Fashion & Beauty

15 Juni 2021

6 Manfaat Suntik DNA Salmon, Solusi Singkat Menunda Penuaan

Meski harganya fantastis, suntik DNA salmon terbukti manfaatnya
placeholder

Foto: shutterstock

placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Karla Farhana

Beberapa waktu lalu, artis dan penyanyi Krisdayanti dikabarkan menjalani perawatan mewah, yaitu suntik DNA salmon sebagai upaya mepertahankan kulit wajah yang tetap kencang dan awet muda.

Moms, memiliki wajah awet muda dan bercahaya merupakan impian banyak orang. Banyak perawatan wajah yang menawarkan hal tersebut, salah satunya suntik DNA salmon.

Selama bertahun-tahun, kulit manusia kehilangan vitalitas dan elastisitasnya sebagai akibat dari faktor penuaan dan lingkungan.

Alasan utama dari masalah ini adalah bahwa tidak ada cukup banyak zat dalam struktur kulit, terutama asam hialuronat, yang membantu regenerasi sel, atau jumlah zat ini berkurang seiring waktu karena penuaan.

Akibatnya, kualitas kulit akan menurun dan tampak lebih kering serta pucat. Tak heran jika banyak orang yang melakukan perawatan suntik DNA salmon untuk mencegahnya.

Siapa sangka, ternyata metode kecantikan yang baru saja masuk ke Indonesia ini membutuhkan biaya sebesar Rp40 juta untuk satu kali suntik.

Meski terbilang sangat mahal, namun rasanya harga bukanlah menjadi suatu masalah karena wajah merupakan salah satu aset berharaga yang harus dijaga.

Lantas, apa itu perawatan suntik DNA salmon? Dan apa saja manfaat yang diberikan? Nah untuk mengetahui jawabannya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga : Keren, 6 Artis Cantik Ini Ternyata Punya Bisnis Skin Care

Pengertian Suntik DNA Salmon

perawatan wajah

Foto: Orami Photo Stock

Perawatan DNA salmon adalah salah satu metode peremajaan kulit di mana asam hialuronat murni dan molekul DNA yang diperoleh dari sperma salmon, yang disebut young elixir. Kandungan ini digunakan untuk pembaruan sel di kulit.

Kandungan serum mengandung asam amino esensial, seperti asam hialuronat, Glycine, L proline, L Lysine, L Leucine, yang secara alami terdapat pada kulit manusia. Namun, menurun seiring dengan faktor lingkungan dan penuaan.

Aplikasi perawatan ini adalah proses penyuntikan yang disiapkan dengan komposisi ini ke dalam kulit.

Vaksin ini membantu kulit mendapatkan kembali kelembapan yang dibutuhkan berkat asam hialuronat dan molekul yang dikandungnya.

Pada tahap pertama, molekul kelembapan yang hilang dikembalikan ke kulit dengan asam hialuronat.

Suplemen protein diberikan pada kulit dengan serum DNA yang diberikan pada sesi kedua.

Kulit yang elastisitasnya meningkat setelah prosedur injeksi ini, dengan cepat memperbaiki dirinya sendiri.

Baca Juga: Reaksi Tubuh Relawan Vaksin Corona Sehabis Disuntik, Demam dan Bengkak?

Manfaat Suntik DNA Salmon

Penyuntikan DNA salmon tidak hanya dilakukan oleh wanita, tetapi juga oleh pria. Suntik ini dapat diterapkan pada semua orang tanpa memandang tua atau muda.

Hal ini karena DNA salmon memiliki manfaat yang baik untuk perawatan semua jenis kulit. Berikut ini manfaatnya.

1. Mencegah Penuaan Dini

kulit tampak muda

Foto: Orami Photo Stock

Penyuntikan DNA salmon memungkinkan untuk mengganti kelembapan, kolagen, fibronektin dan elastin pada wajah, daerah leher bawah dan tangan.

Tak hanya itu, perawatan menggunakan biogenevity yang menggunakan molekul DNA-nya yang berasal dari sperma “Salmon”, memberikan regenerasi dan peremajaan kulit dengan mengaktifkan peremajaan sel.

Penyegaran dan peremajaan kulit menjadi cepat terlihat dalam periode perawatan 2 bulan saja. Dengan kata lain, perawatan ini akan memungkinkan kulit untuk tidak akan menua lagi.

Program ini terdiri dari dua fase yaitu memberikan kelembapan, perbaikan dan revitalisasi kelembutan sebagai "Hyaliaphase" dan "Nucliaphase".

Perawatan dimulai dengan Hyaliaphse yang merupakan larutan asam hyaluronic elastis dengan tingkat kepadatan% 20 dan berat molekul 1.000.000 dalton, untuk melembabkan kulit secara intensif.

