Karier & Keuangan

2 September 2021

Yuk, Ketahui 11 Jenis Kredit Bank Sebelum Mengajukan Pinjaman!

Dibedakan dari segi kegunaan, tujuan, jangka waktu dan jaminannya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Meiskhe
Disunting oleh Karla Farhana

Pinjaman atau kredit bank sering dijadikan solusi bagi mereka yang memulai usaha atau membeli rumah. Namun, tahukah Moms terdapat jenis kredit yang berbeda-beda?

Jenis kredit sebagai modal usaha berbeda dengan kredit untuk membeli rumah atau mobil. Selain itu, ada pula jenis kredit sesuai jangka waktu angsurannya.

Untuk mengetahui jenis-jenis kredit bank sesuai dengan kategori atau pengelompokannya, yuk simak ulasannya berikut ini!

Jenis-Jenis Kredit Bank

Cek 4 Hal Ini Sebelum Memutuskan Memiliki Online Banking

Foto: Orami Photo Stock

Baca Juga: Kredit Mobil Syariah: Hukum, Syarat, dan Lembaga Penyedia

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya Moms memahami jenis-jenis kredit bank terlebih dahulu. Adapun kredit bank dibagi berdasarkan kegunaan, tujuan, jangka waktu dan jaminannya.

Jenis Kredit Berdasarkan Kegunaannya

Dilihat dari segi kegunaannya, jenis kredit bank terbagi atas:

1. Kredit Investasi

Syarat-Kredit-Mobil-Syariah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit investasi biasanya digunakan kegiatan utama perusahaan. Misalnya, jenis investasi seperti memperluas usaha atau membangun proyek dan pabrik baru. Masa pemakaiannya untuk suatu periode pun relatif lebih lama.

2. Kredit Modal Kerja

Investasi Bodong-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit modal kerja merupakan jenis kredit untuk mendukung kredit investasi yang sudah ada. Kredit ini umumnya digunakan untuk meningkatkan kegiatan produksi perusahaan.

Contohnya untuk membeli bahan baku, membayar gaji pegawai atau biaya-biaya lain yang berkaitan dengan proses produksi perusahaan.

3. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

ide bisnis rumahan saat pandemi-hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit Usaha Rakyat atau sering disebut KUR adalah jenis kredit atau pinjaman yang merupakan program pemerintah untuk membantu Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dalam mendapatkan pembiayaan atau modal usaha.

KUR yang dirilis sejak 2007 terbagi dalam beberapa bentuk, yaitu:

- KUR Mikro yang merupakan usaha rakyat yang berfokus pada usaha kecil skala mikro dengan permodalan maksimal Rp 25 juta.

- KUR Ritel adalah pinjaman modal dengan nominal maksimal sebanyak Rp500 juta.

- KUR Penempatan TKI yang merupakan bentuk bantuan permodalan yang diberikan pemerintah kepada TKI Indonesia yang bekerja di luar negeri sebagai modal awal. Jumlah bantuan hingga Rp 25 juta.

- KUR Khusus berupa bantuan modal usaha yang diberikan khusus bagi perkebunan rakyat, peternakan rakyat dan perikanan rakyat. Jumlah bantuan mulai dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta.

Baca Juga: Mengenal Investasi Jangka Panjang: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Jenis Kredit Berdasarkan Tujuannya

Ada beberapa jenis kredit jika dilihat dari tujuannya.

4. Kredit Produktif

Teman Menjadi Rekan Bisnis ARTICLE TILES

Foto: Orami Photo Stock

Kredit ini khusus digunakan untuk peningkatan usaha, produksi ataupun investasi. Singkatnya, kredit produktif diberikan untuk menghasilkan barang atau jasa.

5. Kredit Konsumtif

Kartu kredit dapat membuat seseorang kehilangan kontrol

Foto: Orami Photo Stock

Berbeda dengan kredit produktif, kredit ini digunakan atau dipakai secara pribadi untuk membiayai barang-barang konsumtif. Bentuk kredit konsumtif dapat berupa:

- Kartu kredit berupa fasilitas pinjaman tanpa agunan yang diberikan kepada perorangan, yang diterbitkan oleh bank tertentu, setelah aplikasi permohonan kartu kreditnya disetujui.

- Kredit perumahan adalah fasilitas kredit untuk pembelian atau pembangunan rumah tinggal, ruko, dan sebagainya dengan jaminan berupa objek yang dibiayai.

- Kredit mobil merupakan fasilitas kredit untuk pembelian kendaraan bermotor roda 2 atau roda 4 dengan jaminan berupa kendaraan bermotor yang dibiayai tersebut.

- Kredit multiguna adalah fasilitas kredit untuk segala keperluannya yang bersifat konsumtif, dengan jaminan tanah atau lainnya.

6. Kredit Perdagangan

artikel_HERO Trik Menjual Barang Preloved.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit perdagangan merupakan kredit yang digunakan untuk berdagang atau membeli barang dagangan, yang pembayarannya berasal dari hasil penjualan barang dagangan tersebut.

Biasanya kredit ini diberikan kepada supplier atau agen-agen perdagangan yang akan membeli barang dalam jumlah tertentu.

Jenis Kredit Berdasarkan Jangka Waktunya

Berikut ini jenis-jenis kredit berdasarkan jangka waktunya.

7. Kredit Jangka Pendek

Investasi Bodong-2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit ini merupakan kredit yang memiliki jangka waktu kurang dari 1 tahun atau paling lama 1 tahun, dan biasanya digunakan untuk keperluan modal kerja.

8. Kredit Jangka Menengah

Viral Klien Investasi Jouska Rugi 70%, Ini 3 Tips Investasi untuk Moms.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jangka waktu kreditnya berkisar antara 1-3 tahun. Jenis kredit ini juga biasanya diberikan untuk modal kerja.

9. Kredit Jangka Panjang

kredit rumah hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Masa pengembalian atau angsuran jenis kredit ini paling panjang yaitu diatas 3-5 tahun. Biasanya kredit ini digunakan untuk investasi jangka panjang.

Contohnya untuk membiayai perkebunan sawit dan karet, atau juga dimanfaatkan untuk kredit konsumtif seperti kredit perumahan.

Jenis Kredit Berdasarkan Jaminan/Agunannya

Kebanyakan, pinjaman uang memiliki syarat, salah satunya jaminan atau agunan. Apa saja jenisnya?

10. Kredit dengan Jaminan/Agunan

investasi ibu rumah tangga-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit ini merupakan kredit yang diberikan dengan jaminan tertentu. Adapun jaminan tersebut dapat berbentuk barang berwujud atau tidak berwujud, di mana setiap kredit yang dikeluarkan akan dilindungi senilai jaminan yang diberikan oleh peminjam.

11. Kredit Tanpa Agunan

Investasi Bodong-1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kredit atau pinjaman yang diberikan oleh bank tanpa mengharuskan calon peminjam memberikan jaminan berupa harta atau aset.

Peminjam bisa mendapatkan dana pinjaman yang dibutuhkan tanpa perlu menyerahkan sertifikat rumah, BPKP, dan lain sebagainya sebagai jaminan untuk mengambil pinjaman.

Tahapan Pengajuan Kredit

Cek 4 Hal Ini Sebelum Memutuskan Memiliki Online Banking

Foto: Orami Photo Stock

Setiap bank memiliki tata cara sendiri dalam pengajuan kredit atau umum. Secara umum, prosedur tersebut dibagi dalam beberapa tahapan yaitu:

  1. Mengajukan permintaan kredit, termasuk wawancara antara petugas bank dengan calon nasabah.
  2. Melakukan peninjauan kelayakan pemberian kredit dengan cara pengumpulan data, penilaian data dan pemeriksaan on the spot.
  3. Keputusan kredit merupakan tahapan untuk menentukan apakah kredit layak untuk diberikan atau ditolak.
  4. Penadatanganan perjanjian atau akad kredit yang merupakan kelanjutan dari keputusa kredit. Sebelum kredit dicairkan, calon nasabah wajib menandatangani akad kredit terlebih dahulu.
  5. Realisasi kredit yang diberikan setelah penandatanganan surat-surat yang diperlukan dengan membuka rekening giro atau tabungan di bank yang bersangkutan.

Baca Juga: 12 Ide Usaha Rumahan yang Bisa Moms Coba, Menarik Lho!

Itulah dia jenis-jenis kredit bank dan tahap pengajuannya. Kira-kira jenis kredit mana yang akan Moms ajukan ke pihak bank? Semoga dilancarkan dalam pengurusannya ya!

  • https://sahabatpegadaian.com/keuangan/jenis-jenis-kredit-berdasarkan-pengelompokannya
  • http://eprints.polsri.ac.id/2994/3/BAB%20II.pdf
  • https://bprwm.co.id/jenis-jenis-pinjaman-yang-ada-di-bank/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait