04 February 2022

Ingin Menggunakan Lantai Parket? Cari Tahu Dulu Plus Minusnya!

Memiliki kelebihan jika dipasang sebagai lantai rumah

Lantai parket berasal dari kayu yang telah melalui proses pengepresan, sehingga tampak seperti potongan papan.

Bisa dibilang, jenis lantai ini merupakan papan siap pasang yang terbuat dari kayu solid dan kayu olahan.

Perbedaan jenis kayu yang menjadi bahan dasar lantai parket membuat harga lantai ini bervariasi.

Jika Moms ingin menggunakan jenis lantai ini di rumah, cari tahu dulu kelebihan, kekurangan, dan tips perawatannya.

Apa Itu Lantai Parket?

Lantai parket  www.flooringsupplies.co.uk.jpg
Foto: Lantai parket www.flooringsupplies.co.uk.jpg (www.flooringsupplies.co.uk)

Foto: flooringsupplies.co.uk

Lantai parket adalah jenis lantai yang terbuat dari kumpulan kayu.

Kumpulan kayu tersebut kemudian ditekan sedemikian rupa sehingga membentuk potongan atau papan yang siap dipasang di lantai beton.

Bahan parket bisa berupa kayu solid yang terdiri dari 100 persen kayu asli seperti kayu jati.

Selain itu, lantai bisa dibuat dari parket olahan, atau disebut engineered wood atau laminate.

Harga parket kayu solid terbilang lebih mahal dan membutuhkan perawatan khusus ketimbang parket olahan.

Jika ingin memakai parket dengan harga yang lebih murah dan pemasangan yang mudah, parket olahan bisa jadi solusi.

Parket diolah dari potongan kayu yang disusun dalam papan berbentuk strip.

Sehingga, masih ada elemen dekoratif di jenis lantai ini.

Baca Juga: Rekomendasi Keramik Lantai untuk Ruang Tamu dan Dapur, Hunian Jadi Sedap Dipandang!

Kelebihan Parket Ketimbang Jenis Lainnya

Lantai parket 3 www.flooringsupplies.co.uk.jpg
Foto: Lantai parket 3 www.flooringsupplies.co.uk.jpg (www.flooringsupplies.co.uk)

Foto: flooringsupplies.co.uk

Jenis lantai ini memiliki kualitas yang hampir sama dengan lantai kayu asli.

Jenis lantai kayu apapun terasa lebih hangat dan lembut ketimbang keramik.

Namun, parket terasa lebih dingin dan keras ketimbang karpet atau vinyl.

Berikut ini kelebihan parket ketimbang jenis lainnya:

1. Mudah Dibersihkan

Lantai parket merupakan salah satu solusi bagi yang ingin meminimalisir perawatan, tetapi ingin selalu terlihat rapi dan bersih.

Jenis lantai ini tidak membutuhkan banyak perawatan, karena Moms tinggal menyapu dan mengepel seperti lantai biasa.

Hal tersebut dilakukan jika Moms memutuskan untuk memasang jenis parket olahan.

Jika Moms memilih parket solid, cukup disapu dan dilap menggunakan kain setengah basah.

Agar terlihat lebih berkilau dan indah, Moms bisa memberikan cairan glossy setelah dibersihkan.

2. Kokoh dan Tahan Lama

Kelebihan selanjutnya adalah kokoh dan tahan lama.

Lantai parket memiliki daya tahan yang cukup tinggi dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Penggunaan lantai parket secara normal juga jarang menunjukkan tanda-tanda penuaan atau kerusakan.

Karakteristik lantai parket khususnya parket solid tergolong kuat dan lebih tahan lama.

Baca Juga: 5 Perbedaan Granit dan Keramik serta Cara Memilihnya

3. Variasi Lantai Parket

Bahan utama lantai parket terdiri dari serpihan kayu yang dipasang menjadi satu.

Jadi, lantai parket memiliki aspek geometris dan dekoratif yang indah.

Aspek geometris dan dekoratif tersebut tidak bisa didapatkan dari jenis papan kayu biasa.

Selain tampilan yang indah, parket bisa dicat atau diberi finishing dengan gaya yang berbeda.

Maka tak heran jika lantai parket dapat memberikan nuansa hangat, sekaligus tetap terlihat elegan.

4. Bahan Tidak Menimbulkan Alergi

Jika Moms atau keluarga memiliki masalah dengan alergi, lantai parket tidak akan menimbulkan gejala.

Berbeda dengan jenis lantai kayu yang bisa menimbulkan reaksi alergi akibat terperangkapnya debu, serbuk bunga, bulu binatang, dan hama peliharaan.

Lantai parket memiliki hasil akhir yang mengkilap dan halus, sehingga mudah dibersihkan.

5. Terjangkau

Berkat teknologi pengolahan kayu parket, Moms dapat menemukan berbagai jenis, termasuk:

  • Bahan kayu yang digunakan.
  • Tekstur dan finishing yang disukai.
  • Pola yang mendominasi.
  • Warna yang sesuai dengan selera.
  • Harga yang disesuaikan dengan budget.

Sedangkan parket solid, memiliki harga dua kali lipat ketimbang parket olahan.

Namun, nilai investasinya jauh lebih menguntungkan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Jadi, jika Moms memiliki budget berlebih, tidak ada salahnya mempertimbangkan memasang lantai parket solid untuk menambah nilai properti.

Baca Juga: Serba-serbi Lantai Granit: Kelebihan dan Kekurangan, Hingga Harganya

Ada Kelebihan, Tentu Ada Kelemahan

Lantai parket www.flooringsupplies.co.uk.jpg
Foto: Lantai parket www.flooringsupplies.co.uk.jpg

Foto: flooringsupplies.co.uk

Meski parket tahan lama dan mudah dirawat, lantai kayu ini memiliki kekurangnya sendiri.

Berikut ini kekurangan lantai parket ketimbang jenis lainnya:

1. Instalasi

Pemasangan lantai parket membutuhkan permukaan lantai yang kokoh dan benar-benar rata.

Hal tersebut membuat pemilik rumah harus terlebih dahulu mempersiapkan lantai seperti penyemenan ulang atau memasang keramik murah.

Pemasangannya pun tergantung dari jenis parket yang dipilih.

Jika memilih kayu solid, pemasangan cenderung lebih kompleks dan membutuhkan tenaga profesional khusus.

Sedangkan parket olahan dapat dipasang dengan sistem klik atau direkatkan.

Sebenarnya, pemasangan lantai parket pada permukaan yang tidak rata dapat diakali dengan pemasangan karpet atau busa.

Namun, hasil akhir pemasangan dikhawatirkan tidak sempurna.

Moms bisa saja mengeluarkan biaya tambahan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

2. Permukaan yang Licin

Beberapa lantai parket terutama laminate atau solid memiliki sifat yang cukup licin, sehingga mudah terpeleset saat basah atau terkena air.

Meski ada beberapa variasi tekstur lantai parket yang bisa dipilih di pasaran, jenis lantai ini tidak disarankan bagi lansia.

Baca Juga: 5 Kiat Membersihkan Kamar Mandi agar Bersih dan Nyaman

3. Warna Cepat Memudar

Kekurangan selanjutnya adalah warna cepat memudar.

Hal tersebut rentan dialami jika parket diletakkan berhadapan langsung dengan paparan sinar matahari.

Untuk mencegah kerusakan atau memudarnya warna lantai parket, cobalah menata furnitur secara strategis atau gunakan tirai untuk mengurangi dampak sinar UV.

4. Menimbulkan Bunyi

Kekurangan yang terakhir, yaitu menimbulkan bunyi saat melangkah.

Berbeda dengan lantai keramik biasa, lantai parket menimbulkan bunyi yang dianggap kurang nyaman.

Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya gunakan jenis parket solid yang ditempel mati di permukaan lantai.

Baca Juga: 5 Perbedaan Granit dan Keramik serta Cara Memilihnya

Tips Merawat Lantai Kayu Parket

Seperti pada ulasan sebelumnya, merawat lantai parket cenderung mudah dilakukan.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa Moms lakukan:

  1. Lakukan langkah perawatan harian, seperti menyapu dan pel kering.
  2. Jika tidak sengaja tertuang tumpahan basah dan noda, bersihkan dengan handuk dan lap setengah basah.
  3. Bersihkan lantai dengan produk yang dirancang untuk lantai kayu beberapa kali dalam sebulan.
  4. Hindari penggunaan berbahan dasar lilin, karena dapat membuat lantai licin dan merusak finishing.
  5. Jangan bersihkan menggunakan pel uap pada parket atau lantai kayu jenis apa pun karena menurunkan kelembapan kayu.
  6. Jangan biarkan furnitur langsung menempel pada lantai. Sebaiknya gunakan alas pelindung seperti karpet.
  7. Gunakan produk pel yang ramah lingkungan, agar bahan kimia dalam produk tidak merusak lantai.
  8. Pindahkan furnitur dengan mengangkat, bukan dengan menyeretnya.
  9. Jika warna sudah pudar, lapisan luar lantai bisa dikuliti dan diganti dengan lapisan baru sesuai selera.
  10. Setelah penggunaan bertahun-tahun, gunakan mesin scrubber untuk membersihkan lantai.

Itulah penjelasan, manfaat, kekurangan, dan tips perawatan pemakaian lantai parket.

Lantai ini bisa jadi pilihan interior di rumah jika Moms ingin suasana yang elegan dan hangat.

Sampai di sini, apakah Moms tertarik menggunakannya?

  • https://jla.co.id/what-is-wood-parquet-flooring/
  • https://www.directwoodflooring.co.uk/parquet-flooring
  • https://www.thespruce.com/wood-parquet-flooring-comeback-1821879

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb