03 Mei 2019

Digigit Serangga, Ini Cara Alami Mengatasinya

Gatal dan bentol akibat digigit serangga bisa diatasi dengan cepat pakai bahan-bahan alami

Moms pasti pernah digigit nyamuk, kan? Meski tak menimbulkan rasa sakit, gatal akibat gigitan nyamuk ini sangat menyebalkan. Belum lagi kulit jadi bentol dan kadang meninggalkan bekas merah yang berubah jadi kehitaman kalau terlalu sering digaruk.

Seperti yang dikatakan David Cutler, MD, dokter pengobatan keluarga di Providence Saint John's Health Center pada laman womenshealthmag.com, sama halnya seperti gigitan serangga, gatal, dan bengkak yang ditimbulkannya sering kali adalah reaksi alergi lokal yang tidak berbahaya. Selain diatasi dengan salep atau obat pereda bengkak, Moms bisa mengatasinya dengan bahan-bahan alami yang mungkin ada di rumah.

Dengan efektivitas yang sama seperti obat-obatan OTC di apotek, ini dia 7 cara alami untuk mengatasi gigitan serangga:

1. Es Batu

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: Unsplash

Suhu dingin es dapat mengurangi peradangan sekaligus membuat kulit jadi mati rasa. Untuk jangka pendek, kompres dingin bisa membantu meringankan rasa gatal akibat gigitan serangga.

Masukkan potongan es batu ke dalam waslap dan tahan di atas bagian kulit yang digigit serangga selama beberapa menit. Jangan meletakkan es langsung bersentuhan dengan kulit, karena bisa merusak lapisan teratas kulit Moms.

Baca Juga: 4 Cara Alami Basmi Serangga Di Rumah

2. Madu

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: Unsplash

Madu jadi favorit di kalangan pecinta obat rumahan karena memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Setetes madu di bekas gigitan serangga dapat mengurangi peradangan sekaligus mengurangi gatal.

3. Lidah Buaya

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: www.gardenista.com

Gel lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu menyembuhkan luka ringan atau menenangkan infeksi.

Potong daun lidah buaya, oleskan gel di dalamnya ke bagian kulit yang digigit serangga. Biarkan hingga mengering dan Moms bisa mengoleskannya lagi jika diperlukan.

Baca Juga: 5 Cara Untuk Menghilangkan Bekas Gigitan Serangga yang Menghitam di Kulit Balita

4. Baking Soda

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: www.gardenista.com

Hampir setiap dapur pasti punya baking soda. Bubuk yang dikenal juga sebagai natrium bikarbonat ini dapat membantu meredakan efek dari gigitan serangga.

Campurkan 1 sendok makan baking soda dengan air secukupnya hingga terbentuk pasta. Oleskan pada kulit yang digigit serangga dan diamkan selama 10 menit sebelum dicuci. Tapi jika terjadi iritasi kulit, seperti kulit jadi panas dan memerah, segera hentikan perawatan ini.

5. Cuka apel

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: www.gardenista.com

Cuka apel adalah obat rumahan yang bagus untuk mencegah gatal karena memiliki kadar asam yang rendah.

Moms bisa mengoleskannya langsung ke bagian yang digigit serangga, atau jika lokasi gatal cukup luas, Moms bisa berendam di dalam bak air hangat yang dicampurkan 2-3 cangkir cuka apel.

6. Minyak Kelapa

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: www.stylecraze.com

Neal Schultz, MD, ahli dermatologi dalam healthline.com, menyebutkan bahwa khasiat minyak kelapa dalam mengatasi gigitan serangga tiga kali lipat lebih efektif.

Minyak kelapa tidak hanya dapat menenangkan kulit merah yang gatal, tetapi juga dapat melindungi bekas gigitan dari debu dan kotoran yang mungkin mengiritasi.

Baca Juga: 5 Bahan Alami Ini Ampuh Usir Kecoa, Semut, dan Serangga Lain di Rumah!

7. Kantong Teh Celup

digigit serangga
Foto: digigit serangga

Foto: www.gardenista.com

Kantong teh celup dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak akibat digigit serangga, kata Dr. Schultz. Rendam kantong teh celup di dalam segelas air, kemudian dinginkan kantong teh celup yang sudah diangkat di dalam kulkas beberapa saat. Tempelkan kantong teh celup di bagian yang gatal.

Itu dia 7 cara alami tanpa obat dalam mengatasi gigitan serangga, Moms.

Jadi, sekarang tak perlu panik kalau Moms atau si kecil digigit serangga, ya.

(VAN/IRN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.