05 Maret 2018

Hati-hati, Tidak Semua Pengobatan Tradisional Cocok Untuk Anak

Pengobatan herbal belum tentu aman untuk anak

Pengobatan tradisional adalah salah satu alternatif pilihan yang digunakan pasien untuk menyembuhkan penyakitnya. Banyak pula orangtua yang memberikan obat yang biasanya terbuat dari herbal ini kepada anaknya, karena adanya anggapan bahwa obat herbal lebih aman dibanding obat kimia yang diberikan oleh dokter.

Padahal, pada kenyataannya tidak semua penyakit aman dengan pengobatan tradisional. Penting sekali untuk mengetahui bahan dasar obat tradisional tersebut apa, jangan asal beli tanpa tahu manfaatnya. Karena beberapa obat tradisional ternyata memiliki potensi efek samping yang sama dengan obat sintetis.

Di Amerika Serikat, banyak obat-obatan herbal yang belum lolos standar U.S Food and Drug Administration (FDA). Ini artinya, saat Moms membeli obat tersebut, belum ada tes secara ilmiah yang menyatakan bahan yang terkandung di dalamnya aman untuk dikonsumsi.

Bahan gingseng, misalnya, belum tentu bebas dari bahan kimia seperti pestisida, logam, dan sebagainya. “Natural” tidak sama dengan “aman”. Banyak orangtua yang tidak menyadari bahwa obat-obatan tradisional ini bisa memicu tekanan darah tinggi, kerusakan pada hati dan memicu alergi pada anak.

Suatu obat herbal dinyatakan aman bila sudah teruji secara ilmiah keamanannya lewat serangkaian ujian keamanan yang telah terstandarisasi (melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan kalau di Indonesia).

Menurut Dr. Jamie Oskin, naturophatic physician dari Arizona Natural Health Center, selain pengobatan, faktor gaya hidup sangatlah penting dalam mendukung kesehatan anak.

Menurutnya, orangtua selain fokus untuk menyembuhkan penyakit sang anak, juga harus berpikir untuk meningkatkan gizi anak, olahraga yang rutin, dan cara memperoleh kualitas tidur yang baik. Gaya hidup ini menjadi komponen penting bagi kesehatan anak.

Bagaimana menurut Moms? Apakah Moms punya pendapat lain? Yuk, sharing di sini.

(PIA)/(ARK)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.