13 Juli 2018

Iko Uwais Ajari Anak Bela Diri, Ternyata Banyak Manfaatnya!

Selain untuk perlindungan diri, bela diri juga bisa membuat anak jadi santun

Aktor laga Iko Uwais mengajari putri sulungnya Atreya Syahla Putri Uwais bela diri. Ayah dua anak itu punya alasan sendiri mengajari Atreya bela diri. Menurutnya, sebagai perempuan, Atreya wajib bisa melindungi dirinya sendiri.

“Minimal punya basic. Saya kan tidak mungkin selalu menemani Atreya. Dia harus bisa bela diri agar tidak gampang ditindas,” kata Iko saat ditemui di Bekasi, Kamis (12/7) pada peresmian sekolah bela diri Thunder11 Center of Martial Arts.

Atreya sudah belajar bela diri sejak usia 2 tahun. Menurut Iko, teman-temannya di Uwais Team lah yang mengajari putrinya itu tanpa sepengetahuan Iko. Mereka mengajari Atreya cara memukul, menangkis, dan menendang.

“Saya kaget pertamanya. Dia sudah bisa basic-nya. Tapi itu kan bagus,” ungkap suami penyanyi Audy Item itu.

Iko juga berencana mengajari si bungsu Aneska Layla Putri Uwais bela diri jika sudah lebih besar nanti. Ia ingin Aneska juga bisa membela dirinya sendiri agar tidak mudah ditindas.

Selain untuk melindungi diri, ilmu bela diri juga ternyata punya banyak manfaat lain. Iko menjelaskan, bela diri punya filosofi yang mendalam, bukan sekadar menang bertarung dengan lawan.

Baca Juga: Sering Syuting Lama di Luar Negeri, Begini Cara Iko Uwais Obati Kangen pada Keluarga

Sebaliknya, bela diri juga bisa membuat anak jadi lebih bijak, sopan, tahu diri, punya manner, dan berakhlak mulia. Saat belajar bela diri, anak juga jadi belajar saling menghargai. “Kan tidak pernah ada bela diri yang mengajarkan untuk gebukin orang,” jelasnya.

Bela diri juga, lanjut Iko, mengajarkan anak untuk hormat kepada yang lebih tua, sopan kepada yang seumuran, dan menghargai yang lebih muda. “Itu yang kita tanamkan pada anak-anak,” kata pemain film Mile 22 itu.

Audy menambahkan, dengan belajar bela diri juga anak jadi punya kegiatan. Ia cukup miris melihat anak-anak sekarang yang kebanyakan sudah kecanduan gadget dan kurang sekali aktivitas fisiknya.

“Dengan belajar bela diri, badan kan jadi lebih aktif. Banyak yang bisa dipelajari dan dilakukan. Enggak cuma main gadget,” terang Audy.

Baca Juga: 7 Inspirasi Fashion Audy untuk Kita yang Gemuk

Menurut Audy, belajar bela diri juga membuat otak terus berjalan karena berpikir untuk mengingat gerakan. Anak-anak yang belajar bela diri juga jadi terlatih untuk belajar strategi.

Iko membenarkan hal tersebut. Zaman sekarang, lingkungan memang tidak mendukung anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik, semua bisa dilakukan dengan gadget. Bahkan, bersosialisasi pun bisa dilakukan dengan gadget.

“Orang dulu itu asyik-asyik karena terbiasa sosialisasi. Sosialisasi yang real, bukan cuma dari internet dan medsos,” ucap pria 35 tahun itu.

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.