan dengan cerita Kancil yang langsung menolong tiga anak ayam.

Kancil ikut masuk ke dalam lubang dan meminta anak-anak ayam naik ke punggung Kancil.

Setelah semua anak ayam naik, Kancil langsung meloncat dengan cekatan ke luar lubang.

Baca juga: Anak Susah Tidur? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bersama anak ayam yang digendong di punggungnya, Kancil mencari induk ayam.

Tak berapa lama, Kancil pun menemukan induk ayam.

Sang induk ayam tampak tengah bersedih dan kebingungan mencari anaknya. Kancil pun langsung mendekati induk ayam.

Induk ayam tampak senang bertemu Kancil yang sedang menggendong ketiga anak nya di punggung.

Setelah induk ayam berterima kasih, ketiga anak ayam tadi juga kompak mengucapkan terima kasih kepada Kancil.

“Terima kasih Tuan Kancil!” ucap ketiga anak ayam itu riang.

Kancil pun Melanjutkan Perjalanan ke Dalam Hutan

Dongeng Kancil dan Buaya untuk Anak (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)
Foto: Dongeng Kancil dan Buaya untuk Anak (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif) (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)

Setelah menyelamatkan anak ayam, Kancil pun berjalan kembali masuk ke hutan. Hari mulai beranjak siang.

Kancil mulai lapar dan ingin mencari makanan.

Ia makan berbagai tumbuhan di hutan. Sayang, ia masih saja lapar dan terus mencari makanan sambil melanjutkan perjalanan.

Matahari kian meninggi, Kancil pun merasakan tidak hanya lapar, tapi haus!

Kancil pun memutuskan untuk berhenti di tepian sungai untuk melepas dahaga.

Ahh…segar sekali air pegunungan ini,” ujar Kancil setelah minum air sungai.

Tiba-tiba, ia melihat banyak pohon buah yang ada di seberang sungai.

Air sungai yang tinggi dan cukup deras membuat Kancil tidak bisa menyeberang.

Padahal ia masih sangat lapar. Kancil pun segera mencari akal.

Baca juga: Cerita Pinokio: Kisah Seorang Anak yang Suka Berbohong

Buaya Licik yang sedang Tidur

Cerita Fabel (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)
Foto: Cerita Fabel (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif) (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)

Cerita Kancil dan Buaya berlanjut dengan Kancil yang menemukan ide yaitu membangunkan buaya yang sedang pulas tidur.

Di hutan, Buaya dikenal sebagai binatang yang licik dan mau menang sendiri.

Namun, Kancil tidak gentar. Ia tetap berani membangunkan Buaya dan hendak memberikan Buaya dan kawanannya pelajaran.

“Hai Buaya, bangunlah sejenak,” ujar Kancil dengan berani

Buaya yang merasa terganggu karena dibangunkan dari tidurnya bertanya kepada Kancil, “Mengapa kamu membangunkan aku, Kancil?” seru buaya.

Kancil menjelaskan bahwa ia merupakan suruhan dari istana. Ia datang untuk memberikan kabar gembira yaitu para Buaya akan diberikan daging secara cuma-cuma.

Bukan Kancil namanya jika tidak cerdik dan banyak akal.

Ia mengatakan bahwa sebelum para Buaya diberikan daging segar, kancil perlu menghitung banyaknya buaya dengan cara berjejer di tengah sungai.

Tanpa ragu, buaya langsung masuk ke dalam sungai dan mengajak teman-temannya untuk berada di permukaan air.

“Kita harus berjejer mulai dari tepi sungai itu ke tepi sungai seberang.

Tujuannya agar Kancil bisa menghitung berapa banyak jumlah kawanan kita untuk diberi daging,” jelas Buaya kepada temannya.

Baca juga: 15+ Manfaat Membacakan Buku Cerita untuk Anak, Wajb Tahu!

Buaya yang selalu lapar, langsung melakukan perintah Kancil tanpa berpikir panjang.

“Ayo Kancil! Segera melompat dan hitung berapa jumlah kawanan kami,” ujar semua Buaya yang kelaparan hendak makan daging sesegera mungkin.

Bisa ditebak, Moms! Kancil pun segera melompat ke atas punggung Buaya satu per satu hingga ia...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb