17 September 2018

Jangan Dipaksakan! Ini Usia yang Tepat Anak Belajar Calistung

Jangan pernah memaksakan Si Kecil untuk belajar bila usianya belum cukup


Tumbuh kembang anak yang sempurna memang merupakan impian setiap orang tua. Semua orang tua berlomba-lomba dalam memberikan pendidikan terbaik bagi sang anak.

Pendidikan anak usia dini memang bisa dimulai dengan calistung alias pelajaran membaca, menulis dan berhitung. Namun hal yang harus Moms ingat adalah bahwa semua hal harus memiliki waktunya masing-masing dan tak bisa dipaksakan.

Lalu berapakah usia tepat anak belajar calistung?

Tumbuh Kembang Anak

shutterstock 1022030776
Foto: shutterstock 1022030776

Membaca, menulis dan berhitung bukanlah sebuah tahapan tumbuh kembang yang mudah bagi Si Kecil.

Hal ini dikarenakan sebelum mereka mampu menguasai ketiga hal tersebut banyak proses atau tahapan yang harus dilewati terlebih dahulu.

Tahukah Moms bahwa ketika usia mereka 0-6 tahun adalah masa-masa emas dimana pada usia tersebut otak mereka sedang sangat baik dalam menyerap banyak hal.

Pada masa itu, Si Kecil mulai bersosialisasi, dan bermain. Terutama pada usia 2-3 tahun, dimana mereka memang belum saatnya mempelajari banyak hal dan hanya berfokus untuk melatih otaknya terlebih dahulu.

Setelah menginjak usia 3 tahun barulah mereka mulai memahami warna hingga bentuk. Memasuki usia 4 tahun mereka akan diperkenalkan pada hal yang lebih sulit seperti bagian tubuh hingga pemandangan.

Ajak anak untuk banyak berinteraksi sosial pada usia tersebut agar mereka tumbuh menjadi sosok pemberani yang mampu bersosialiasi dengan sekitar. Tumbuhkan kepercayaan dirinya agar mereka tak menjadi seseorang yang menutup diri.

Baca Juga : Kenali Metode Belajar Anak: Audio, Visual, atau Kinestetik?

Usia Tepat Belajar Calistung

shutterstock 291890573
Foto: shutterstock 291890573

Jangan pernah memaksakan suatu hal yang memang belum tepat waktunya, hanya karena Moms ingin Si Kecil menjadi pribadi yang unggul.

Untuk itu, perhatikanlah usia tepat belajar calistung berikut:

1. Belajar Membaca

Belajar membaca dimulai dengan usia 3-5 tahun, mulailah dengan mengenal gambar. Dengan mampu menghapal gambar, akan menumbuhkan ketertarikannya dalam menghafal simbol dan logo yang ada di sekitarnya.

Dalam mengajarkan anak memahami gambar dan huruf Moms dapat memulainya dengan memberikan buku bergambar yang memiliki angka dan huruf.

Dengan demikian akan lebih mudah mengajarkan mereka karena adanya ketertarikan dari media yang diberikan.

Pada usia lanjut yaitu 4-6 tahun anak sudah diharapkan mampu membaca dan tak lagi sekedar mengenalinya. Pada usia ini pula keterampilan dan perkembangan motoriknya sudah mampu terasah dengan baik.

2. Belajar Menulis

Selanjutnya untuk urusan menulis, Si Kecil harus terlebih dahulu menguasai cara memegang pensil dengan benar.

Setelahnya mereka akan mulai memahami bahwa apa yang mereka tulis memiliki arti tersendiri. Kemampuan menulis ini dapat diasah melewati berbagai buku.

3. Belajar Menghitung

Sebelum Moms mulai mengajarkan mereka untuk mulai menghapal angka dan melihat tulisan dari angka tersebut lebih baik dimulai dengan belajar menghitung banyaknya benda. Hal ini dapat dimulai pada usia 4-6 tahun.

Bila Moms mengharapkan mereka untuk segera matang, letaknya ada pada usia 6-7 tahun dimana mereka mulai mencapai kematangan sensorik dan motorik. Pada usia inilah mereka sudah mulai benar-benar lancar dalam menulis dan membaca.

Hal yang perlu Moms ingat adalah bahwa kemampuan setiap anak berbeda-beda. Janganlah khawatir apalagi memaksakan bila pada usia 4-5 tahun mereka belum mulai lancar membaca.

Memaksakan sesuatu pada Si Kecil hanya akan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan dan membuat mereka malahan akan tumbuh dalam tekanan dan rasa takut.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.