23 Mei 2021

8 Penyebab AC Bocor yang Sering Terjadi

Moms juga perlu tahu lho, agar tidak panik

Tinggal di negara tropis memang seringkali membuat kita mudah berkeringat karena cuaca panas dan cenderung lembap. Jika sudah begini, masuk ke dalam ruangan ber-AC yang dingin tentu menjadi andalannya.

Air Conditioner atau AC kini menjadi salah satu kebutuhan wajib yang perlu ada di setiap rumah. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, AC yang ada di rumah akan mengalami masalah karena berbagai hal.

Salah satu masalah yang paling umum terjadi adalah adalah air menetes dari AC atau AC bocor.

Penyebab AC bocor tersebut pun bermacam-macam, mulai dari kurangnya perawatan hingga pemakaian AC secara konstan.

Lalu apa akibatnya jika AC rumah bocor? Yang jelas, Moms akan mendapatkan “pekerjaan rumah” tambahan, yaitu mengepel lantai dan menyediakan ember di bawah AC untuk menampung tetesan air.

Kita tahu bahwa biasanya Moms selalu mengandalkan Dads dalam urusan perawatan AC. Tapi, jika Dads sedang tidak ada di rumah dan bertugas keluar kota, Moms tentu perlu mengetahui cara merawat dan penyebab AC bocor agar Moms juga bisa paham saat teknisi AC “turun tangan”

Penyebab AC Bocor

Keringat Berlebih saat Hamil, Atasi dengan 6 Tips Jitu ini!
Foto: Keringat Berlebih saat Hamil, Atasi dengan 6 Tips Jitu ini!

Foto: Orami Photo Stock

Menurut situs mitsubishielectric.co.id, penyebab secara spesifik dari AC kotor ada berbagai hal. Simak penyebabnya dan solusinya berikut ini:

1. Filter AC yang Kotor

Penyebab AC kotor yang pertama adalah filter AC yang kotor. Biasanya, Air Conditioner atau AC akan mengeluarkan air sebagai bagian dari proses kerja.

Hal ini terjadi disebabkan oleh proses alami di pipa. AC akan mengalami kondensasi yang disebabkan karena perbedaan suhu yang cukup tinggi di dalam pipa dengan suhu yang ada di luar pipa.

Selain itu, saat filter udara dalam AC kotor, maka kondisi ini akan menghalagi aliran udara dan menyulitkan udara untuk mencapai koil evaporator. Akibatnya kumparan evaporator menjadi terlalu dingin dan membeku.

Saat meleleh, AC akan meneteskan air dalam jumlah berlebih. Inilah yang menjadi penyebab AC bocor

Biasanya kondisi ini terjadi pada AC yang sudah dipakai selama lebih dari 5 tahun karena pembungkus pipa (Armaflex) yang sudah tidak layak digunakan.

Cara mengatasinya:

Untuk menghindari AC bocor karena filter AC yang kotor, Moms dan Dads perlu melakukan perawatan AC secara rutin, setidaknya tiga bulan sekali.

Jika AC bocor, mintalah teknisi untuk memeriksa filter AC. Jika terbukti kotor, bersihkan filter tersebut atau gantilah dengan filter AC yang baru.

Selain itu, cek juga pembungkus pipa atau armaflex. Jika perlu gantilah pembungkus pipa atau armaflex tersebut dengan yang baru. Pastikan armaflex dipasang dengan benar dan terhindar dari celah.

2. Kemiringan AC Kurang Tepat atau Salah Instalasi

Penyebab AC bocor selanjutnya adalah kesalahan instalasi atau sudut kemiringan AC yang kurang tepat.

Biasanya, masalah disebabkan oleh pemasangan yang tidak lurus. AC pun juga perlu dipasang beberapa derajat agak miring ke belakang. Tujuannya agar air bisa mengalir ke luar menuju saluran pembuangan.

Pemasangan Air Conditioner yang tidak benar akan membuat air merembes dan menetes keluar mesin. AC pun bocor karena air tidak tersalurkan keluar menuju saluran pembuangan.

Baca juga: DIY Pengharum Ruangan Home Made

Cara mengatasinya:
Tidak ada cara lain. Moms dan Dads harus melakukan instalasi ulang. Teknisi khusus AC perlu membuka chasing AC, lalu mengatur kembali kemiringan yang sesuai. Tujuannya agar air bisa menetes dan mengalir keluar melalui saluran pembuangan.

3. Debu dan Kotoran yang Menumpuk

Penyebab AC bocor yang paling umum adalah menumpuknya kotoran, debu, dan benda kecil lain yang menyumbat saluran pembuangan.

Kok bisa, debu dan kotoran bisa menjadi penyebab AC bocor? Penumpukkan debu akan membuat air yang seharusnya keluar dari pipa pembuangan, mencari jalur keluar lainnya dalam AC. Karena air keluar tidak melalui jalur yang normal, AC pun jadi bocor.

Selain itu, penumpukan debu yang terlalu lama juga akan menimbulkan pertumbuhan jamur.

Dilansir dari laman mooreheating.com, debu dan jamur yang keluar dari AC dan bercampur dengan partikel lain di udara inilah yang akan memberi masalah baru pada kesehatan keluarga. Sebut saja mulai dari asma atau masalah pernapasan lainnya, hingga alergi seperti batuk alergi atau malah alergi kulit.

Cara mengatasinya:

Hindari dengan rutin melakukan perawatan AC atau service AC. Hapuskan atau hilangkan seluruh kotoran dan debu pada unit AC setidaknya enam bulan sekali.

4. Saluran Pembuangan Air Tersumbat

Penyebab AC bocor selanjutnya juga bisa disebabkan oleh saluran pembuangan air pada AC yang tersumbat. Ada banyak hal yang menjadi penyebab saluran pembuangan air tersebut tersumbat, tapi yang paling sering adalah debu dan kotoran yang melekat di dalam AC.

Umumnya, tetesan air unit AC yang menyala akan dibuang melalui saluran pembuangan. Namun, jika saluran pembuangan penuh atau tersumbat kotoran maka otomatis pembuangan air juga akan terhambat. Akibatnya, tetesan air AC pun keluar melalui unit AC indoor.

Cara mengatasinya:
Pastinya dengan membersihkan saluran pembuangan talang belakang. Teknisi AC akan melepas pipa sambungan di unit indoor. Setelah unit indoor berhasil dilepas, teknisi akan menyemprot talang pada pembuangan air sampai bersih dan seluruh kotoran keluar.

5. Drain Pan yang Rusak atau Berkarat

Fungsi dari drain pan AC adalah menampung air yang menetes dari unit AC yang Moms miliki. Alat ini bisa saja berkarat dan rusak seiring dengan berjalannya waktu.

Biasanya, penyebab AC bocor ini terjadi pada AC yang sudah berusia di atas 10 tahun. Lebih tepatnya pada Air Conditioner yang berusia antara 12 hingga 15 tahun, tergantung dari cara pemakaiannya.

Cara mengatasinya:

Jika drain pan AC rusak dan berkarat, tak ada cara lain selain mengganti drain pan yang baru.

6. Suhu yang terlalu dingin saat menyalakan AC

Penyebab AC bocor yang tak kalah penting adalah pengaturan suhu yang terlalu dingin pada udara dingin saat menyalakan AC.

Kebiasaan ini dapat membuat gulungan evapator membeku. Inilah yang menjadi penyebab kebocoran.

Cara mengatasinya:

Hindari dengan tidak menyalakan Air Conditioner saat suhu berada di bawa 15 derajat celcius.

7. Refrigeran atau Freon yang Bocor

Selain debu dan kotoran yang menyumbat, penyebab AC bocor lain yang sering menjadi masalah adalah freon atau refrigeran yang bocor.

Freon merupakan senyawa kimia atau gas yang digunakan sebagai fluida. Pada unit Air Conditioner, refrigerant atau freon merupakan cairan penting yang menyerap beban pendingin ruangan atau area ruangan lain yang ingin suhu udaranya diatur menjadi lebih dingin.

Ketika freon “bergerak” bersamaan dengan udara di sebuah ruangan, maka ruangan yang awalnya terasa hangat akan dipenuhi oleh udara yang sejuk.

Penanda AC bocor yang disebabkan oleh freon adalah hembusan udara yang menjadi lebih hangat dari biasanya ketika AC dalam kondisi menyala.

Jika freon bocor, gas yang tak berbau ini tentu akan berubah menjadi racun yang lama-kelamaan akan merugikan kesehatan seseorang.

Cara mengatasinya:

Lakukan service AC secara teratur dan cek kondisi freon AC rumah. Mintalah teknisi memeriksa saluran pipa freon dan kadar freon yang ada di AC eksternal.

Tanda AC Bocor Karena Kurang Freon

Turunkan Suhu Ruangan.jpg
Foto: Turunkan Suhu Ruangan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Terkait dengan masalah AC di rumah, salah satu masalah yang sering muncul dan terasa paling awam adalah AC kurang freon. Jika hal ini terjadi, tanda yang paling jelas adalah AC menjadi terasa kurang dingin atau tidak dingin.

Padahal, tidak hanya itu saja. Ada beberapa tanda lain AC kurang freon atau penyebab AC bocor karena kurang freon.

1. Muncul Bunga Es pada Unit AC

AC kurang freon yang kedua adalah adanya bunga es atau munculnya bunga es yang berada di pipa AC atau outdoor AC.

Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya proses pendinginan di dalam AC.

2. Putaran Kipas pada AC Outdoor Tidak Panas

Periksalah suhu di area putaran atau kipas outdoor. Biasanya AC dengan freon yang normal putaran kipas AC outdoor-nya menghasilkan hawa panas.

Jika Moms dan Dads merasakan hawa AC outdoor tidak panas, bisa jadi hal ini adalah tanda AC kurang freon.

3. Indikator Lampu Timer yang Selalu Berkedip

Setiap unit AC memiliki indikator lampu timer pada unit indoor-nya. Perhatikan lampunya. Jika indikator lampu timer berkedip-kedip, bisa jadi ini menandakan ada masalah dengan beberapa komponen elektronik, tekanan freon, atau kompresor pada Air Conditioner yang Moms miliki.

Untuk memastikan AC kurang freon, Moms perlu memanggil teknisi AC agar sang teknisi dapat memeriksa freon dengan alat khusus.

Jangan anggap remeh dan membiarkan freon AC yang kurang hingga benar-benar habis. Kebiasaan ini malah membuat kompresor dari AC outdoor rusak, AC jebol, dan mengurangi usia penggunaan Air Conditioner rumah.

Itulah beberapa penyebab AC bocor yang harus Moms ketahui. Untuk itu, perhatikan cara memakai dan perawatan AC di rumah agar usia pemakaian AC lebih panjang ya, Moms!

  • https://mooreheating.com/air-conditioning-can-make-you-sick-heres-how-to-avoid-it/
  • https://www.mitsubishielectric.co.id/id/artikel/baca/2020/04/27/22/5-penyebab-ac-bocor-dan-solusinya

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.