Kesehatan

KESEHATAN
30 Desember 2020

Berikut Ini Manfaat Lengkuas Bagi Pria yang Dads Wajib Tahu!

Tak hanya bisa jadi bumbu penyedap masakan, lengkuas ternyata juga baik untuk kesuburan pria!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mungkin selama ini Moms dan Dads mengenal akar lengkuas sebagai bumbu dapur belaka. Namun, ini adalah bumbu asli Asia Selatan dan memiliki keterkaitan erat dengan jahe dan kunyit dan telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan tradisional Tiongkok selama berabad-abad.

Kata lengkuas mengacu pada akar beberapa tumbuhan dari keluarga Zingiberaceae. Sama halnya dengan jahe dan kunyit, lengkuas dapat dimakan langsung atau dimasak dan dicampurkan ke dalam makanan. Tak hanya di Indonesia, lengkuas adalah bumbu dapur yang populer untuk banyak masakan Cina, Malaysia, dan Thailand. Lengkuas memiliki rasa jeruk yang tajam, dan rasa seperti pinus dan digunakan sebagai penyedap makanan.

Bumbu ini juga digunakan untuk menyembuhkan penyakit tertentu, karena ia memiliki sifat yang mampu melawan infeksi, mengurangi peradangan, melawan kanker, bahkan meningkatkan kesuburan pria lho! Yuk simak ulasan mengenai manfaat lengkuas bagi pria dan kesehatan secara umum berikut ini!

Baca Juga: 11 Makanan untuk Kesuburan Pria, Yuk Dads Konsumsi!

Manfaat Lengkuas bagi Pria dan Kesehatan Secara Umum

Manfaat Lengkuas bagi Pria dan Kesehatan Secara Umum

Foto: Orami Photo Stock

Apa saja sih manfaat dari lengkuas? Daripada semakin penasaran, mari simak ulasannya berikut ini!

1. Manfaat Lengkuas untuk Pria

Lengkuas bisa sangat bermanfaat bagi pria karena ia mampu meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Tak seperti afrodisiak atau suplemen kesuburan lainnya, lengkuas aman dan tidak beracun.

Dalam sebuah penelitian pada tikus, selama 56 hari pengobatan dengan rimpang lengkuas, tingkat jumlah sperma dan motilitasnya terbukti meningkat.

Peningkatan kepadatan dan motilitas sperma pada cauda epididimis (tempat penyimpanan sperma dewasa) dapat mempengaruhi pembuahan. Sehingga bagi pasangan yang hendak memiliki momongan, kemungkinan sang istri bisa hamil menjadi lebih besar.

Mengutip Iranian Journal of Reproductive Medicine, lengkuas mempengaruhi produksi protein melalui ekspresi gen terkait yang terlibat dalam spermatogenesis. Oleh karena itu, ia dapat digunakan dalam obat-obatan untuk meningkatkan kesuburan pria. Dengan begini, sangat mungkin ke depannya lengkuas akan semakin dimanfaatkan untuk pengobatan herbal, terkait untuk meningkatkan kesuburan pria.

2. Lengkuas Kaya akan Antioksidan

Akar lengkuas adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Dengan begini, maka akan membantu melawan penyakit dan melindungi sel dari radikal bebas yang merusak. Lengkuas sangat kaya akan polifenol, sekelompok antioksidan yang terkait dengan manfaat kesehatan, seperti meningkatkan daya ingat dan menurunkan gula darah dan kadar kolesterol LDL.

Polifenol di dalam lengkuas juga dianggap melindungi dari penurunan mental, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Baik jahe dan kunyit yang merupakan dua kerabat dekat dari akar lengkuas juga kaya akan polifenol dan telah dikaitkan dengan manfaat ini. Namun, belum ada penelitian yang secara langsung mengaitkan akar lengkuas dengan efek ini, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian sebelum kesimpulan yang kuat dapat ditarik.

3. Melindungi dari Kanker Tertentu

Akar lengkuas dapat membantu melindungi tubuh dari jenis kanker tertentu. Sebuah studi menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam akar lengkuas, yang dikenal sebagai galangin, dapat membunuh sel kanker atau mencegahnya menyebar ke area tubuh lain.

Lebih khusus lagi, satu penelitian yang dipublikasikan Journal of Experimental Biology and Medicine, menyoroti kemampuan rempah ini untuk membunuh dua jenis sel kanker usus besar manusia.

Studi lain menunjukkan bahwa lengkuas mungkin bisa melawan sel kanker payudara, saluran empedu, kulit, dan hati. Meski begitu, temuan ini tidak selalu berlaku untuk manusia. Masih diperlukan lebih banyak bukti ilmiah untuk menguatkan dugaan ini.

Baca Juga: Jenis Terapi Kesuburan untuk Pria yang Direkomendasikan oleh Dokter

4. Melawan Peradangan dan Nyeri

Akar lengkuas nyatanya juga dapat mengurangi peradangan penyebab penyakit. Ini karena lengkuas mengandung HMP, yakni semacam fitokimia alami yang menurut penelitian memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Tak hanya itu, tanaman dari keluarga Zingiberaceae, termasuk lengkuas, tampaknya sedikit mengurangi rasa sakit, yakni gejala umum saat terjadi peradangan.

Misalnya, dalam satu studi yang dipublikasikan Journal of Arthritis and Rheumatism selama 6 minggu pada 261 orang dengan osteoartritis lutut, 63 persen dari mereka yang mengonsumsi ekstrak jahe dan lengkuas setiap hari melaporkan pengurangan nyeri lutut saat berdiri, dibandingkan dengan 50 persen dari mereka yang tidak mengonsumsi lengkuas.

5. Dapat Melindungi dari Infeksi

Essential oil yang diekstrak dari akar lengkuas juga diduga mampu melawan berbagai mikroorganisme. Dengan demikian, lengkuas dapat memperpanjang umur simpan makanan tertentu. Selain itu, menambahkan akar lengkuas segar ke resep dapat mengurangi risiko vibriosis, yakni infeksi yang disebabkan oleh makan kerang yang kurang matang.

Tak berhenti sampai di situ, sebuah penelitian dari Indian Journal of Pharmaceutical Science menunjukkan bahwa akar lengkuas dapat membunuh bakteri berbahaya, termasuk E. coli, Staphylococcus aureus, dan Salmonella typhi, meskipun efektivitasnya tampaknya bervariasi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa akar lengkuas dapat melindungi dari jamur, ragi, dan parasit.

6. Mungkin Memiliki Sifat Antidiabetik

Menurut penelitian pada hewan tahun 2015 yang dipublikasikan di Journal of Research in Ayurveda, ekstrak metanol lengkuas menunjukkan potensi antidiabetes. Bagian udara lengkuas dapat merangsang regenerasi sel beta penghasil insulin di pankreas. Pemberian ekstrak lengkuas ke tikus diabetes menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, meningkatkan metabolisme lipid dan mencegah komplikasi diabetes.

Ekstrak lengkuas ditemukan dapat menghambat metabolisme karbohidrat, meminimalkan lonjakan glukosa darah setelah makan. Aktivitas pengendalian glukosa setara dengan obat antidiabetes sintetis.

Karena aktivitas antioksidannya, tanaman herbal ini dapat melindungi hati dan pankreas dari stres dan kerusakan oksidatif. Polifenol, alkaloid, triterpenoid, steroid, dan karbohidrat dalam lengkuas diduga bertanggung jawab atas aktivitas ini. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian di bidang ini untuk memahami manfaat ini bagi manusia.

Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Masalah Kesuburan Pria Berikut Ini Yuk, Moms

Bagaimana Jika Lengkuas Dibandingkan dengan Jahe dan Kunyit?

Bagaimana Jika Dibandingkan dengan Jahe dan Kunyit

Foto: tribunnews.com

Lengkuas memiliki kaitan erat dengan jahe dan kunyit, dan ketiga bumbu dapur ini dapat digunakan segar atau dikeringkan untuk menambah rasa pada hidangan. Jahe menawarkan rasa yang segar, manis namun pedas, sedangkan rasa lengkuas lebih tajam, dan lebih pedas. Sementara kunyit memiliki rasa yang paling tajam dan pahit dari ketiganya.

Penelitian mengaitkan ketiga rempah tersebut dengan manfaat kesehatan yang serupa. Seperti akar lengkuas, jahe dan kunyit kaya akan antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi kekakuan dan nyeri sendi. Terlebih lagi, ketiga rempah tersebut mengandung senyawa yang dapat mencegah atau memerangi berbagai bentuk kanker.

Meski demikian, akar lengkuas adalah satu-satunya dari tiga akar yang terbukti berpotensi meningkatkan kesuburan pria. Sebaliknya, jahe memiliki kemampuan anti-mual dan pengosongan perut yang belum diimbangi dengan akar lengkuas atau kunyit.

Jahe dan kunyit telah dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung, pencegahan kehilangan memori, dan perlindungan terhadap hilangnya fungsi otak terkait usia. Karena kemiripannya, akar lengkuas mungkin menawarkan manfaat yang sebanding.

Baca Juga: 12 Bumbu Masak Khas Indonesia yang Moms Wajib Tahu

Cara Menyimpan dan Menggunakan Lengkuas

Cara Menyimpan dan Menggunakan Lengkuas

Foto: healthyhildegard.com

Untuk menyimpan lengkuas, Moms bisa membungkus akar lengkuas dengan kain lembab dan bersih. Kemudian, bungkus dengan kantong plastik. Moms juga bisa menyimpan lengkuas dengan cara ini di lemari es untuk waktu yang lama. Jika untuk penyimpanan yang lama, Moms mungkin harus mengganti kain lembab untuk mencegah serangan jamur.

Akar lengkuas bisa membeku hingga tiga bulan tanpa terkelupas. Itu bisa dibekukan tanpa kehilangan rasa apa pun. Potong akar yang belum dikupas menjadi irisan setebal 5 cm , bungkus dengan plastik, dan bekukan.

Berbeda dengan jahe, lengkuas tidak perlu dikupas. Bilas akar dengan air dingin, gosok kotoran yang menempel, dan keringkan. Saat membeli lengkuas, periksa varian yang lebih muda. Jika akarnya memiliki kulit yang mengkilap dan bening dengan warna krem ​​persik, bagian ini bisa dimakan mentah.

Bisakah Lengkuas Sebabkan Efek Samping?

Bisakah Lengkuas Sebabkan Efek Samping

Foto: hsnstore.com

Akar lengkuas memang telah digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan tradisional Tiongkok selama berabad-abad dan kemungkinan besar aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang biasanya ditemukan dalam makanan. Namun, informasi mengenai dosis aman atau potensi efek samping dari mengonsumsinya dalam jumlah yang lebih besar masih terbatas, seperti yang ditemukan dalam suplemen.

Satu penelitian pada hewan mengamati bahwa dosis 909 mg per pon (2.000 mg per kg) berat badan mengakibatkan efek samping yang serius, termasuk penurunan tingkat energi, kurang nafsu makan, buang air kecil berlebihan, diare, koma, dan bahkan kematian. Namun efek samping ini tidak ada pada dosis yang jauh lebih kecil yaitu 136 mg per pon (300 mg per kg) berat badan.

Jadi, konsumsi lengkuas secukupnya saja ya, seperti dengan hanya menjadikannya bumbu pelengkap dalam masakan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait