PARENTING
23 November 2022

Mengenal 21 Huruf Konsonan dan Huruf Spesial di Dalamnya

Tahukah Moms kalau ada 4 gabungan konsonan dalam Bahasa Indonesia? Simak ulasannya berikut ini, yuk!
Mengenal 21 Huruf Konsonan dan Huruf Spesial di Dalamnya

Dalam Bahasa Indonesia, huruf konsonan dan huruf vokal merupakan jenis huruf yang paling banyak digunakan.

Selain 2 jenis huruf tersebut, ada pula gabungan huruf vokal, gabungan huruf konsonan, huruf diftong, huruf miring, dan huruf tebal.

Kalau dilihat dari jumlahnya, huruf konsonan memiliki jumlah yang jauh lebih banyak ketimbang jenis huruf lainnya.

Bahkan, gabungan huruf ini juga hampir sama jumlahnya dengan gabungan huruf vokal.

Kali ini kita akan mengenal lebih dekat tentang huruf konsonan dan penggunaannya.

Yuk, simak ulasannya di bawah ini Moms!

Baca Juga: 10 Sumber Bunyi Tradisional, Lengkap dengan Sejarah dan Frekuensinya

Pengertian Huruf Konsonan

Huruf Alfabet

Foto: Huruf Alfabet (Pinterest.com/firstpalette)

Huruf konsonan adalah huruf-huruf dalam rangkaian huruf alfabet yang tidak bervokal. Huruf ini disebut juga sebagai huruf mati.

Disebut huruf mati karena udara yang keluar dari paru-paru terhalang di area mulut.

Menurut EYD V Kemendikbud, konsonan berjumlah 21 huruf, yaitu b, c, d, f, g, h, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, v, w, x, y, z.

Semua huruf tersebut bisa ditempatkan di awal, tengah, maupun akhir kata, kecuali huruf C.

Huruf C hanya bisa ditempatkan di awal dan tengah kata saja, dan tidak bisa menjadi akhiran sebuah kata.

Contohnya yaitu kata “cakap” (awal kata) dan “kaca” (tengah kata).

Hingga kini belum ada kata dalam Bahasa Indonesia yang berakhiran huruf C.

Selain huruf C, ada pula beberapa huruf lain yang memiliki kasus istimewa dalam penggunaannya yaitu huruf Q dan X.

Pada dasarnya, kedua huruf ini khusus digunakan untuk nama orang dan keperluan di bidang tertentu.

Contoh penggunaan untuk nama orang yaitu Qamar, Qaidhar, Vexia, Xabiru, Xenon, dan Max.

Lantas bagaimana cara pengucapan huruf tersebut berdasarkan penempatannya?

Huruf X yang terletak di awal kata dibaca seperti bunyi [s]. Contohnya, nama Xabiru dibaca menjadi [sa.bi.ru].

Apabila posisinya ada di tengah atau di akhir kata, maka pengucapannya seperti bunyi [ks].

Contohnya, nama Vexia dibaca menjadi [ve.ksi.a] atau [veksia], sedangkan nama Max dibaca menjadi [meks].

Baca Juga: Kenali Penjelasan tentang Konversi Bilangan dan Sistem Bilangan

Adapun pengucapan huruf Q di awal kata dibaca seperti huruf K. Misalnya, nama Qamar dibaca [ka.mar] atau [ko.mar].

Selain huruf Q dan X, ada pula huruf konsonan lainnya yang ketika dibaca menghasilkan bunyi yang sama, yaitu huruf F dan V.

Dalam Bahasa Indonesia, kedua huruf ini terdengar sama ketika diucapkan, meskipun penulisannya berbeda.

Lain halnya dengan pengucapan dalam Bahasa Inggris dimana huruf V terdengar lebih tebal ketimbang huruf F.

Contoh pengaplikasiannya yaitu pada kata “fakir” dan “variasi”. Bunyi huruf F dan V pada kedua kata tersebut terdengar sama kan Moms?

Hal ini berbeda dengan kata “familiar” dan “valid” dalam Bahasa Inggris. Pengucapan huruf V pada kata “valid” terdengar lebih berat, bahkan menyerupai bunyi [w].

Sebenarnya penekanan bunyi huruf dalam Bahasa Indonesia ada pada huruf Y yang posisinya di akhir kata.

Contohnya pada kata “alay”. Alih-alih diucapkan seperti [a.la.i], kata ini justru diucapkan dengan bunyi [a.lay].

Penekanan bunyi [y] di akhir kata terdengar lebih jelas ketimbang yang posisinya di awal atau tengah seperti kata “yakin” dan ”payung”.

Huruf Konsonan Gabungan

Ilustrani Anak Belajar Membaca

Foto: Ilustrani Anak Belajar Membaca (Orami Photo Stocks)

Selain berdiri sendiri, ada pula huruf konsonan gabungan yang terdiri dari 2 konsonan dan menghasilkan bunyi tertentu.

Ada 4 macam huruf gabungan konsonan, yaitu kh, ng, ny, dan sy.

Berikut ini contoh kata yang mengandung gabungan konsonan, yaitu:

  • Gabungan kh : khusus (awal), akhir (tengah), tarikh (akhir)
  • Gabungan ng : ngarai (awal), bangun (tengah), senang (akhir)
  • Gabungan ny : nyata (awal), banyak (tengah), - (tidak ada kata yang berakhiran [ny])
  • Gabungan sy : syarat (awal), musyawarah (tengah), arasy (akhir)

Meskipun secara penulisan konsonan ini terdiri dari 2 huruf, namun pada pelafalannya hanya menghasilkan 1 bunyi konsonan saja.

Misalnya, gabungan konsonan kh diucapkan seperti bunyi [k] atau [h] tergantung penempatannya.

Kalau penempatannya di awal dan akhir seperti kata “khusus” dan “tarikh” maka gabungan konsonan kh diucapkan seperti huruf [k].

Sementara, jika berada di tengah kata maka dibaca seperti [h]. Contohnya, kata “akhir” dibaca menjadi [a.hir].

Selanjutnya, gabungan huruf konsonan ny hanya bisa ditempatkan pada posisi awal dan tengah kata saja.

Sejauh ini belum ada kata dalam Bahasa Indonesia yang berakhiran dengan huruf ny.

Pengucapan ny, ng, dan sy juga menghasilkan bunyi yang sama untuk semua penempatan, baik itu di awal, tengah, ataupun akhir.

Baca Juga: Cara Menghitung Penjumlahan Bilangan Bulat dengan Mudah

Contoh Huruf Konsonan

Ilustrani Anak Belajar Membaca

Foto: Ilustrani Anak Belajar Membaca (greatschools.org)

Berikut ini contoh penggunaan huruf konsonan dalam Bahasa Indonesia sesuai penempatannya.

B : berani, kebal, kebab

C : cicak, kancing, -

D : duduk, ada, akad

F : fitrah, kafir, maaf

G : gebrak, pagar, mug

H : hujan, mahir, lemah

J : jerapah, manja, mikraj

K : kelapa, paksa, politik

L : lupa, malang, akal

M : minum, kami, diam

N : nanas, tanah, daun

P : pisang, apa, pengap

Q : Qamar, iqra, Benuaq

R : rasa, perih, memar

S : suka, masak, nanas

T : tidur, mata, tamat

V : Vexia, lava, molotov

W : wangi, mawar, takraw

X : Xabiru, Marxisme, Max

Y : yakin, buyar, alay

Z : zakat, lazim, juz

Adapun contoh gabungan huruf konsonan diantaranya:

KH : khusus, akhir, tarikh

NG : ngarai, mengapa, barang

NY : nyata, banyak, -

SY : syarat, musyawarah, arasy

Itu dia beragam huruf konsonan untuk diajarkan pada Si Kecil, Moms!

  • https://ejaan.kemdikbud.go.id/eyd/penggunaan-huruf/huruf-konsonan
  • https://ejaan.kemdikbud.go.id/eyd/penggunaan-huruf/gabungan-huruf-konsonan
  • https://ejaan.kemdikbud.go.id/eyd/penggunaan-huruf/gabungan-huruf-vokal