20 Oktober 2023

Memahami 10 Hukum Taurat dan Artinya dalam Kehidupan

Disebut juga sepuluh perintah Allah atau Dasa Titah

Hukum Taurat adalah perintah yang disampaikan Allah kepada bangsa Israel melalui perantara Nabi Musa di Gunung Sinai.

Perjanjian ini berisi penyelamatan dari Tuhan agar bangsa Israel menaatinya.

Hukum Taurat memiliki makna tentang kasih.

Artinya, jika seseorang telah mengasihi Allah dan sesama, maka ia telah menggenapi hukum Taurat.

Simak selengkapnya tentang hukum Taurat di bawah ini, Moms!

Baca Juga: 7+ Peristiwa 10 Muharram, Salah Satunya Nabi Adam Bertaubat

Memahami Isi 10 Hukum Taurat

Ilustrasi Kisah Nabi Musa
Foto: Ilustrasi Kisah Nabi Musa (Azizalkayis.blogspot.com)

Hukum Taurat terbagi menjadi dua.

Perintah pertama hingga keempat berbicara tentang hubungan dengan Tuhan.

Perintah tersebut tertulis dalam loh batu satu.

Sedangkan perintah kelima sampai sepuluh berbicara tentang hubungan dengan sesama, ditulis dalam loh batu kedua.

Dalam Alkitab, sepuluh hukum ini tertuang dalam Keluaran 20:2-17 dan Ulangan 5:6-21.

Hukum Taurat ini diturunkan agar manusia dapat mempelajarinya sehingga terhindar dari perilaku menyimpang.

Berikut kandungan 10 hukum Taurat beserta artinya:

1. Akulah Tuhan Allahmu, Jangan Ada Padamu allah Lain Dihadapan-Ku (Keluaran 20:3)

Tulisan "allah" menggunakan huruf kecil, mengandung arti allah yang palsu.

Pada hukum Taurat ini, Tuhan Allah melarang manusia untuk memuja atau menyembah "allah" lain.

Hal ini termasuk pekerjaan, uang, hubungan, atau kesenangan yang melebihi kesukaan terhadap Tuhan.

Manusia juga tidak boleh percaya pada kuasa lain seperti benda gaib atau kekuatan mistis, selain kuasa Tuhan.

Baca Juga: 50 Ucapan Duka Cita Kristen, Penuh Kekuatan dan Penghiburan

2. Jangan Membuat Bagimu Patung yang Menyerupai Apa pun yang Ada di Langit, di Bumi, dan di Dalam Bumi (Keluaran 20:4)

Patung Buddha 4 Rupa
Foto: Patung Buddha 4 Rupa (Pegipegi.com)

Manusia di zaman dahulu masih banyak mempercayai kekuatan mistis, bahkan hingga sekarang.

Contohnya pada penyembahan patung, padahal itu merupakan perbuatan menyimpang.

Perintah ini ada karena saat itu bangsa Israel membuat dan menyembah berhala, patung, atau objek tertentu.

Pada perintah ini, manusia dilarang untuk menyembah objek dan menjadikannya pengganti Allah.

Hal ini termasuk patung, gambar, pohon, atau benda lainnya.

Manusia harus tetap setia kepada Tuhan dan meminta kepada-Nya jika membutuhan sesuatu, bukan pergi ke dukun atau orang pintar.

Baca Juga: 10 Tips Perawatan Wajah Remaja, Ketahui Manfaatnya!

3. Jangan Menyebut Nama Tuhan Allahmu dengan Sembarangan (Keluaran 20:7)

Makna hukum Taurat yang ketiga adalah manusia harus selalu menghormati Tuhan dan menjaga kekudusan nama-Nya.

Manusia sering kali bersumpah dengan membawa nama Tuhan.

Padahal, kebiasaan ini justru menunjukkan bahwa nama Tuhan disebut tidak pada tempatnya.

Manusia sebaiknya menyebut nama Tuhan dalam doa sebagai cara memuliakan-Nya, bukan untuk mendukung kepentingan pribadi.

Baca Juga: Bukan Islam atau Kristen, Ini 6 Agama Tertua yang Masih Ada

4. Ingatlah dan Kuduskanlah Hari Sabat (Keluaran 20:8)

Wanita Berdoa di Gereja
Foto: Wanita Berdoa di Gereja (Freepik.com/freepik)

Hari Sabat adalah hari ketujuh setelah enam hari Tuhan menciptakan bumi dan segala istirahat.

Pada hari itulah, waktu bagi Tuhan beristirahat.

Hal ini tergambar dalam kehidupan manusia yang memiliki waktu 6 hari untuk bekerja dan beraktivitas.

Namun, di hari ketujuh, Tuhan berharap umat Kristen menyediakan waktu khusus untuk Tuhan dan beristirahat.

Waktu tersebut dapat digunakan untuk pergi beribadah ke gereja, mengikuti kegiatan gereja, atau berkumpul bersama keluarga.

Baca Juga: Rumus Volume Tabung Lengkap Beserta Contoh Soalnya

5. Hormatilah Ayahmu dan Ibumu (Keluaran 20:12)

Dalam hukum Taurat kelima, kita dituntut untuk menghormati sesama manusia, terutama kedua orang tua.

Pasalnya, orang tua merupakan sosok yang sangat berjasa dalam membesarkan kita dengan penuh kasih sayang.

Mulai dari menafkahi, mewarat, mengurus kebutuhan sehari-hari, hingga membimbing sepanjang waktu.

Orang tua tentu sudah menjalankan perintah Allah untuk merawat anak-anaknya, sehingga kita juga harus menghormati keduanya.

Baca Juga: Mahalini Pindah Agama, Akan Direstui Ayah dan Keluarga!

6. Jangan Membunuh (Keluaran 20:13)

Foto Hasil USG
Foto: Foto Hasil USG (Parents.com)

Manusia adalah Anak Tuhan yang mulia.

Meskipun Moms mungkin pernah mendengar ucapan yang menyakiti hati, hindari membalas atau merencanakan perbuatan jahat.

Ampunilah dia, seperti Allah telah mengampuni dosa terlebih dahulu.

Manusia dituntut untuk hidup dalam kasih dengan menghargai sesama.

Tak hanya membunuh secara langsung, pembunuhan secara tidak sengaja atau tindakan mempercepat kematian (euthanasia) dengan tujuan menghilangkan kesakitan juga tidak diperbolehkan.

Sama seperti aborsi yang termasuk tindakan pembunuhan, hal ini sangat dilarang dalam hukum Taurat.

Baca Juga: 23 Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan, Bantu Lawan Infeksi!

7. Jangan Berzina (Keluaran 20:14)

Larangan berzina ada di dalam hukum Taurat, termasuk kepada mereka yang berpacaran atau sudah berkeluarga.

Maka itu, hormatilah pasangan layaknya Moms menghormati Tuhan.

Ingat, ia juga merupakan Anak Tuhan yang mulia.

Selain sesuai dengan norma hukum, perintah ini juga mengajarkan untuk menjaga kekudusan yang diberikan Tuhan kepada setiap umatnya.

Hukum Taurat ini dapat dilakukan dengan menghindari sekecil apa pun peluang zina, termasuk perbuatan yang mengarah kepada pornografi.

Bersikaplah setia seperti janji pernikahan yang diucapkan di hadapan Tuhan.

Baca Juga: Mengenal Ucapan Terima Kasih Bahasa Korea dari Formal sampai Informal

Makna dari perintah Tuhan ini adalah menghargai hak orang lain.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb