3-5 tahun

21 April 2020

Inspirasi Parenting Ala Orang Tua Jerman

Seperti apa cara parenting orang tua Jerman yang menekankan pada kemandirian?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Orang tua di berbagai negara memiliki gaya pengasuhan anak atau parenting yang berbeda-beda. Cara parenting orang tua Indonesia, misalnya, dulu cenderung otoriter dan searah, sementara sekarang lebih bebas.

Di Jepang, orang tua secara serius mendidik anak-anak mereka agar mandiri dan tidak manja. Selain itu, ada juga cara parenting orang tua Jerman yang fokus pada membangun kemandirian anak sejak dini.

Cara Parenting Orang Tua Jerman

Selama ini orang Jerman dipandang sebagai sosok yang serius, kaku, dan sangat disiplin.

Namun, menurut Sara Zaske, penulis buku Achtung Baby: An American Mom on the German Art of Raising Self-Reliant Children, orang tua Jerman justru kebalikan dari semua ciri tersebut.

Baca Juga: Mengenal Sekolah Parenting untuk Orang Tua

lead_720_405.jpg

Foto: Atlantic

Dikutip dari situs web Time, Zaske yang berasal Amerika Serikat dan pernah tinggal di Berlin, Jerman selama tujuh tahun, melihat orang tua Jerman justru cukup santai dan tenang dalam mengasuh anak mereka.

Zaske mengatakan, cara parenting orang tua Jerman tidak seperti kebanyakan orang tua di Amerika Serikat yang menurutnya cenderung protektif terhadap anak-anak mereka.

“Para orang tua Jerman sangat memprioritaskan kemandirian dan tanggung jawab,” kata Zaske.

Moms dan Dads yang ingin mengasuh Si Kecil agar tumbuh sebagai pribadi mandiri dan bertanggung jawab dapat mencoba mengikuti cara parenting orang tua Jerman tersebut.

Berikut beberapa contoh tindakan yang dilakukan oleh orang tua Jerman:

1. Membiarkan Anak Bermain Sendiri

008.jpg

Foto: Momtastic

Zaske mengatakan, saat mengajak anak bermain di taman umum atau playdate, orang tua Jerman umumnya tidak ikut campur dalam kegiatan anaknya.

Mereka akan membiarkan anak bermain dan belajar bersosialisasi sendiri dengan anak sebayanya.

Menurut Zaske, orang tua Jerman percaya anak-anak bisa menentukan sendiri aturan bermain yang mereka inginkan dan belajar menyelesaikan konflik di antara mereka.

Baca Juga: Mengenal Pola Asuh Hyper Parenting Dan Dampaknya Bagi Anak

2. Mendorong Anak Beraktivitas di Luar

sf-children-in-field-with-magnifying-glass.jpg

Foto: Intelligent Nest

Salah satu ciri cara parenting orang tua Jerman adalah mendorong anak untuk bermain di luar rumah, menurut Sanford Health.

Mereka akan mengajak anak bermain di taman atau menyuruh anak-anak mereka bersepeda atau melakukan permainan outdoor lain bersama teman-teman sebaya.

Dengan begitu, anak tidak menghabiskan banyak waktu menonton televisi atau bermain gawai.

Selain itu, banyak studi memperlihatkan keuntungan bermain di luar bagi perkembangan anak, di antaranya memperkuat otot dan tulang, mendapat asupan vitamin D, membuat anak lebih aktif bergerak, menumbuhkan kreativitas dan kemandirian, meningkatkan kemampuan sensorik, dan lain-lain.

Baca Juga: Memahami Drone Parenting dan Plus Minusnya

3. Memberi Kepercayaan Tinggi Pada Anak

little-girl-leaving-home-his-first-day-kindergarten_41094-190.jpg

Foto: Freepik

Di Jerman, sejak kelas 1 sekolah dasar (SD) anak dibiasakan untuk pergi dan pulang sekolah sendiri, berjalan kaki atau naik sepeda. Anak-anak itu tidak diantar oleh orang tua atau orang dewasa lain.

Selain itu, sejak balita anak-anak sudah diajarkan cara menggunakan perkakas, pisau, korek api, serta cara menyalakan, mematikan, dan melindungi diri dari api.

Meski terdengar berbahaya, namun, proses pengajarannya dilakukan secara hati-hati dan aman.

Itu dia Moms, cara parenting orang tua Jerman yang bisa Moms tiru sebagai hal positif.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait