20 Januari 2018

Lezat dan Sering Dikonsumsi, Padahal 5 Jenis Ikan Ini Punya Fakta Menyeramkan

Lezat dikonsumsi tapi bisa bahayakan kesehatan

Meskipun ikan tergolong sebagai jenis makanan sehat dan banyak sekali digemari, namun ternyata tak semua ikan baik untuk dikonsumi lho Moms. Ada beberapa jenis ikan yang ternyata tak baik bagi tubuh, karena ternyata ikan-ikan tersebut memiliki kandungan yang berbahaya.

Nah! Kira – kira apa saja ya ikan yang memiliki fakta menyeramkan jika dikonsumsi? Mari kita simak beberapa ulasan berikut:

  1. Ikan Lele

catfish
Foto: catfish

Foto: http://www.roysfarm.com

Siapa yang tak tahu ikan lele? Selain karena gurih, ikan lele merupakan jenis ikan yang mudah sekali kita temukan di beberapa tempat makan pinggir jalan. Namun tahukah Moms? Ternyata ikan lele mengandung mengandung bakteri E.coli, Shigella dan Salmonella lho.

Hal tersebut karena lele berkembang biak pada perairan yang kotor dan rendah oksigen. Bila Moms penggemar lele, tak perlu berhenti mengkonsumsinya kok. Hanya pastikan bahwa Moms sudah mengolah dan melakukan pemanasan yang tepat pada proses memasaknya.

Baca Juga : 6 Makanan untuk Perkembangan Otak Balita

  1. Ikan Tongkol

tongkol
Foto: tongkol

Foto: https://www.organicfacts.net

Bagi Moms yang memiliki hobi memasak, mungkin pernah memasak ikan yang satu ini. Ikan tongkol sebenarnya termasuk ikan yang aman saja untuk dikonsumsi karena selain mengandung 0,7%, protein 31%, dan air 67,1% ikan ini tidak memiliki kandungan racun secara langsung.

Namun, begitu bukan berarti ikan ini tak bisa jadi beracun, ya. Bila Moms tidak menyimpannya dengan benar hingga menjadi busuk, ikan tongkol dapat menyebabkan keracunan yang berakibat: pembengkakan pada bibir, bentol-bentol pada tubuh, sakit kepala, muntah, mual hingga jantung berdebar.

Baca Juga : Ini Alasan Menteri Susi Kampanyekan Makan Ikan

  1. Ikan Buntal

feature annette main pic a programme to limit the numbers of pufferfish invaders has had little success 770x495
Foto: feature annette main pic a programme to limit the numbers of pufferfish invaders has had little success 770x495

Foto: http://cyprus-mail.com

Di balik bentuk yang unik, ikan buntal mengandung Omega 3 serta gizi yang dapat meningkatkan nafsu makan dan daya tahan tubuh. Tak hanya itu, ikan buntal juga dapat menurunkan kolestrol. Tapi tunggu Moms! Ternyata ikan ini sangat beracun.

Jangankan manusia, ikan lain saja bahkan takut untuk memangsanya. Menurut penelitian ikan buntal mengandung tetrodotoxin yang lebih berbahaya ketimbang sianida yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga kematian.

Racun yang terdapat dalam ikan buntal berada pada hati, telur serta saluran pencernaan. Dimana tak jarang organ tersebut pecah dan menyebabkan racun menyebar ke organ lain. Bila Moms tak yakin dapat mengolahnya, lebih baik tak mencoba untuk memasaknya, ya.

  1. Ikan Sardine

sardines4
Foto: sardines4 (Orami Photo Stocks)

Foto: http://catalinaop.com

Ikan jenis ini kerap kita temui sebagai ikan dalam kaleng,dimana ikan sardine ini mengandung energi, protein, lemak, kalsium hingga vitamin B13,A,D,E, dan K. Meski begitu, ternyata ikan sardine memiliki kadar merkuri tinggi. Efek dari kandungan merkuri yang tinggi dan dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan saraf .

  1. Ikan Nila

f426 rainbow parrotfish 1
Foto: f426 rainbow parrotfish 1

Foto: https://www.mexican-fish.com

Siapa yang tak kenal ikan nila? Sebagai sumber omega-3, selenium, fosfor, kalium, vitamin B12, niasin (vitamin B -3) dan vitamin B6, ikan nila memiliki harga yang terjangkau.

Namun, ternyata sebagai salah satu ikan yang kaya protein, ikan nila memiliki bahaya bagi kesehatan lho Moms. Menurut penelitian, terlalu banyak mengkonsumsi ikan nila dapat menyebabkan kanker dan peradangan. Wah, Moms harus lebih berhati-hati, nih.

Baca Juga : 6 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi oleh Balita

Tenang, Jangan jadi khawatir untuk mengonsumsi ikan Moms. Kuncinya mudah, cukup mengolahnya dengan benar serta memastikan ikan yang Moms konsumsi terhindar dari pencemaran limbah.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.