Pernikahan & Seks

1 Maret 2021

Ketahui Pentingnya Dialog Suami Istri saat Sedang Berhubungan Intim, Catat!

Membicarakan seks dengan suami seharusnya jadi hal nyaman dan tidak membuat canggung
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Saat berhubungan intim, Moms dan Dads mungkin sibuk dengan bahasa tubuh masing-masing. Tapi, tahukah bahwa dialog suami istri saat berhubungan intim juga penting?

Ya, dialog suami istri saat berhubungan intim ini akan menambah keintiman Moms dan Dads lho. Alih-alih sibuk dengan bahasa tubuh, Moms juga bisa menggoda Dads dengan kata-kata tertentu untuk memulai dialog suami istri.

Namun, tidak semua orang bisa mudah memulai dialog suami istri saat sedang berhubungan. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Moms dan Dads lakukan untuk memulai dialog suami istri saat berhubungan intim.

Cara Melakukan Dialog Suami Istri saat Berhubungan Intim

Dialog suami istri sedang berhubungan intim

Foto: Orami Photo Stock

Dialog suami istri sedang berhubungan intim sangat penting untuk mengerti perasaan masing-masing saat melakukan hubungan seksual. Hubungan seksual sendiri idealnya membahagiakan kedua belah pihak.

Jadi, dialog suami istri sedang berhubungan intim sangat penting agar mengetahui keinginan dan kepuasan satu sama lain.

Lalu, bagaimana dialog suami istri sedang berhubungan intim yang baik agar hubungan di ranjang menjadi lebih intim? Yuk ketahui triknya seperti yang sudah dilansir dari Healthista!

1. Tulis Keinginan

Seperti yang sudah dibahas, dialog suami istri sedang berhubungan intim harus tercipta untuk mendapatkan hubungan yang baik di ranjang. Namun jika dialog suami istri sedang berhubungan intim sulit untuk tercipta, Moms dan Dads bisa menuliskannya.

Cobalah untuk menuliskan keinginan Moms dan Dads dalam secarik kertas dan mintalah pasangan untuk melakukan hal yang sama.

Bukan hanya menuliskan, Moms dan Dads mungkin juga bisa mengutarakan apa yang ingin dilakukan untuk pasangan untuk mendapatkan respons yang baik.

2. Mulai Dialog dengan "Aku" bukan "Kamu"

Dialog suami istri sedang berhubungan intim

Foto: Orami Photo Stock

Ketika melakukan dialog suami istri sedang berhubungan intim, memulai kalimat dengan "kamu" bisa membuat Moms dan Dads terdengar menyalahkan.

Jadi, jika Moms dan Dads ingi mendiskusikan sesuatu, lebih baik untuk mengutarakan saja hal yang diinginkan agar merasa puas di ranjang.

Mengeluhkan keadaan karena merasa tidak puas ketika berhubungan intim bisa menjadi awal dari pertengkaran. Cobalah untuk mencari cara terbaik untuk membicarakan keinginan demi meminimalisir kesalahpahaman.

3. Cari Tahu Cara Menolak

Dialog suami istri sedang berhubungan intim bukan hanya untuk saling menyenangkan pasangan, namun juga bisa untuk menghilangkan ketersinggungan.

Banyak orang yang merasa kesulitan untuk menolak ajakan berhubungan seksual dari pasangan. Biasanya hal ini sulit dilakukan tanpa adanya rasa malu karena ditolak dan juga menolak. Hal inilah yang membuat dialog suami istri sedang berhubungan intim sangat penting.

Contohnya, jika Moms dan Dads ingin mengajak atau menolak, cobalah untuk memeluk pasangan dan memberikan sedikit penjelasan. Jadi, daripada menolak secara terang-terangan dan membuat tersinggung pasangan, cobalah untuk membicarakannya dengan lembut.

4. Pelukan setelah Berhubungan Seksual

Dialog suami istri sedang berhubungan intim bukan hanya kata-kata, namun juga tindakan. Momen usai berhubungan seksual sama berharganya seperti saat berhubungan seksual itu sendiri.

Setelah berhubungan intim, pastikan Moms dan Dads memeluk pasangan. Hindari langsung tertidur atau terburu-buru melakukan hal lain . Meski hanya berpelukan dan mencium pasangan beberapa menit, momen tersebut bisa sangat berarti untuk pasangan. Kegiatan tersebut bisa membuat pasangan yakin dan merasa dihargai dan spesial atas waktu yang sudah dihabiskan bersama.

