Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
2 Januari 2021

Kenapa Setelah Berhubungan Badan Terasa Lelah? Simak Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Moms mungkin pernah merasa lelah setelah berhubungan badan, ternyata ini penyebabnya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms mungkin merasa lelah setelah berhubungan badan. Biasanya Moms dan pasangan akan merasa mengantuk dan tertidur setelah selesai berhubungan sex. Lalu, kenapa setelah berhubungan badan terasa lelah?

Melansir Bustle, aktfitas sex yang penuh dengan orgasme dapat membuat Moms dan pasangan. Hal ini mungkin akan meningkatkan gairah Moms dan pasangan selama berhubungan badan, tetapi hal ini juga bisa membuat Moms cepat lelah dan akhirnya tertidur dan tidak melanjutkan aktfitas seks.

Respon Setiap Orang Berbeda Setelah Berhubungan Badan

Kenapa Setelah Berhubungan Badan Terasa Lelah?

foto: freepik.com

Menurut konsutas sex asal Amerika, Dr. Dawn Michael tidak semua orang merasa lelah. Karena saat aktifitas orgasme ada dua hormon yang dilepaskan, yaitu oksitosin dan dopamine. Wanita cenderung melepaskan lebih banyak hormone dopamin daripada pria dan ini sebenarnya membuat wanita tidak mudah merasa mengantuk usai berhubugan badan.

Ada begitu banyak faktor yang berpengaruh terhadap respon seseorang setelah berhubungan badan termasuk tingkat nutrisi, kesehatan mental, pasangan, alasan berhubungan seks, ditambah semua kebaikan yang terjadi di tubuh Moms, sehingga sulit untuk menentukan alasan yang tepat.

Baca Juga: Apakah Janin Bereaksi Saat Ibu Berhubungan Badan?

Penyebab Setelah Berhubungan Badan Terasa Lelah

Kenapa Setelah Berhubungan Badan Terasa Lelah?

foto: freepik.com

Namun, untuk Moms atau pasangan yang merasa lelah setelah melakukan hubungan badan bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini. Berikut penjelasannya Moms.

1. Tidak Dilakukan di Tempat Tidur

Salah satu penyebab lelah setelah berhubungan badan karena energi Moms terkuras. Menurut ahli seksologi, aktifitas sex yang tidak dilakukan di tempat tidur akan menguras energi lebih banyak, sehingga pasangan akan merasa lelah setelah berhubungan badan.

Selama melakukan hubungan badan, tekanan dan aliran darah akan meningkat serta ada pelepasan endorphin. Energi yang dikeluarkan selama melakukan aktivitas sex sama seperti saat Moms berolahraga. Tak heran, kalau aktifitas seks akan semakin melelahkan bagi pasangan yang memiliki penyakit tertentu, seperti kardiovaskular.

2. Adanya Pelepasan Zat Kimia di Saraf

Selama melakukan hubungan badan, otak akan melepaskan hormone oksitosin yang dapat menaikan gairah selama berhubungan badan. Namun saat hormone tersebut keluar, Moms akan merasa sangat lelah.

Jurnal Psychoneuroendocrinology menemukan bahwa hormon oksitosin akan meningkat saat seseorang memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis. Jumlahnya akan semakin banyak, jika keduanya memiliki perasaan atau hubungan romantis satu sama lain.

Keluarnya oksitosin sering kali disertain dengan melatonin, hormon utama yang bisa mengatur jam tubu Moms. Hal ini juga menjadi salah satu alasan, Moms akan mudah lelah saat berhubungan seks.

Selain meningkatkan gairah selama berhubungan badan, oksitosin juga dapat mengatur stress atau dikenal dengan kortisol. Efek menanangkan yang dikeluarkan hampir sama seperti saat mengkonsumsi obat penenang.

Selain oksitosin, pasangan yang melakukan hubungan badan juga melepaskan vasopresin, prolaktin, serotonin, oksida nitrat, dan endorphin. Beberapa zat kimia ini tidak dilepaskan hingga pasangan mengalami orgasme. Hal ini juga menentukan, apakah pasangan akan lebih mudah lelah atau tidak setelah melakukan hubungan badan.

Reaksi dari zat kimia tersebut tentunya akan berbeda bagi wanita dan pria. Wanita seringkali lebih sensitive terhadap adrenalin atau efek stimulan, hal ini bisa membuat wanita lebih berenergi selama berhubungan badan. Sementara, efek endorfin akan lebih kuat sehingga mereka lebih mudah lelah setelah melakukan hubungan badan.

3. Adanya Alasan Emosional Selama Melakukan Hubungan Badan

Secara umum, berhubungan badan dilakukan dengan orang yang Moms suka dan percaya. Saat merasa saling percaya, tubuh akan semakin rileks saat melakukan hubungan seks. Kondisi tubuh yang rileks akan diteruskan ke otak dan membuat Moms merasa aman selama berhubungan.

Di sisi lain, selama melakukan aktifitas sex dapat membuat emosi Moms terkuras. Hal ini biasanya dialami pasangan yang merasa ada tekanan selama menjalani sebuah hubungan. Karena, beberapa orang mungkin sulit untuk membuka diri secara seksual.

Stress juga dapat membuat pasangan merasa lelah setelah melakukan hubungan badan. Jika seseorang benar-benar stres dan mereka berhubungan seks, dan mungkin mereka berhubungan seks untuk pelepasan, setelah mereka berhubungan badan atau setelah mereka ejakulasi atau orgasme, mereka akan semakin lelah.

Baca Juga: 7 Cara Bikin Suami Puas Saat Berhubungan Badan, Sudah Coba?

4. Dilakukan Setelah Bekerja Seharian

Berhubungan sex setelah seharian bekerja juga bisa membuat Moms dan pasangan mudah lelah. Hal ini biasanya akan dialami oleh pasangan yang melakukannya di malam hari. Karena energi yang dikeluarkan selama aktiftas sex sama dengan olahraga selama beberapa jam.

Jika Moms memang sulit melakukan sex setelah bekerja seharian, Moms bisa mencoba untuk berhubungan badan di pagi hari. Ingat, berhubungan badan dengan pasangan harus dilakukan dengan menyenangkan ya Moms.

5. Nafas Terasa Sesak

Semua aktifitas fisik, termasuk berhubungan badan dapat menyebabkan Moms merasa sesak atau kehabisan nafas. Namun, Moms tidak perlu khawatir karena napas akan kembali normal.

Jurnal Aspergillosis Patients and Carers menjelaskan merasa sesak selama berhubungan sex merupakan sesuatu yang wajar dan dapat dikendalikan. Biasanya, dokter atau profesional memberikan teknik pernapasan yang benar selama melakukan hubungan badan. Hal ini bisa membuat Moms lebih rileks saat melakukan hubungan badan.

Jika Moms merasa sesak nafas selama berhubungan badan, cobalah untuk mengubah posisi atau mengatur aktifitas seksual. Moms juga harus tetap mengatur waktu istirahat agar tidak terlalu lelah.

6. Terlalu Banyak Konsumsi Alkohol

Alkohol memang dapat meningkatkan gairah sex antara Moms dan pasangan. Namun, saat jumlahnya terlalu banyak akan memberikan efek negatif terhadap kehidupan sex pasangan. Hal ini akan memberikan efek lelah pada Moms atau pasangan sepanjang hari.

Ingat Moms, mengkonsumsi sesuatu dengan berlebihan akan memberikan efek negatif termasuk saat berhubungan badan. Jadi, kalau Moms ingin mendapatkan kehidupan sex yang lebih menyenangkan dengan pasangan cobalah untuk berhenti konsumsi alkohol.

7. Anemia

Walaupun jarang terjadi pada pria, tetapi mereka juga bisa mengalami masalah anemia. Sama seperti wanita, pria yang mengalami kekurangan darah atau anemia akan merasa lemas atau lesu.

Salah satu penyebab anemia adalah rendahnya kadar zat besi di dalam tubuh. Rendahnya kadar zat besi di dalam tubuh ini juga bisa membuat pria merasa sangat lelah setelah berhubungan. Bahkan, gairah pria juga menurun saat berhubungan badan.

Untuk mengatasi hal tersebut, para pria dapat mengkonsumsi pil zat besi atau penambah darah. Ini merupakan cara paling ampuh agar pasangan Moms tidak mudah merasa lelah saat berhubungan badan.

8. Terlalu Banyak Orgasme

Percaya atau tidak, terlalu banyak melakukan orgasme dapat membuat seorang pria mudah merasa lelah. Walaupun tidak ada jumlah pasti, tetapi rata-rata pria melakukan masturbasi selama lima kali tanpa mempengaruhi libido mereka. Namun, hal ini juga harus diimbangi oleh makanan dan gaya hidup yang sehat.

Baca Juga: Perlukah Berhubungan Intim Saat Liburan?

Cara Mengatasi Rasa Lelah Setelah Berhubungan Badan

Terlalu sering merasa lelah setelah berhubungan tentunya akan menjadi masalah tersendiri untuk Moms dan padangan. Namun, rasa lelah setelah berhubungan badan ternyata bisa dihindari lho Moms. Berikut tips menghindari rasa lelah setelah berhubungan badan.

1. Minum Kopi

Minum kopi sebelum tidur bersama pasangan merupakan solusi cepat untuk mengatasi rasa lelah setelah berhubungan badan. Hal ini merupakan solusi jangka panjang dan merupakan rangsangan erotis yang efektif.

Sudah bukan rahasia lagi kalau kafein merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kelelahan. Namun, minuman sati ini juga bisa membahayakan karena dapat mempengaruhi sistem saraf dan membuat orang kurang bersemangat. Ingat ya Moms, tetap harus perhatikan jumlahnya saat konsumsi kafein.

Selain kopi, Moms juga bisa mencoba minuman yang mengandung kafein, seperti coklat atau teh ya Moms. Namun, Moms disarankan untuk tidak mengkonsumsi minuman seperti soda, isotonik atau beralkohol karena ini dapat merusak tubuh Moms atau pasangan.

2. Konsumsi Buah Dingin

Konsumsi buah dingin dapat membuat tubuh merasa lebih segar, apalagi jeruk bali dan buah yang memiliki rasa asam lainnya. Buah yang baru keluar memberikan rasa segar untuk tubuh. Dibandingkan dengan konsumsi jus, buah utuh memang memberikan efek yang lebih baik untuk tubuh.

Moms dan pasangan bisa mencoba untuk konsumsi buah-buah dingin, seperti jeruk bali sebelum berhubungan badan. Karena hal ini bisa membuat Moms tidak mudah lelah setelah berhubungan badan.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Berhubungan Intim yang Ternyata Meningkatkan Potensi Hamil

Demikian penjelasan dan cara mengatasi kenapa setelah berhubungan badan terasa lelah. Selain pengaruh hormon, faktor emosional juga dapat menyebabkan Moms mudah lelah setelah melakukan h

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait