16 Juli 2019

Ketahui 5 Sisi Negatif Anak Melankolis dan Cara Mengatasinya

Anak yang melankolis cenderung tenggelam dalam pikirannya

Semua anak memiliki karakter yang berbeda satu sama lain dengan berbagai keunikannya. Salah satu karakter anak yang sering dijumpai adalah melankolis.

Anak melankolis cenderung lebih pendiam dan sangat empatik. Mereka juga sulit untuk merasa bersemangat dengan hal-hal di sekitarnya.

Namun, anak melankolis merupakan pemikir yang ulung dan bisa dipercaya. Mereka sanggup berpikir dalam diam dengan sangat rinci dan teliti.

Karakter anak ini akan menempel erat pada buah hati hingga ia dewasa dan bisa terus dikembangkan ke arah yang positif. Keunikan positif karakter anak melankolis juga dibarengi dengan beberapa sisi negatif, seperti:

1. Kurang percaya diri

Ayo Hindari, Ini Dia 4 Penyebab Anak Kurang Percaya Diri 1.jpg
Foto: Ayo Hindari, Ini Dia 4 Penyebab Anak Kurang Percaya Diri 1.jpg (oxfordlearning.com)

Karakter anak melankolis akan cenderung mudah kehilangan kepercayaan diri dan tenggelam dalam kesedihan lebih lama.

Hal ini timbul karena sifatnya yang pada dasarnya pemikir, sehingga cenderung memikirkan sesuatu terlalu dalam.

Seorang melankolis memiliki keinginan yang kuat untuk menyelesaikan masalah namun tidak ada keberanian yang cukup dalam dirinya.

Baca Juga: 5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Anak Pemalu

2. Sulit terbuka

Anak yang melankolis mudah memperlihatkan kasih sayangnya pada orang lain, namun ia juga akan kesulitan bersikap terbuka.

Sifatnya yang satu ini menyulitkannya untuk berhubungan secara personal dengan orang lain. Ia butuh waktu yang lama untuk bisa mempercayai orang dalam level yang personal.

Tapi sebaliknya, anak melankolis sangat terpercaya. Jadi banyak teman-temannya yang curhat padanya meski ia tidak balik bercerita pada mereka.

Ia akan membuat seseorang bahagia dengan menomorduakan dirinya sendiri. Ia rela berkorban asal orang-orang yang disayanginya merasa bahagia.

Baca juga: Ternyata Ini Manfaat Pelukan Bagi Perkembangan Anak

3. Bersikap pasif

4 hal yang membuat anak menjadi penakut (divalikes) cover
Foto: 4 hal yang membuat anak menjadi penakut (divalikes) cover

Cenderung menjadi pasif dan tidak aktif karena karakter anak ini membuatnya lebih mudah merasa pesimis serta memandang sulit semua pekerjaan yang akan digelutinya.

Tanpa adanya arahan yang baik, anak melankolis akan sering terkekang dalam ketidakpastian dan takut untuk mulai melangkah.

4. Mudah menyerah

Seorang melankolis akan mudah sekali menyerah karena keraguan akibat pertimbangan yang terlalu banyak.

Ia akan mudah membatalkan keputusan atau janji dan meninggalkan pekerjaan begitu saja.

5. Lambat berbicara

speech delay-1.jpg
Foto: speech delay-1.jpg (YouTube)

Karakter anak melankolis juga disertai dengan sisi negatif yang lambat dalam berpikir dan berbicara.

Hal ini disebabkan karena ia menghabiskan waktu terlalu lama untuk menyusun apa yang harus diungkapkan dan ucapannya akan kacau jika diburu-buru.

Anak melankolis memang membutuhkan waktu yang lebih lama dalam menyelesaikan pekerjaannya dibandingkan dengan karakter anak yang lain, karena ia sangat berhati-hati supaya mendapatkan hasil maksimal.

Baca juga: 5 Cara Mendidik Balita Agar Tumbuh Mandiri

Cara Mengatasinya

mom hugging school age child small
Foto: mom hugging school age child small

Nah, orang tua yang sudah mengetahui kelemahan dari karakter anak melankolis bisa melakukan beberapa langkah berikut agar Si Kecil bisa menghadapi hari-harinya lebih baik lagi.

  1. Usahakan selalu ada di sekitar buah hati agar ia merasa aman serta mendapatkan perhatian yang cukup. Orang tua harus bisa menjadi sumber kekuatan yang selalu menjaganya.
  2. Asahlah kemampuan yang menonjol dari buah hati sehingga ia bisa menjadi lebih percaya diri dengan talenta yang dimiliki.
  3. Menjadi orang tua yang ceria untuk bisa membangkitkan semangat si melankolis. Beri Si Kecil semangat dan kata-kata pendukung agar ia tidak sibuk memikirkan sisi negatif di dirinya.

Langkah-langkah di atas mudah untuk dipraktikkan kan, Moms? Yuk selalu dampingi buah hati tercinta agar membuat si Kecil menjadi pribadi yang lebih baik!

(BILNA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.