Scroll untuk melanjutkan membaca

DI ATAS 5 TAHUN
13 November 2022

Serupa tapi Tak Sama, Kenali Beda Anak Speech Delay dan Autis!

Supaya Moms tidak lagi keliru, kenali beda anak speech delay dan autisme
Serupa tapi Tak Sama, Kenali Beda Anak Speech Delay dan Autis!

Banyak orang yang mengatakan bahwa speech delay memiliki kaitan dengan autisme pada anak. Ini karena tak banyak orang yang tahu beda anak speech delay dan autis.

Walaupun sekilas sama dan berhubungan terhadap tumbuh kembang anak, kondisi ini mengarah pada dua hal berbeda dan tentunya pengobatannya pun tidak sama.

Meskipun speech delay sering menjadi ciri khas ASD, tetapi keterlambatan bicara itu sendiri tidak berarti seorang anak menderita autisme.

Faktanya, ada perbedaan utama antara keterlambatan komunikasi yang disebabkan oleh autisme dan jenis gangguan bicara-bahasa lainnya.

Moms dan Dads perlu memahami hal ini lebih baik. Informasi ini dianggap penting agar Moms dapat menemukan perawatan yang tepat dan tidak muncul praduga buruk pada anak.

Namun, apa saja perbedaan dari speech delay dan autisme?

Baca Juga: 3 Cara Menenangkan Anak dengan Autisme saat Sedang Tantrum

Beda Anak Speech Delay dan Autis

Keluarga

Foto: Keluarga (claremurthy.com)

Setiap anak berkembang dengan kecepatannya masing-masing. Akan tetapi, tak sedikit anak yang mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembangnya, misalnya speech delay.

Keterlambatan berbicara ini merupakan masalah perkembangan umum yang mempengaruhi sekitar 10 anak-anak yang belum menginjak bangku sekolah.

Anak yang mengalami keterlambatan berbicara kerap kali diduga juga mengidap autisme. Ini karena keduanya menimbulkan gejala yang hampir serupa, yakni masalah dalam berkomunikasi.

Padahal bila Moms dan Dads kembali lagi memahami definisinya, keduanya adalah hal yang berbeda.

Perlu diketahui bahwa autisme adalah gangguan perkembangan otak yang membuat dapat mempengaruhi kemampuan anak dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan berperilaku.

Supaya tidak lagi dianggap sama, mari pahami satu per satu perbedaannya.

Baca juga: 5 Terapi Wajib Balita Speech Delay Usia 2 Tahun, Catat!

Masalah Berkomunikasi

Beda anak speech delay dan autis bisa dilihat dari gejala ini.

Anak yang keterlambatan berbicara tidak dapat mengucapkan kata sederhana, seperti "Mama" atau "Papa" dengan jelas di usia 12 hingga 15 bulan.

Mereka sulit memahami untuk berbicara dalam kalimat pendek pada usia 3 tahun, dan tidak mampu menyampaikan sebuah cerita sederhana pada usia 4-5 tahun.

Sementara anak autisme bisa mengucapkan kata "Mama", "Papa" atau kata lainnya, tapi tidak bisa menggunakannya untuk berkomunikasi.

Mereka cenderung mengulang kata-kata tertentu untuk dirinya sendiri.

Pada beberapa kasus, anak dengan autisme bisa saja mengalami speech delay, seperti dilansir dari Mayo Clinic.

Akan tetapi, hal ini tidak menunjukkan jika anak yang mengalami keterlambatan berbicara itu mengidap autisme.

Baca Juga: 3 Tips Traveling dengan Anak Autisme Menaiki Pesawat

Bentuk Komunikasi

Mengajarkan Anak Berbicara (Orami Photo Stocks)

Foto: Mengajarkan Anak Berbicara (Orami Photo Stocks) (Orami Photo Stock)

Anak dengan speech delay biasanya berkomunikasi dengan menggunakan tubuh mereka.

Seperti menunjuk benda yang ingin ia mainkan, mengangguk, atau menggelengkan kepala.