5. Mencoba Hal Baru

Meminta melakukan hal baru bisa menjadi hal menarik ketika melakukan dialog suami istri sedang berhubungan intim. Terlebih, mengasumsikan diri bahwa Moms dan Dads sudah mengetahui semua yang pasangan inginkan bukanlah sebuah hal baik.

Cobalah untuk selalu mencari tahu agar bisa menemukan hal baru yang bisa dicoba dengan pasangan. Jangan sampai ada rasa bosan di ranjang yang bisa memicu permasalahan baru.

Membicarakan Seks dengan Suami

Dialog suami istri jangan hanya berlangsung saat di ranjang. Moms dan Dads juga bisa melakukan dialog suami istri, terutama yang berkaitan dengan seks, di waktu lain lho.

membicarakan seks dengan suami tidak selalu berkonotasi "nakal". Tapi banyak sekali hal yang berkaitan dengan seks perlu masuk sebagai topik dialog suami istri.

Meskipun telah menikah, perbincangan tentang seks bersama suami harus tetap dilakukan lho, Moms. Tak hanya mengetahui preferensi seks yang disukai suami, namun juga menjaga hubungan tetap utuh dan harmonis.

Dialog suami istri sedang berhubungan intim sangat penting untuk mengetahui keinginan pasangan. Cobalah untuk selalu menanyakan hal yang diinginkan pasangan agar hubungan di ranjang tetap harmonis

Menurut Joseph Grenny, seorang ahli hubungan sekaligus penulis buku berjudul Crucial Conversations: Tools for Talking When Stakes Are High, menyebut bahwa pasangan yang kerap mendiskusikan banyak hal termasuk seks sebelum tidur akan lebih bahagia ketimbang pasangan yang mengabaikan dan tidak pernah mendiskusikan seks.

"Sedikit percakapan tentang seks sebelum tidur bersama pasangan akan memberikan kekuatan dan pertahanan terhadap hubungan," ujar Grenny.

Tak semua pasangan nyaman membicarakan seks. Terlebih jika itu menyangkut dengan apa yang diinginkan atau hal-hal yang kurang terkait kehidupan seks antara Moms dan pasangan. Tapi bagaimanapun, komunikasi adalah kunci untuk kehidupan rumah tangga dan seks lebih baik.

Menurut pakar seks dan hubungan, Kate McCombs, membicarakan seks dengan suami secara terbuka, tak hanya berpengaruh baik pada hubungan namun juga secara emosional, psikologis, dan mental.

Dialog suami istri sedang berhubungan intim sangatlah krusial agar komunikasi di atas ranjang tetap terjaa dengan baik. Lalu, apa saja hal-hal yang bisa membuat Moms membicarakan seks dengan suami?

Baca Juga: 3 Cara Anticanggung Berbicara Seks dengan Pasangan

1. Kesehatan Seksual dan Reproduksi

membicarakan seks dengan suami 1.jpg

Foto: freepik.com

Bagi sebagian pasangan, membahas masalah kesehatan seksual dan reproduksi dengan suami adalah hal yang tidak biasa dan terasa canggung. Tapi, jika tidak membahas ini lebih awal, maka risiko kesehatan bisa mengintai Moms dan Dads.

Misalnya, ajaklah pasangan untuk memeriksakan kesehatan seksualnya secara rutin agar terhindar dari penyakit-penyakit kelamin seperti kutil kelamin atau chlamydia yang menyebabkan infertilitas pada wanita dan infeksi prostat pada pria, hingga sifilis.

Jelaskan pada suami bahwa mengetahui status kesehatan seksual bisa mendapatkan penanganan yang lebih cepat apabila terjadi sesuatu. Menurut Sean Horan, Profesor Universitas Negeri Texas, membicarakan seks dengan suami perihal kesehatannya merupakan suatu bentuk cinta terhadap pasangan, lho.

2. Batasan-Batasan Seksual

membicarakan seks dengan suami 2.jpg

Foto: freepik.com

Carol Queen, seorang ahli seksologis, mengungkapkan ada tiga hal yang harus dibicarakan dengan suami terkait batasan-batasan seksual dengan pasangan.

Pertama, tentukan jenis posisi seks apa yang Moms dan suami sukai atau tidak sukai. Utarakan tentang fantasi seks yang Moms dan Dads inginkan, tulis dan diskusikan bersama apakah fantasi seks itu memungkinkan untuk dilakukan?