Sedangkan Nucliaphase, merupakan molekul DNA yang berasal dari sperma salmon, memiliki kepadatan 7,5 mg / ml dan merupakan fase kedua perawatan.

Pada fase inilah kulit mendapatkan kelembaban serta aktivitas metabolik dari dermis meningkat karena peningkatan aliran darah sehingga kulit tamoak lebih muda.

2. Mencegah Radikal Bebas

Radikal bebas bertanggung jawab untuk memecah kolagen kulit dan menghasilkan noda kulit yang tidak menyenangkan, seperti kerutan, bintik hitam, garis-garis halus dan kulit kendor.

Tingkat asam hyaluronic endogen pada DNA salmon juga meningkat dengan manipulasi insitu dari sejumlah besar molekul air. Radikal bebas dihilangkan secara intens.

Fibroblast dirangsang, sehingga memungkinkan peningkatan produksi kolagen.

Melansir International Journal of Cosmetic Science, DNA salmon dapat meningkatkan elastisitas kulit lebih setelah minggu keempat. Perubahan elastisitas kulit meningkat secara signifikan

Pembentukan pembuluh darah kapiler dirangsang dalam skala besar. Tak perlu khawatir karena kulit juga dipastikan keamanannya dari kerusakan yang disebabkan oleh radiasi UV.

Baca Juga: Jangan Asal Suntik Pemutih, Waspadai Efek Sampingnya!

3. Mencerahkan Wajah

wajah cerah.jpg

Foto: skinkraft.com

Tubuh manusia tidak dapat menghasilkan generasi protein sendiri dan justru perlu menyerap dari lingkungan eksternal.

Ikan salmon kaya protein untuk sel-sel baru yang diproduksi di kulit mengandung protein yang diperlukan.

Protein yang diserap ke dalam segmen kulit membangun blok yang dibutuhkan. Dengan demikian, penyuntikan DNA ini dapat melembapkan kulit, mencerahkan, serta wajah tidak tampak belang.

4. Melindungi dari Bahaya Sinar Matahari

Sinar UVA menyebabkan penuaan kulit dan kerutan serta berkontribusi terhadap kanker kulit, seperti melanoma (bentuk paling berbahaya dari kanker kulit).

Banyak cara melindungi kulit dari bahaya sinar matahari, salah satunya melakukan suntik DNA salmon.

Melansir Hindustan Times, sebuah penelitian di Amerika, DNA salmon yang dapat membantu melindungi kulit dari sinar ultraviolet.

5. Mencegah Kulit Kering

kulit lembap

Foto: Orami Photo Stock

Paparan kondisi cuaca kering, air panas, dan bahan kimia tertentu dapat menyebabkan kulit mengering.

Penyuntikan DNA ini dapat mencegah serta mengatasi permasalahan kulit kering.

Hal ini karena lapisan DNA salom dapat menahan air lebih banyak daripada kulit yang tidak dilapisi. Ketika dioleskan ke kulit, ia mampu memperlambat penguapan air dan menjaga jaringan tetap terhidrasi untuk waktu yang lama.

Baca Juga: 3 Manfaat Suntik Vitamin C untuk Kulit, Tertarik Mencoba?

6. Mempercepat Penyembuhan Luka di Wajah

Moms memang tidak menyenangkan memiliki bekas luka, apalagi jika terdapat di wajah. Kondisi ini sering kali membuat tidak percaya diri.

Ada banyak yang menyebabkan bekas luka di wajah, seperti bekas jerawat atau luka bekas kecelakaan.

Moms, tahukah bahwa penyuntikan DNA ini dapat mempercepat penyembuhan serta menghilangkan bekas luka di wajah, lho.

Melansir Journal of Materials Science: Materials in Medicine volume, DNA salmon dapat mengurangi pertumbuhan berlebih epidermis.

Tak hanya itu, pembentukan kapiler darah meningkat secara signifikan sehingga mempercepat penyembuhan luka di wajah.

Nah, sekarang Moms sudah tak heran bukan mengapa suntik DNA salmon sangat mahal dan bermanfaat.

Tak hanya itu, hingga saat ini penelitian ilmiah menunjukkan bahwa sperma “Salmon” adalah sumber terbaik yang dapat melengkapi protein yang hilang di kulit manusia.

Bagaimana Moms, tertarik untuk mencoba?

  • https://www.researchgate.net/publication/43297911_Effect_of_DNA_from_salmon_milt_on_human_skin_conditions
  • https://link.springer.com/article/10.1007/s10856-008-3512-4
  • https://serhattuncer.com.tr/en/somon-dna/
  • https://www.hindustantimes.com/health/fishy-tales-your-next-sunscreen-could-be-a-cream-made-from-salmon-dna/story-5WXuLHV00TI0h1jyWtbqGO.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait