23 Juni 2020

4 Jenis Mainan untuk Bermain Peran (Role Play)

Bermain peran meningkatkan kreativitas dan kemampuan sosial

Bermain peran (role play) sering dijadikan indikator awal kreativitas. Ada beberapa jenis mainan untuk bermain peran, di antaranya boneka dan permainan profesi.

Bermain peran adalah ketika anak-anak berpura-pura menjadi individu lain. Penelitian di jurnal Psychology of Aesthetics Creativity and the Arts pada Agustus 2014 menemukan bahwa bermain peran berhubungan dengan ukuran kreativitas naratif dan menggambar.

Menurut situs web Lubulona, saat bermain peran, Si Kecil menempatkan dirinya di posisi orang lain dengan berperan sebagai orang tersebut. Misalnya, boneka-boneka makan bersama atau action figure mencari harta karun. Hal ini mendorong, berbagai keterampilan sosial, seperti empati dan sensitivitas sosial.

Empat Jenis Mainan untuk Bermain Peran

Untuk semakin mengasah kreativitas dan kemampuan sosial Si Kecil, Moms bisa mengajak anak mencoba empat jenis mainan untuk bermain peran ini:

1. Boneka

boneka, jenis mainan bermain peran.jpg
Foto: boneka, jenis mainan bermain peran.jpg

Foto: PublicDomainPictures from Pixabay

Contoh mainan yang merangsang kecakapan sosial adalah semua jenis figur mainan yang bisa Si Kecil perankan dalam situasi sehari-hari melalui bermain peran. Boneka adalah salah satunya.

Si Kecil bisa sangat sayang kepada boneka hewannya yang empuk, seperti teddy bear. Anak belajar mengelola emosi serta belajar bahasa dan keterampilan membina hubungan dengan berbicara kepada mainannya.

Boneka yang digerakkan untuk berbicara (puppet) seperti boneka jari sering kali digunakan untuk terapi. Anak-anak bisa belajar menunjukkan perasaannya melalui boneka. Mainan ini juga menjadi cara sederhana untuk menceritakan ulang kisah favorit Si Kecil.

Baca Juga: Bermain Peran sambil Belajar dengan 5 Mainan Miniatur

Bagaimana dengan boneka berbentuk orang seperti Barbie, action figure, dan rumah boneka? Si Kecil belajar merawat diri lewat boneka dengan menggantikan bajunya, memasangkan kancing dan resleting, menyisir rambutnya, serta menidurkan boneka. Ia memastikan bonekanya dalam keadaan baik serta berimajinasi tentang apa yang diinginkan atau dibutuhkan boneka tersebut.

Sementara itu, action figure memungkinkan Si Kecil bermain dengan karakter favoritnya sembari menggunakan imajinasi dan kreativitasnya.

Ternyata, mainan tanpa cahaya atau suara seperti boneka bisa memengaruhi akuisisi bahasa dan keterampilan bahasa secara positif, lo. Ketika Si Kecil diberikan dua boneka, dia akan otomatis membuatnya hidup dengan menciptakan percakapan antar boneka. Berbeda dengan mainan yang sudah ada suaranya. Anak jadi kurang aktif secara verbal dan imajinasi saat bermain.

2. Kostum

kostum, jenis mainan bermain peran.jpg
Foto: kostum, jenis mainan bermain peran.jpg

Foto: April Bryant from Pixabay

Menurut situs web Creative Child, kostum, pakaian lama, dan topeng bisa membuat Si Kecil semakin larut dalam suasana bermain peran. Misalnya, kostum superhero, dokter, atau pakaian yang meniru Moms saat ia bermain peran sebagai ibu.

3. Mainan Tematik Profesi

dokter, jenis mainan bermain peran.jpg
Foto: dokter, jenis mainan bermain peran.jpg

Foto: M_W from Pixabay

Selain pakaian, latar ala dunia nyata juga mendukung role play, khususnya peran profesi. Contohnya adalah mainan troli, keranjang belanja, buah dan sayur, serta mesin kasir saat bermain peran sebagai kasir supermarket. Atau, permainan masak-masakan jika Si Kecil ingin menjadi koki dan seperangkat mainan dokter-dokteran.

Jenis mainan untuk bermain peran ini membantu Si Kecil memahami dunia di sekitar mereka dan memotivasi mereka untuk memelajari lebih jauh tentang profesi tersebut di dunia nyata.

Baca Juga: Ajak Anak Bermain Peran dan Profesi di 5 Tempat Ini!

4. Perkakas Versi Mini

Alat Betulan Versi Mini, jenis mainan bermain peran.jpg
Foto: Alat Betulan Versi Mini, jenis mainan bermain peran.jpg

Foto: vikvarga from Pixabay

Daripada membelikan anak mainan seperti vacuum cleaner bohongan, mengapa tidak membelikannya sapu kecil? Moms sekaligus bisa mengajari Si Kecil untuk menyapu lantai dengan rapi. Atau, belikan ia sekop dan penyiram tanaman ukuran anak-anak agar bisa membantu Dads di kebun.

Untuk Moms yang mau mengajak Si Kecil membuat kue, Moms bisa membelikan rolling pin mini, gelas takar kecil, serta mangkuk-mangkuk mungil. Jadi, mereka bisa membantu Moms di dapur dengan cara mereka sendiri.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Luar Biasa Dari Bermain Peran Bagi Anak

Dengan membelikan alat betulan versi anak-anak, Moms mengajarkan Si Kecil tentang aktivitas sehari-hari. Moms juga tidak membuang-buang uang untuk mainan murahan yang tidak bisa dipakai betulan dan akan rusak pada akhirnya.

Nah, jenis mainan untuk bermain peran mana yang belum Si Kecil punya?

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.