Kedua, Jika Moms merasa tidak nyaman dan merasa Dads telah melanggar batasan-batasan yang Moms terapkan, maka katakanlah dan jelaskan alasannya, begitu pula sebaliknya.

Ketiga, pilihlah kalimat yang aman dan nyaman untuk didengar, sehingga tidak menimbulkan kebingungan atau menyakiti perasaan suami.

3. Berapa Banyak Seks yang Diinginkan?

membicarakan seks dengan suami 3.jpg

Foto: freepik.com

Setiap hubungan yang sehat membutuhkan komunikasi konsisten, tak terkecuali tentang seberapa banyak seks yang diinginkan dalam kurun waktu tertentu. Hal ini penting untuk dibicarakan agar Moms dan Dads dapat mengerti kebutuhan seks masing-masing.

Timaree Schmit, dokter seksualitas manusia, menyebut bahwa jika Moms ingin meminta seks yang lebih sering dari biasanya, Moms bisa mencoba dengan menyarankan ide-ide baru. Misalnya, menyatukan antara hal-hal yang disukai Moms dan pasangan untuk hubungan seks berikutnya.

Namun, jika Moms meminta untuk mengurangi porsi seks karena sedang merasa lelah dan banyak faktor lainnya, perlu dikatakan dengan hati-hati.

Sebab, tak jarang malah akan membuat suami berpikir bahwa selama ini Moms tidak menikmati seks bersamanya. Diskusikan hal ini dengan Dads, beri penjelasan mengapa Moms memilih untuk mengurangi porsi seks, dan cari solusinya bersama.

Baca Juga: Kapan Umur yang Tepat Membicarakan Pendidikan Seks dengan Anak?

4. Menghormati Hal-Hal yang Disukai dan Tidak Disukai Pasangan

membicarakan seks dengan suami 4.jpg

Foto: freepik.com

Hal yang tak kalah penting saat membicarakan seks dengan suami ialah saling menghormati pilihan atau hal-hal yang disukai dan tidak disukai masing-masing pihak. Bisa jadi hal yang Moms sukai ternyata tidak membuat Dads nyaman, atau sebaliknya.

Dibutuhkan keterbukaan dan sikap saling menghargai agar kehidupan seks dan keintiman bisa terjalin. Apalagi jika Dads ternyata memiliki fetish seksual yang melibatkan kekerasan atau hal-hal yang membuat Moms merasa tidak nyaman. Moms bisa mengajak Dads untuk mendatangi pakar seks atau terapis untuk menemukan penanganan dan solusi yang tepat.

5. Disfungsi Seksual

membicarakan seks dengan suami5.jpg

Foto: freepik.com

Gagal untuk mencapai klimaks atau malah ejakulasi dini adalah hal sensitif untuk diperbincangkan dan kebanyakan pria menolak untuk membicarakan hal tersebut, Moms.

Penelitian yang dipublikasikan oleh JAMA Network berjudul Male Sexual Dysfunction, menyebut bahwa selain libido yang rendah, disfungsi seksual pada pria bisa juga berupa ejakulasi dini, orgasme yang terhambat, hingga kelainan fisik pada penis.

Jika hal ini terjadi pada pasangan, hal pertama yang perlu Moms lakukan ialah menghindari rasa canggung saat berhubungan seksual untuk menghilangkan ketegangan. Jika Moms merasa vagina sedang kering, berikan petunjuk apa yang harus suami lakukan dan begitu pula sebaliknya.

Hal ini menunjukkan bahwa Moms juga mengalami masalah ketika berhubungan seksual, sehingga ketika suami mengalami tanda-tanda disfungsi seksual maka hal itu bisa dibicarakan dengan terbuka tanpa rasa malu. Selanjutnya, ajaklah suami untuk bertemu dokter dan menyelesaikan masalah tersebut.

Itulah lima hal yang tentang perbincangan seksual yang harus dibicarakan bersama suami. Kira-kira topik apa yang akan Moms bahas malam ini?

Baca Juga: Waspada, Ini Penyebab Pria Disfungsi Ereksi di Malam Pengantin

Nah, bagaimana nih tips yang sudah dibahas. Jika Moms atau Dads masih punya pertanyaan mengenai dialog suami istri sedang berhubungan intim, jangan lupa untuk menuliskannya di kolom komentar ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait