24 Maret 2018

Mainan Anak Hilang Atau Rusak? Begini 4 Cara Menyikapinya dengan Benar

Tak perlu langsung membelikan mainan baru, kok!

Bagi seorang balita, mainan bukanlah sekadar benda tak bernyawa yang bisa digunakan untuk bermain. Mereka menganggap mainan  sebagai teman bermainnya, yang punya perasaan dan kasih sayang layaknya manusia.  

Jika mainannya hilang atau rusak, sudah pasti mereka akan terpukul dan sangat sedih.

Dan kalau situasinya sudah seperti ini, lebih baik Moms mengambil langkah menenangkan Si Kecil dengan hati-hati. Karena jika tidak, ia dapat merasa lebih sedih atau bahkan marah dan melampiaskan tantrum pada semua orang.

Bahkan, ia juga akan merasa depresi, dimana hal tersebut dapat mengganggu kualitas tidurnya. Makanya, yuk sikapi dengan benar sat mainan kesayangan Si Kecil hilang dengan 4 cara berikut ini: 

1. Jangan Memintanya untuk Tidak Menangis

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh orang tua saat mainan anak hilang adalah dengan mengatakan ‘itu hanya mainan’. Hal tersebut malah akan membuat mereka tertekan dan merasa Moms tidak mengerti akan rasa sakit dan kehilangan yang dia rasakan.

Jika Moms memintanya untuk tidak menangis, nantinya Si Kecil tidak akan mengerti bagaimana caranya mengekspresikan diri dengan baik dan benar. Akibat lainnya, mereka juga akan sulit untuk mengontrol emosi dan meluapkan perasaan yang mereka miliki.

2. Tak Perlu Langsung Mengganti Mainannya

Banyak orang tua yang menganggap bahwa dengan mengganti mainan balita yang hilang, anak akan kembali ceria dan tidak bersedih. Padahal, cara tersebut tidak akan menyelesaikan masalah secara utuh, lo.

Perilaku ini akan membuat Si Kecil tidak pernah menghargai setiap mainan yang dia miliki. Dia juga berpotensi menjadi pribadi yang boros. Jika dia tidak suka dengan mainan yang ada, ia tinggal membuang dan bilang hilang pada Moms.

Baca Juga : Seberapa Banyak Mainan yang Boleh Dimiliki Anak?

3. Jangan Beri Harapan Palsu

Mungkin Moms bermaksud membuatnya segera tenang dengan cara memberikan harapan bahwa mainannya ada di suatu tempat dan Moms akan segera pergi mengambilnya.

Jika Moms merasa tidak menepati janji yang sudah diucapkan, Si Kecil akan merasa terkhianati dan sulit untuk percaya lagi pada Moms.

Maka dari itulah, akan lebih baik jika Moms mengatakan yang sejujurnya bahwa Moms akan mencari sekuat tenaga untuk menemukan mainan anak yang hilang.

Tapi, usahakan untuk tetap bersikap realitis, ya, agar harapan Si Kecil tidak melambung terlalu tinggi dan tidak merasa kecewa jika akhirnya mainan tersebut tidak ditemukan.

Baca Juga : 3 Mainan Bayi yang Merangsang Tumbuh Kembang

4. Berikan Banyak Kasih Sayang

Saat anak bersedih, menangis tersedu dan merasa kehilangan mereka akan berpaling dan meminta bantuan pada orangtuanya. Karena itulah, penting bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan banyak kasih sayang saat Si Kecil kehilangan mainannya.

Berikan banyak pelukan, ciuman, dan berpegangan tangan sebanyak mungkin agar ia tidak merasa sendirian. Pastikan ia tahu Moms akan terus ada di sisinya, tidak akan pernah meninggalkannya, dan terus membantu Si Kecil menemukan mainannya sekuat tenaga.

Mungkin akan dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk ia bisa kembali riang dan ceria. Yang paling penting, berikan afeksi dan atensi berupa kasih sayang sepenuhnya pada anak saat dia kehilangan mainannya.

Oh iya, apakah Moms punya cara ampuh untuk menenangkan balita saat mainannya hilang dan ia menangis? Jangan ragu share cerita Moms di kolom komentar ya...

(WA)

Sumber : communitytable.parade.com, smartparents.sg

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.