24 Maret 2022

Mengenal Immersive Learning, Metode Pembelajaran Online dengan Visual yang Menarik!

Belajar bahasa jadi lebih praktis dan bisa dilakukan kapan saja!

Di masa pandemi ini, kegiatan belajar mengajar sekolah maupun kursus diganti dengan pembelajaran online.

Pembelajaran online memang tidak mudah dan seringkali diikuti dengan beberapa kendala. Salah satunya adalah anak mengalami kesulitan untuk memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru.

Rasa bosan dengan metode atau cara penyampaian materi pelajaran seringkali membuat pembelajaran online kurang diminati.

Namun, seiring berjalannya waktu, muncul salah satu inovasi pendukung pembelajaran online yang lebih efektif, yaitu immersive learning.

Lalu, apa itu immersive learning? Dan bagaimana penerapannya? Mari simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini, Moms!

Baca Juga: Rekomendasi Aksesori Meja Belajar agar Anak Makin Semangat Belajar

Apa Itu Immersive Learning?

anak belajar online (1)
Foto: anak belajar online (1) (freepik.com)

Foto: freepik.com

Immersive learning adalah metode pembelajaran online yang memanfaatkan teknologi seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), dan mixed reality (MR) untuk memfasilitasi pembelajaran.

Proses immersive learning juga berfokus pada observasi verbal dan gerakan non-verbal yang didukung dengan metode visual.

Jadi, aktivitas sesi pembelajaran akan melibatkan gambar, suara, video, atau simbol untuk membuat anak lebih aktif belajar di dalam kelasnya, Moms.

Dengan cara ini, Si Kecil akan merasakan terciptanya rasa kehadiran guru dalam proses pembelajaran sehingga tidak membosankan dan tentunya menjadi lebih paham.

Baca Juga: 3 Tips agar Anak Fokus Belajar di Rumah, Yuk Coba!

Metode immersive learning biasanya digunakan sebagai pembelajaran kelas bahasa.

Metode pembelajaran ini membantu membuat kosa kata atau kalimat bahasa asing dikenalkan dengan memberi gambaran secara langsung dalam bentuk visual atau audio sehingga lebih mudah dipahami.

Interaksi antara guru native dan murid juga diharapkan bisa membuat suasana kelas berjalan menyenangkan dan hasil belajar yang didapat lebih optimal.

Umumnya, pembelajaran immersive learning menggunakan satu atau lebih teknologi berikut:

  • Virtual Reality (VR)

Teknologi pembelajaran yang mampu menciptakan simulasi sehingga mirip seperti dunia nyata.

  • Augmented Reality (AR)

Media pembelajaran digital yang memungkinkan pengguna untuk melihat obyek-obyek 2D atau 3D yang diproyeksikan terhadap dunia nyata.

  • Mixed Reality (MR)

Penggabungan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) untuk menciptakan lingkungan di mana objek fisik dan virtual dapat berinteraksi secara real-time.

Baca Juga: Mengapa Penting untuk Mengajarkan Anak Bahasa Asing Sejak Dini?

Cara Menerapkan Immersive Learning pada Anak

anak belajar
Foto: anak belajar (freepik.com)

Foto: freepik.com

Mengenalkan metode pembelajaran online kepada Si Kecil memang membutuhkan waktu yang bertahap. Sebab, kegiatan ini tentu menjadi hal baru.

Oleh karena itu, sebagai orang tua penting mengetahui cara menerapkan immersive learning pada anak agar lebih efektif, seperti:

1. Beri Pemahaman

Cara menerapkan immersive learning pada anak yang pertama adalah kenalkan dan beri pemahaman.

Moms harus menjelaskan dengan baik seberapa pentingnya mempelajari berbagai ilmu tersebut kepada anak, karena dengan mengetahui alasan yang tepat mengapa anak harus belajar, maka ia akan tertarik.

Jangan terburu-buru saat ingin memberikan pemahaman pada anak. Cobalah untuk mencari waktu yang tepat.

Jangan memberikan pemahaman saat Si Kecil sedang sibuk dengan sesuatu.

2. Buat Jadwal Teratur

Ajak Si Kecil untuk mematuhi jadwal belajar yang telah ditetapkan, guna meningkatkan kedisiplinan dan membentuk kebiasaan baik.

Tapi, jangan memaksa jika anak terlihat lelah, sebab hal ini akan membuat anak kehilangan minat untuk belajar.

