03 September 2020

Ayah Gigi Mengamuk karena Penyakit, Ini 4 Penyakit Saraf yang Bisa Mempengaruhi Emosi

Publik dihebohkan dengan viralnya video yang ayah Nagita Slavina, Gideon Tengker.
Ayah Gigi Mengamuk karena Penyakit, Ini 4 Penyakit Saraf yang Bisa Mempengaruhi Emosi

Foto: instagram.com/gideonljtengker, shutterstock.com

Publik dihebohkan dengan viralnya video yang ayah Nagita Slavina , Gideon Tengker, yang mengamuk di media sosial. Dalam video tersebut, Gideon membuat pengumuman bahwa dirinya tak mengizinkan kedua putrinya yakni Nagita dan Caca untuk menggunakan nama Tengker.

"Dengan ini saya Gideon Louis Joan Tengker tidak mengizinkan anak-anak mengunakan nama Nagita Slavina Marianna Tengker dan Alsih Mega Marsha Tengker. Saya juga berhak mengundurkan diri sebagai wali pernikahan mereka berdua," ucap Gideon dalam Instagram Story-nya pada Selasa (2/9/2020).

Menanggapi hal itu, Nagita Slavina bersama sang ibu Rieta Amalia , didampingi Raffi Ahmad membenarkan bahwa orang dalam video tersebut adalah ayahnya.

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Ultah di Hari yang Sama, Begini 5 Keseruannya!

Lebih lanjut, Nagita mengungkapkan bahwa ayahnya mengidap penyakit yang berhubungan dengan otak dan saraf sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar. Meski begitu, Nagita mengakut saat ini belum mengetahui kondisi terbaru sang ayah.

Selain itu, Mama Rieta pun mengatakan bahwa sejak berpisah dengan Gideon, dirinya tak lagi mengetahui secara pasti kondisi mantan suaminya tersebut. Namun, Riet mengungkapkan bahwa Nagita dan Caca kerap menghubungi Gideon melalui telepon.

Kondisi yang diderita Gideon mengharuskannya untuk selalu minum obat secara teratur. Dan jika berhenti, maka penyakitnya akan kambuh. Menurut pengakuan Nagita, selama berbulan-bulan ini ayahnya tidak rutin meminum obat sehingga emosi dan berperilaku di luar kendali. Namun demikian, Nagita tidak menjelaskan secara gamblang penyakit apa yang sedang diderita ayahnya.

Penyakit Saraf yang Mampu Mempengaruhi Emosi

Ada banyak jenis penyakit yang diakibatkan oleh saraf otak sehingga berpengaruh pada emosi seseorang seperti yang dialami oleh Gideon Tengker. Berikut beberapa jenis penyakit tersebut.

1. Pseudobulbar Affect (PBA)

ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi
Foto: ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi

Foto: Orami Photo Stocks

Melansir dari jurnal berjudul Prevalence of pseudobulbar affect symptoms and clinical correlates in nursing home residents, Pseudobulbar affect (PBA) merupakan gangguan sistem saraf yang dapat membuat seseorang tertawa, menangis, atau menjadi marah dan tidak bisa mengontrol kapan hal itu terjadi.

Penyakit ini berkaitan dengan suasana hati. Misalnya, ketika Moms merasa bahagia namun malah menangis tanpa henti dan sebaliknya, ketika Moms merasa sedih namun malah tertawa dan tak terkontrol. Biasanya penderita PBA akan merasa malu dan cemas saat berada di depan umum.

Baca Juga: Jangan Marah-Marah Saat Hamil, Ini Akibatnya!

2. Gangguan Konversi

ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi
Foto: ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi (https://flo.health/)

Foto: Orami Photo Stocks

Gangguan ini ditandai dengan hilangnya kendali terhadap fungsi saraf pusat. Meski begitu, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab penyakit tersebut. Namun menurut peneliti, penyakit ini terjadi karena penderita memiliki trauma mental, fisik, atau psikologis.

Biasanya gejala ini muncul ketika terjadi hal-hal menegangkan, teringat trauma emosional, stres, dan trauma fisik hingga perubahan fungsi otak secara struktur, sel dan reaksi lainnya pada tubuh.

3. Kelainan Struktur Otak

ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi
Foto: ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi (Momjunction.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Penyakit ini populer dengan sebutan cognitive emotional behavioural disorder yakni kelainan struktur otak yang membuat penderitanya menjadi mudah emosi dan tak terkontrol.

Kondisi ini dapat diperparah oleh lingkungan tempat tinggal si penderita yang tidak mendukung. Misalnya, mengalami kekerasan rumah tangga atau masa kecil sehingga menimbulkan trauma.

Dan amarah yang tidak dilampiaskan tersebut akan menyebabkan si penderita sakit kepala karena penyempitan pembuluh darah. Lebih lanjut, penyakit ini juga bisa menyebabkan gangguan fisik lainnya akibat gangguan psikis.

Baca Juga: Cara Mempelajari dan Melatih Emosi Batita Agar Tidak Jadi Pemarah

4. Gangguan Kepribadian

ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi
Foto: ayah gigi mengamuk karena penyakit, ini xx penyakit saraf yang bisa mempengaruhi emosi (Talkspace.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Emosi merupakan respons alami manusia saat menghadapi sesuatu. Meski begitu, emosi yang berlebihan bahkan tak terkontrol bisa jadi gejala gangguan kepribadian atau Intermittent Explosive Disorder (IED).

Pengidap IED biasanya akan cepat tersulut emosi oleh hal-hal yang sepele, namun menanggapinya dengan cara yang berlebihan. Umumnya, pengidap IED akan marah tak terkontrol, membanting barang, mengumpat bahkan menjerit-jerit saat merasa emosi.

Penyebab IED pun beragam beberapa diantaranya ialah faktor genetik, kurang tidur, stres, depresi, hingga masalah kesehatan dan gangguan pada saraf.

Itulah empat penyakit yang diakibatkan oleh gangguan saraf sehingga menjadikan seseorang mudah tersulut emosi. Jika Moms merasakan gangguan atau gejala seperti di atas, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter guan mendapat pertolongan dan perawatan yang tepat dan cepat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.