02 Oktober 2017

Nyaman Berbatik di Sekolah

Yang harus diperhatikan saat memilih batik untuk si kecil sekolah

Batik bukan lagi pakaian favorit para Mama kala ke kantor, para Papa ketika ke undangan pernikahan, atau pakaian resmi kenegaraan para pejabat. Euforia batik sudah melintasi berbagai kalangan dan usia. Apalagi sejak UNESCO menetapkan bahwa batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia pada 2 Oktober 2009 lalu. Praktis, semua orang jadi bangga berbatik, termasuk si kecil. Lihat saja butik-butik atau toko pakaian anak di mall, pasti ada beberapa di antaranya yang menjual baju berbahan batik.

Dulu, di sekolah ada satu hari khusus dalam seminggu untuk berseragam batik, biasanya hari Jumat. Dulu kebijakan ini hanya diterapkan untuk anak-anak usia SD dan di atasnya. Nah, sejak euforia batik dan ditetapkannya tanggal 2 Oktober sebagai hari Batik, si kecil yang masih duduk di preschool dan TK pun tak mau kalah dalam berseragam batik. Memang, sih, batiknya tidak seragam, karena pihak sekolah memang tidak menyediakan ‘seragam’ batik untuk anak preschool dan TK. Tapi, hal ini membuktikan betapa batik sudah menjadi bagian dari keseharian kita masyarakat Indonesia, bahkan sejak usia dini.

Apakah si kecil Mama termasuk yang suka berbatik ke sekolahnya? Dan apakah Mama harus membeli sendiri batik untuk ‘seragam’ si kecil? Walau tak ada aturan pasti dalam berbatik ke sekolah, setidaknya pastikan Mama tahu beberapa kriteria dalam memilih batik untuk si kecil, ya. Ini dia beberapa di antaranya:

batik anak
Foto: batik anak
Sumber foto: https://id.pinterest.com/batikmas477/batik-anak/

1. Pilih model yang tidak terlalu rumit

Model pakaian batik untuk anak-anak memang sangat beragam, seperti halnya pakaian batik untuk dewasa. Tapi khusus untuk batik sekolah, pilihlah model sederhana seperti kemeja atau blus. Batik dengan model rumit seperti gaun bertumpuk, berenda, dan semacamnya sebaiknya dikhususkan untuk acara lainnya.

2. Kualitas harus bagus

Memang, sih, bukan hal yang sulit saat ini mencari baju batik untuk anak-anak. Mama tinggal pilih, mau yang harganya hanya puluhan ribu rupiah atau yang ratusan ribu, dengan kualitas bahan yang beragam pula. Tapi, karena si kecil akan menghabiskan waktu yang cukup panjang di sekolah, ditambah lagi dengan aktivitasnya yang banyak, pastikan Mama memilih bahan kain batik yang nyaman dan menyerap keringat, ya!

Baca juga: 3 Tips Hemat Belanja Baju Anak

3. Warna-warni ceria

Soal warna, sebaiknya Mama sesuaikan dengan warna seragam bawahan di sekolahnya. Tapi sebaiknya utamakan memilih warna-warna cerah. Hindari warna hitam, cokelat tua, atau biru tua. Tidak ada alasan khusus untuk pemilihan warna ini, sih, hanya saja warna-warna yang cerah dan terang akan membuat si kecil mudah dikenali dari kejauhan, dan tidak membuatnya ‘tenggelam’ dalam kerumunan. Hal ini juga berlaku pada pemilihan baju sehari-harinya.

Selamat Hari Batik 2 Oktober!

(VAN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.