13 Mei 2019

Jangan Dibuang! Sampah Sayuran Ini Bisa Ditanam Lagi

Sisa bawang putih, daun bawang, jahe, dan kentang bisa tumbuh lagi lho Moms

Selama ini mungkin Moms tak pernah terpikir untuk menyimpan bagian sayuran yang tidak terpakai, contohnya bagian akar, biasanya semuanya langsung berakhir di tempat sampah. Padahal, Moms bisa ‘menggandakan’ sayuran yang Moms pakai tadi dengan menanam bagian yang terbuang tersebut.

Menanam kembali sampah sayuran memiliki banyak manfaat, di antaranya menghemat uang, mengurangi sampah makanan, dan mengajarkan tentang alam.

Bahkan, kegiatan berkebun yang menyenangkan ini bisa Moms lakukan bersama Si Kecil. Ajak dia menyaksikan sendiri bagaimana tanaman bertumbuh dari hari ke hari. Hal ini bisa mengajarkan anak untuk mencintai tanaman sejak dini.

Moms hanya membutuhkan bagian tanaman yang tidak terpakai, air, tanah, dan sinar matahari untuk mulai menanam sayur-sayuran berikut:

1. Bawang Putih

1-bawangputih.jpg
Foto: 1-bawangputih.jpg

Foto: amazonaws.com

Dari satu siung bawang putih, Moms bisa menghasilkan satu umbi bawang putih lho! Tanam saja satu siung bawang putih di tanah dengan bagian akar mengarah ke bawah. Simpan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Setelah bawang putih bertunas, ambil umbi bawang putih di akarnya, potong, lalu tanam kembali tunasnya. Mudah kan Moms?

Baca Juga: 5 Sayuran Pahit Ini Ternyata Punya Cita Rasa yang Enak

2. Daun Bawang

2-daunbawang.jpg
Foto: 2-daunbawang.jpg

Foto: amazonaws.com

Daun bawang memang mudah layu jika tidak segera digunakan. Tapi, ada cara agar Moms bisa punya stok daun bawang segar terus menerus.

Kalau Moms hanya memakai bagian hijau dari daun bawang, jangan buang bagian putih dan akarnya. Tempatkan dalam wadah berisi air hingga merendam bagian akarnya saja, lalu letakkan di pinggir jendela yang terkena sinar matahari. Jangan lupa untuk selalu mengganti airnya setiap minggu.

Dalam 3-5 hari, daun bawang akan mulai tumbuh. Ambil bagian hijau sesuai kebutuhan lalu kembalikan akarnya ke dalam air agar daun bawang dapat tumbuh lagi. Untuk penggunaan lebih lama, Moms bisa menanamnya di tanah.

Baca Juga: 5 Snack Sehat dari Sayuran dan Buah, Enak Lho!

3. Jahe

3-jahe.jpg
Foto: 3-jahe.jpg

Foto: pinimg.com

Jahe bisa jadi pilihan tepat untuk Moms yang menginginkan tanaman dalam ruang. Biasanya satu rimpang jahe yang kita beli akan bersisa karena resep hanya membutuhkan satu ruas. Daripada sisanya dibiarkan layu begitu saja, lebih baik ditanam.

Sisa jahe yang baru dipotong didiamkan dulu semalaman di suhu ruang. Kemudian, tanam sedalam 3 cm di dalam tanah. Letakkan pot berisi jahe di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Setelah jahe tumbuh, Moms bisa mencabutnya dari dalam tanah. Ambil rimpang jahe di bagian akar, potong seperlunya, lalu tanam lagi. Selain berguna sebagai bumbu dapur, jahe memiliki bunga cantik yang bisa memperindah ruangan lho Moms.

Baca Juga: Tidak Sembarangan, Ini Manfaat 9 Sayuran Lalapan Sunda

4. Kentang dan Ubi

4-kentang.jpg
Foto: 4-kentang.jpg

Foto: amazonaws.com

Kentang yang memiliki banyak mata kadang menyusahkan kita untuk mengupasnya sampai bersih, ya Moms. Kalau Moms tidak mau repot mengupasnya, sebaiknya tanam saja kentang tersebut.

Caranya potong-potong dulu kentang menjadi ukuran 5 cm dan pastikan tiap potongan memiliki 1-2 mata. Kemudian, diamkan di suhu ruang selama beberapa hari. Area yang dipotong akan mengering dan berkerak, sehingga tidak membusuk saat ditanam.

Kentang membutuhkan tanah yang kaya nutrisi. Jadi, tambahkan pupus kompos ke tanah yang akan ditanami kentang. Tanam dengan kedalaman 20 cm dengan bagian mata menghadap ke atas. Moms perlu menambahkan tanah saat kentang mulai tumbuh dan akarnya muncul.

Jadi, mulai sekarang, jangan langsung buang sisa sayuran yang tidak terpakai ya Moms!

(EMA/IRN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.