Beda dengan anak autisme, mereka kerap kali melakukan gerakan berulang yang tidak ada tujuannya.

Gerakannya ini seperti suka memukul tubuh atau menjentikkan jari.

Baca Juga: Anak Terlambat Bicara: Gejala, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Rasa Minat pada Suatu Hal

Kemudian, beda anak speech delay dan autis yang bisa Moms dan Dads perhatikan adalah cara mereka menunjukkan minat pada suatu hal.

Anak yang terlambat bicara, lebih tertarik dengan hal-hal yang dilakukan orang lain. Bahkan terkadang, mereka juga menirunya.

Lain hal dengan anak autisme, mereka kadang menaruh minat dan perhatian pada sesuatu yang mungkin tidak membuat orang tertarik dan tidak menirukan orang di sekitarnya.

Biasanya mereka menyukai hal-hal yang sifatnya mendetail, seperti lebih menyukai roda mobil ketimbang mobilnya secara utuh.

Respons Terhadap Reaksi

Anak Bermain Bersama (Orami Photo Stocks)

Foto: Anak Bermain Bersama (Orami Photo Stocks)

Ketika Moms memanggil nama anak yang mengalami speech delay, mereka bisa menoleh, menghampiri, atau mengangguk tersenyum.

Hal berbeda ditunjukkan oleh anak autisme, kerap kali mereka jarang merespons ketika namanya disebut.

Interaksi dengan Orang Lain

Anak-anak cenderung lebih suka ditemani oleh orang yang disukainya.

Hal ini ditunjukkan oleh anak dengan speech delay, umumnya mereka akan sedih atau cemas bila ditinggal sendiri.

Beda dengan anak autisme, ini karena mereka lebih suka menyendiri dan kesulitan untuk melakukan aktivitas berkelompok.

Penyebab Mendasar

Selain melihat bagaimana perilaku dan kemampuan berkomunikasi, beda anak speech delay dan autis juga bisa dilihat dari penyebab yang mendasarinya.

Keterlambatan berbicara biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

Kondisi frenulum pendek yang membatasi gerakan lidah mereka dalam berbicara juga berpengaruh.

Hal tersebut tidak menjadi penyebab pada anak autis, karena sebagian besar tidak diketahui secara pasti.

Faktor genetik dan lingkungan diduga memainkan peran terhadap perkembangan otak anak autisme.

Baca Juga: 3 Kelebihan Anak Terlambat Bicara, Memiliki Kreativitas Tinggi

Penanganan Anak Speech Delay dan Autisme

Dads dan Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Foto: Dads dan Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Moms dan Dads sudah paham apa saja beda anak speech delay dan autis?

Nah, dengan memahami hal tersebut, Moms dan Dads dapat mudah untuk mengasuh Si Kecil dan meminta perawatan yang tepat.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka yang berkebutuhan khusus ini.

Anak dengan speech delay menjalani pengobatan berdasarkan penyebab yang mendasarinya yang mungkin melibatkan prosedur operasi.

Perawatannya juga meliputi latihan berbicara dengan dokter spesialis dan konseling dengan psikolog anak jika memang dibutuhkan.

Sementara anak autisme, perawatannya meliputi penggunaan obat-obatan untuk membantu meredakan gejalanya.

Kemudian, mereka juga direkomendasikan untuk mengikuti terapi untuk anak autisme, di antaranya:

Baca Juga: Anak Terlambat Bicara, Ketahui Gejala dan Langkah Penanganan yang Diperlukan

Nah, itu dia informasi mengenai beda anak speech delay dan autis yang bisa perlu ketahui.

Perlu diingat tak selamanya terlambat berbicara atau sulit berkomunikasi pertanda anak mengidap autisme, ya, Moms.

  • https://www.gosh.nhs.uk/conditions-and-treatments/procedures-and-treatments/speech-and-language-development-12-24-months/
  • https://familydoctor.org/condition/speech-and-language-delay/
  • https://kidshealth.org/en/parents/not-talk.html
  • https://www.autismparentingmagazine.com/speech-delay-vs-autism/