Maka, istirahat sejenak untuk mengembalikan keceriaannya, kemudian ajak kembali melanjutkan aktivitas belajar yang tertunda.

Baca Juga: Buat Anak Tumbuh Cerdas dengan 3 Faktor Penting Ini!

3. Beri Dukungan Positif

Ketika Si Kecil telah menyelesaikan tugas atau menyelesaikan kelas, berilah mereka pujian atau penghargaan kecil sehingga dapat membantu mempertahankan motivasinya. 

Selain itu, coba selipkan juga snack time atau waktu bermain di sela pembelajaran. Atau Moms bisa jadikan ini sebagai penghargaan untuk Si Kecil yang berhasil mengikuti pembelajaran dengan baik.

4. Selingi dengan Aktivitas yang Menyenangkan

Agar tidak membosankan, selalu siapkan aktivitas yang menyenangkan bersama anak.

Aktivitas ini dapat pula menjadi hadiah ketika anak menyelesaikan sebuah tugas atau materi.

Moms bisa berikan waktu untuk bermain video game atau menonton film.

Jangan lupa untuk mengajak anak beraktivitas fisik dan berolahraga selama berkegiatan di rumah juga ya.

5. Pilih Platform Immersive Learning yang Terpercaya

Saat ini banyak platform yang menyediakan immersive learning sebagai kelas bahasa dan sering kali menawarkan harga rendah.

Namun, Moms jangan mudah tergiur dengan harga tersebut karena belum terjamin kualitas pembelajarannya.

Saat memilih tempat kelas bahasa, pastikan bahwa harga yang Moms bayarkan memang setimpal dengan hasil yang ingin didapatkan.

Untuk melihat kualitas metode pembelajaran hingga kompetensi para gurunya, pilih tempat yang menyediakan kelas demo gratis, dan melihat bagaimana sang pengajar menyampaikan materinya.

Baca Juga: 5 Ide Stimulasi Otak Bayi Agar Si Kecil Tumbuh Jadi Anak Pintar

LingoAce, Pembelajaran Online Berbasis Immersive Learning untuk Si Kecil

Untuk mendukung kemampuan berbahasa Si Kecil khususnya bahasa Mandarin dan Inggris, Moms bisa memilih LingoAce.

Dengan metode immersive learning, Si Kecil akan diberikan gambaran kosa kata secara langsung dalam bentuk gambar, musik, dan gerakan sehingga proses menghafalnya lebih cepat.

Kurikulum yang digunakan LingoAce adalah kurikulum yang digunakan di Singapura dan Tiongkok, sehingga anak-anak bisa dipersiapkan dengan kurikulum yang terbaik.

Di LingoAce Indonesia, kalian bisa memilih dua kurikulum yang sudah dipersiapkan secara khusus; International Program dan Singapore Program.

Kedua program ini memiliki tujuan belajar dan digunakan pada karakteristik anak yang berbeda.

International Program adalah untuk anak-anak yan belum pernah belajar bahasa Mandarin sama sekali, sehingga mereka perlu belajar bahasa Mandarin dari nol.

Singapore Program adalah program belajar untuk anak yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman belajar Mandarin sebelumnya.

Moms jangan khawatir, tidak sembarang ahli bahasa Mandarin bisa menjadi guru di LingoAce, lho.

Semua guru di LingoAce adalah native speaker yang sudah mengikuti ujian kemampuan Putonghua dengan nilai minimum “2-A” atau bisa menjawab setidaknya 80% dari soal dengan benar.

Mereka pun lulusan dari universitas-universitas terbaik di seluruh dunia dan sudah melewati banyak pelatihan juga.

Menariknya, untuk mengetahui kemampuan dan melihat kecocokan anak belajar di LingoAce, Moms bisa mengikuti kelas free trial.

Moms tidak akan dikenakan biaya apa pun dan bahkan Si Kecil juga akan mendapatkan laporan yang dibuat khusus tentang kemampuan bahasa Mandarinnya. Menarik, bukan?

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera daftarkan Si Kecil di LingoAce!

(ADV)

  • https://roundtablelearning.com/immersive-learning-what-it-is-and-how-to-use-it/
  • https://www.cognita.com/thought-leadership/the-benefits-of-creating-immersive-learning-environments-for-our-students/#:~:text=By%20providing%20a%20culture%20of,and%20cultivating%20sustained%20shared%20thinking.
  • https://elearningindustry.com/everything-need-know-about-immersive-learning

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.