18 Maret 2020

4 Penyebab Balita Sering Ngompol

Ternyata anak sering ngompol bukan karena malas ke kamar mandi di tengah malam, lho!

Semakin bertambahnya umur Si Kecil, berarti semakin banyak juga hal-hal yang sudah dimengerti olehnya.

Di umur balita, komunikasi dua arah antara anak dan orang tua sudah dapat berjalan lancar dan memiliki pemahaman yang sama.

Umumnya saat anak menginjak usia balita, mereka sudah mengerti dan memahami semua aturan yang diberikan oleh orang tua.

Namun, bukan berarti hidup dengan balita dapat dibilang mudah. Ada saja tingkah atau perbuatan Si Kecil di umur balitanya yang membuat keki, salah satunya mengompol.

Setiap anak pastilah mengalami fase mengompol tengah malam yang membuat para orang tua kerepotan membersihkan sisa ompol pada kasur keesokan harinya.

Meski sudah diberikan aturan untuk segera ke kamar mandi jika hendak pipis, namun sering kali Moms masih mendapati kasur basah di pagi hari.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kebiasaan Mengompol Anak TK

Penyebab Balita Sering Ngompol

Balita sering ngompol memang membuat keki dan menambah kerepotan Moms. Namun, sebenarnya tahukah Moms apa penyebab balita sering ngompol?

1. Deep Sleep

Penyebab Balita Sering Ngompol 1.jpg
Foto: Penyebab Balita Sering Ngompol 1.jpg (https://www.todaysparent.com/wp-content/uploads/2016/05/how-i-finally-got-my-five-year-old-to-stop-wetting-the-bed-960x1280-1024x768.jpg)

Foto: todaysparent.com

Dikutip dari situs Nationwide Childrens bahwa sekitar 15 persen anak mengalami fase mengompol di usia lima tahun.

Umumnya, frekuensi anak laki-laki mengompol dua kali lebih sering dari pada anak perempuan.

Situs Canadian Paediatric Society menjelaskan bahwa balita sering ngompol erat kaitannya dengan deep sleep pada anak.

Saat kantung kemih anak penuh, seringkali anak tidak terbangun untuk pipis.

Beberapa anak juga memiliki kantung kemih yang lebih kecil atau ada juga kondisi dimana urin terproduksi lebih banyak di malam hari.

Jangan hukum anak karena mengompol, karena pada fase ini anak tidak sadar saat mengompol.

2. Hormon Antidiuretic

Penyebab Balita Sering Ngompol 2.jpg
Foto: Penyebab Balita Sering Ngompol 2.jpg (https://www.babycenter.com/ims/2015/10/iStock_000046129308_4x3.jpg.pagespeed.ce.8nfC7BwE97.jpg)

Foto: babycenter.com

Balita sering ngompol dikarenakan tubuhnya belum bisa memproduksi hormon antiduretic (hormon yang diperlukan untuk menahan ngompol) secara berkesinambungan.

“Ada proses biologi yang unik pada anak dimana mereka dapat menghasilkan hormon yang dapat menekan volume urin di malam hari, namun proses ini tidak dapat dilatih atau diperbaiki,” jelas Dr. Heather Wittenberg, pakar tumbuh kembang anak, dikutip dari Scary Mommy. Proses pembentukan hormon ini akan berbeda-beda setiap anak.

Baca Juga: Masih Ngompol? Ini 4 Tips Agar Anak Berhenti Ngompol

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Cairan Sebelum Tidur

Water.jpg
Foto: Water.jpg

Foto: momjunction.com

Balita yang masih sering ngompol juga sering kali disebabkan banyaknya jumlah cairan yang diminum Si Kecil sebelum tidur.

Hindari banyak meminum cairan menjelang jam tidur anak.

Terutama hindari jenis minuman yang dapat membuat produksi urin meningkat, seperti teh dan kopi.

Teh dan kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan produksi urin seseorang.

Pastikan anak jangan minum terlalu banyak menjelang tidur malam.

4. Infeksi Saluran Kemih

balita ngompol
Foto: balita ngompol

Foto: parenting.firstcry.com

Sering kali orang tua tidak menyadari, penyebab balita sering ngompol bisa jadi dikarenakan infeksi saluran kemih pada anak.

Infeksi saluran kemih terjadi karena adanya bakteri yang masuk ke dalam saluran pipis anak.

Ini wajar terjadi jika anak kurang memperhatikan kebersihan area sensitifnya.

Infeksi saluran kemih membuat seseorang memiliki keinginan pipis yang tidak tertahankan sepanjang waktu dan terjadi dalam waktu berdekatan. Segera periksakan Si Kecil ke dokter anak.

Baca Juga: Bagaimana Jika Anak Masih Ngompol di Usia 5 Tahun?

Itulah beberapa penyebab balita sering ngompol yang dapat Moms pelajari. Semoga bermanfaat!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.