Newborn

NEWBORN
15 Agustus 2017

Mengenal ASI Eksklusif dengan Eping

Exclusive pumping, memberi ASI tanpa menyusui langsung
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh (fitria.rahmadianti)

Menyusui langsung atau direct breastfeeding sebenarnya lebih dianjurkan karena salah satu manfaatnya adalah dapat meningkatkan bonding antara ibu dan bayi. Namun, ada beberapa pertimbangan yang menyebabkan menyusui langsung sulit diterapkan, sehingga Mama lebih memilih memompa ASI secara eksklusif atau exclusive pumping (eping).

Bayi lahir prematur dan/atau bayi sakit berat merupakan alasan utama bagi Mama untuk memilih memberikan ASI perah dibandingkan dengan menyusui secara langsung. Namun selain itu masih banyak alasan lainnya.

Penyebab Umum Memilih Exclusive Pumping

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Perinatal Education pada tahun 2009, beberapa alasan Mama memerah ASI atau melakukan exclusive pumping selain karena bayi prematur dan sakit berat di antaranya:

  1. Bayi kesulitan melekat maupun menghisap dari payudara. Termasuk masalah bingung puting dan nursing strike.
  2. Mengalami kesulitan menyusui di hari-hari awal setelah melahirkan.
  3. Mama sedang menderita penyakit sehingga tidak bisa menyusui secara langsung.
  4. Mengalami masalah pada payudara seperti nyeri puting (pecah, lecet, berdarah), payudara bengkak, masalah produksi ASI seperti undersupply atau oversupply, hingga mastitis.
  5. Memiliki cadangan ASI perah yang bisa digunakan kapan saja.
  6. Meningkatkan produksi ASI.
  7. Meninggalkan bayi secara rutin/kembali bekerja.
  8. Menstimulasi let down reflex (LDR) atau refleks pengeluaran ASI
  9. Menginginkan bayi diberi ASI oleh orang lain, seperti contohnya dari ayah bayi.
  10. Sebelumnya tidak memiliki pengalaman menyusui.
  11. Membantu mengeluarkan puting yang rata atau datar.
  12. Menakar berapa banyak ASI yang bisa diproduksi oleh Mama sehingga bisa menambah rasa percaya diri Mama.
  13. Malu menyusui di depan orang lain atau di tempat umum. Mama dengan BMI tinggi dan obesitas serta Mama dengan payudara besar berpotensi memerah dibandingkan dengan menyusui secara langsung, mungkin karena merasa cemas jika tubuhnya dilihat oleh orang lain.
  14. Terpengaruh testimonial dan iklan alat pompa di berbagai media serta meningkatnya tren memberi hadiah berupa alat pompa untuk bayi baru lahir, bahkan sejak bayi masih berada dalam kandungan.

Exclusive Pumping (Eping)

Exclusive pumping atau yang biasa disebut eping adalah memberikan ASI secara ekslusif melalui ASI perah, bukan menyusui secara langsung. Penyebab Mama memilih melakukan eping bisa tunggal maupun kombinasi dari beberapa sebab di atas. Mama sangat perlu memahami bahwa manfaat menyusui secara langsung tidak tergantikan dengan memberikan ASI perah. Dengan begitu, alasan Mama memilih melakukan eping seharusnya hanya karena alasan medis dari sisi bayi, Mama, atau keduanya.

WHO sendiri sudah memberikan urutan asupan yang terbaik untuk bayi sejak lahir yaitu:

  1. ASI dari Mama langsung (menyusui langsung)
  2. ASI perah dari Mama kandung
  3. ASI perah dari Mama lain atau ASI donor
  4. Pengganti ASI (PASI) seperti susu formula
  5. Cairan lainnya.

Exclusive Pumping (Eping) Menurut Pendapat Dokter

Menyusui langsung bukan pilihan bagi beberapa Mama. Bagi Mama yang tidak bisa menyusui langsung, exclusive pumping merupakan cara yang bisa dipilih untuk memberikan kebaikan ASI kepada buah hati tercinta tanpa menyusui secara langsung. Bukan hanya itu, tubuh Mama juga merasakan manfaat dari aktivitas menyusui.

Menurut situs website Dr. Sears, menyusui (secara langsung dan eping) mampu mengurangi risiko kanker rahim, kanker payudara, dan kanker ovarium. Termasuk pula mengurangi risiko osteoporosis dan penyembuhan postpartum yang lebih cepat serta beberapa manfaat fisik lainnya dari aktivitas menyusui.

Bagaimana pendapat Mama tentang eping?

Baca juga: Lebih Baik Mana, Pompa ASI Manual atau Elektrik?

(RGW)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait