20 Maret 2020

6 Fakta COVID-19 dalam Video Deddy Corbuzier dan Achmad Yurianto

Kali ini, Deddy Corbuzier mewawancarai seseorang yang spesial!
6 Fakta COVID-19 dalam Video Deddy Corbuzier dan Achmad Yurianto

Foto: Youtube: Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier dengan channel Youtube-nya terkenal sering mewawancarai artis, selebgram, maupun tokoh di Indonesia.

Kali ini, Deddy Corbuzier mewawancarai seseorang yang spesial!

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Achmad Yurianto

Ya, Deddy Corbuzier mewawancarai juru bicara pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto.

Mau tahu fakta-fakta mengenai virus COVID-19 dari percakapan keduanya? Yuk simak daftarnya!

Baca Juga: Selain Bima Arya, Ini Tokoh Masyarakat Indonesia yang Positif Terkena COVID-19

1. COVID-19 Lebih Cepat Menular

covid19 corona menyerang balita.jpg
Foto: covid19 corona menyerang balita.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms pernah tahu penyakit virus SARS pada 2002?

Nah, ternyata virus SARS-COV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 mirip dengan virus SARS.

Hanya, penyebarannya lebih cepat antar-manusia dibandingkan dari virus dari tahun 2002 ini.

2. Masih Mungkin Menyebar Melalui Udara

virus covid-19-3.jpg
Foto: virus covid-19-3.jpg (abcnews.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Dari percakapan Yuri dan Deddy, Yuri menjelaskan, ada kemungkinan virus ini bisa menular melalui udara, karena virus adalah makhluk yang paling tidak stabil.

Perubahan ini sudah mencapai gelombang kedua, karena menurut Yuri gelombang pertamanya adalah saat masih ditahan di Wuhan.

Yuri juga menjelaskan kalau semenjak gelombang kedua ini sudah berubah lagi dari gelombang pertama, dengan masa inkubasi 14 hari.

3. Banyak Ditemukan dengan Gejala Sangat Ringan

flu4.jpg
Foto: flu4.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Adanya virus ini tidak efektif lagi dideteksi dengan thermal scan karena penyakit ini memiliki gejala yang makin ringan dan tidak terdeteksi dini.

Padahal, pada awal penyakit ini merebak, COVID-19 masih mudah diketahui.

Dengan perubahan perilaku virus ini, maka cuci tangan kelak bisa jadi tidak banyak berguna.

4. Terus Bermutasi

Menekan Penyebaran Virus Corona, 6 Negara Ini Memutuskan Lockdown.jpg
Foto: Menekan Penyebaran Virus Corona, 6 Negara Ini Memutuskan Lockdown.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Virus COVID-19 ini terus bermutasi karena berbagai faktor, termasuk tergantung dengan kondisi inangnya.

Bisa lebih ringan, namun tetap mematikan meski kelak bisa jadi flu musiman saja.

Namun Yuri juga menjelaskan kalau yang kemungkinan mematikan adalah mereka yang kondisinya sejak awal sudah memiliki penyakit, sehingga kondisinya makin tidak stabil dan daya tahun makin turun.

5. Gelombang Ketiga

strategi negara melawan corona-italia.jpg
Foto: strategi negara melawan corona-italia.jpg (vox.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Yuri memprediksi kalau akan ada gelombang ketiga yang ditandai dengan korban yang melonjak dan berubahnya distribusi sebarannya.

Karena karakter virus ini masih ada di gelombang kedua. Pasalnya, di Italia, gelombang ketiga ini hampir terjadi karena masyarakat justru pergi dari kota yang di-lockdown.

Padahal, lockdown dilakukan agar tidak terjadi penyebaran, dan dengan perilaku seperti itu, orang di Italia justru menjadi carrier.

Baca Juga: Menekan Penyebaran Virus Corona, 6 Negara Ini Memutuskan Lockdown

6. Sulit Lockdown

manila-police-deployment-covid-19-lockdown-march-14-2020-001.jpg
Foto: manila-police-deployment-covid-19-lockdown-march-14-2020-001.jpg (rappler.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Tidak muda melakukan lockdown di Indonesia yang merupakan kepulauan, apakah daerah tersebut bisa mandiri dan makin rumit.

Terutama apakah benar bisa menghentikan penyebaran virus? Apalagi data menunjukan bukan di mana dia sakit, tapi di mana alamatnya.

Selain itu, data yang saat ini dimiliki mengenai yang terjangkit Corona bukan angka asli, karena bisa saja yang sakit di pelosok kena corona tapi hanya merasa flu biasa.

Apalagi, satu orang yang positif corona sangat mungkin menularkan 4,7 orang dalam sehari. Jadi pertambahannya bukan tambah, namun pangkat alias kelipatan dan sangat cepat.

Selain itu, Yuri juga mengingatkan untuk menjaga jarak namun tetap produktif.

Meski ini masalah sulit dan komplek, Yuri meyakinkan kalau pemerintah akan berusaha sebaik mungkin dengan berbagi pendekatan.

Itulah hal yang dibicarakan soal COVID-19 dalam video Achmad Yurianto dan Deddy Corbuzier. Moms, selalu jaga kesehatan dan tetap lakukan social distancing selama wabah ini, ya.

Baca Juga: Tips Melindungi Diri dari COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.