Balita dan Anak

11 Juni 2019

Jangan Salah Langkah, Ini 5 Cara Mengatasi Balita Nakal

Jangan langsung dimarahi ya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Anak-anak terutama pada usia balita kerap kali berulah nakal. Biasanya, hal itu dilakukan mereka untuk mendapatkan perhatian dari orang tua maupun gurunya.

Perilaku nakalnya itu juga biasanya mereka lakukan tidak hanya di rumah kepada saudaranya, melainkan juga kepada teman-temannya di sekolah. Moms pun kemudian harus mengetahui bagaimana cara mengatasi balita nakal tersebut.

Hal ini penting agar anak atau balita menjadi sadar tentang perbuatannya dan juga sebagai bentuk perhatian orang tua kepada anaknya.

Dikutip dari Firstcry.com, ada beberapa cara mengatasi balita nakal yang bisa Moms lakukan. Apa saja? Yuk kita cari tahu di bawah ini Moms!

Baca Juga: 5 Perilaku Menyebalkan Balita yang Justru Bermanfaat untuk Tumbuh Kembangnya

1. Tunjukkan Empati pada Setiap Reaksi

cara mengatasi balita nakal

Cara mengatasi balita nakal yang pertama adalah dengan menunjukkan empati pada setiap reaksi.

Banyak orang tua yang hanya mengatakan ‘jangan’ atas segala perilaku Si Kecil. Namun, alih-alih mengatakan ucapan negatif seperti itu, orang tua justru disarankan untuk memberikan penjelasan atas larangannya itu.

Moms mungkin bisa mengatakan ucapan semacam “Ibu tahu kalau kamu tidak mau mainan kamu dipinjam teman kamu, tapi kamu juga harus berani bilang tidak sama teman kamu. Jangan pukul-pukul seperti itu ya.”

Ketika Moms menggunakan empati pada setiap alasan pelarangan, Moms berarti telah membantu Si Kecil untuk berpikir atas tindakannya, menambah kosakata anak, dan juga memberikan mereka ajaran tentang kemampuan menyelesaikan masalah sendiri.

2. Biasakan Si Kecil untuk Bilang ‘Maaf’

cara mengatasi balita nakal

Cara mengatasi balita nakal yang selanjutnya adalah dengan membiasakan Si Kecil meminta maaf.

Kenakalan anak, terutama pada usia balita kerap muncul karena kesalahan mereka sendiri. Oleh sebab itu penting bagi Moms untuk mengajarkan Si Kecil cara berdamai. Ajak anak untuk meminta maaf setelah melakukan kesalahan terhadap orang lain atau temannya.

Seorang guru dari Learning Vision Nur Azlina Subari menyatakan ketika seorang anak telah meminta maaf dan berjanji tidak mengulang kesalahannya maka tugas Moms selanjutnya adalah dengan menerima maafnya sambil memberikan dia pelukan.

Dengan sikap seperti itu, anak atau balita yang nakal akan memiliki perasaan jiwa besar karena berani meminta maaf atas kesalahannya.

Baca Juga: Hentikan Perilaku Kasar Balita Dengan 4 Cara Ini

3. Pasang Wajah Sedih

3898.jpg

Cara mengatasi balita nakal yang selanjutnya adalah memasang wajah sedih.

Ketika anak mencoba untuk melukai saudara atau temannya, Moms bisa berikan wajah sedih di depan Si Kecil. Agar meyakinkan, Moms juga bisa ucapkan kata-kata seperti “Lihat wajah Ibu, Ibu sedih kalau kamu mau menyakiti adik terus.”

Guru dari Brighton Montessori Ida menyatakan bahwa hal tersebut penting agar Si Kecil bisa melihat wajah Moms. Refleks sedih pada wajah Moms bisa menjadi isyarat bagi Si Kecil bahwa sikapnya itu nakal dan tidak baik.

Setelah memeberikan wajah sedih di depan Si Kecil, ajak dia untuk meminta maaf pada saudara atau temannya yang telah disakiti. Wajah sedih yang Moms berikan dan ucapan maaf tersebut adalah konsekuensi yang harus Si Kecil lihat dan lakukan.

4. Menunggu

cara mengatasi balita nakal

Cara mengatasi balita nakal yang selanjutnya adalah menunggu. Kepala Sekolah di Learning Vision Janelle Wong menyatakan bahwa jika Si Kecil menyangkal kesalahannya karena takut akan hukuman, tunggu sampai dia siap untuk membicarakannya.

Kemudian, jelaskan konsekuensi dari tindakannya dengan nada yang tenang dan objektif. Tetapkan tindak lanjut yang tepat. Misalnya, dengan membuatnya membersihkan kekacauan yang telah ia buat.

5. Amati Setiap Aktivitasnya

cara mengatasi balita nakal

Cara mengatasi balita nakal yang selanjutnya adalah mengamati setiap aktivitasnya. Pengajar dari Pat’s Schoolhouse menyatakan bahwa anak-anak terutama pada usia balita belum memiliki keterampilan bahasa dan bersosialisasi yang sempurna.

Oleh sebab itu, ketika mereka berada dalam satu kelompok permainan, mereka akan mudah merasa bosan dan juga frustrasi. Begitu pun saat kesal, mereka tidak bisa menyampaikannya lewat kata-kata sehingga kekesalan itu disalurkan lewat sikap atau perbuatan.

Memukul dan melempari temannya menjadi cara untuk menunjukkan bahwa Si Kecil tidak suka. Salah satu cara mengatasi sikap tersebut adalah dengan mengawasinya dari kejauhan. Moms atau para guru diharapkan tidak langsung turun untuk melerai jika sikap anak seperti itu muncul.

Ketika anak-anak mulai saling berebut mainan, perhatikan saja bagaimana Si Kecil dan teman-temannya menemukan solusi. Moms atau para guru wajib turun tangan ketika keributan yang ada sudah melibatkan fisik. Segera pisahkan mereka dan minta Si Kecil untuk mintaa maaf pada temannya.

Baca Juga: Pilihan Buku Yang Cocok Digunakan Oleh Balita

Itulah beberapa cara untuk mengatasi balita nakal yang bisa Moms coba lakukan. Jangan sampai salah langkah dengan malah memarahinya ya Moms!

(TPW)

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait