Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN
12 Juni 2020

Perbedaan Glukosa Fruktosa, dan Sukrosa

Glukosa, fruktosa dan sukrosa adalah jenis-jenis gula yang memiliki fungsi dan efek berbeda
Perbedaan Glukosa Fruktosa, dan Sukrosa

Foto: istockphoto.com

Punya Efek Berbeda, ini Perbedaan Glukosa, Fruktosa dan Sukrosa

Sukrosa, glukosa dan fruktosa adalah tiga jenis gula yang mengandung jumlah kalori gram yang sama.

Semuanya ditemukan secara alami dalam buah-buahan, sayuran, produk susu dan biji-bijian. Selain itu, ketiga jenis gula itu biasa ditemukan dalam makanan olahan.

Namun dilansir dari World of Molecules, ketiga jenis gula itu memiliki struktur kimia yang berbeda, proses rubuh mencerna dan cara memetabolisme tubuh hingga pengaruhnya pada kesehatan.

Berikut perbedaan antara glukosa, fruktosa dan sukrosa

Glukosa

perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - glukosa.jpg

Foto: perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - glukosa.jpg (news-medical.net)

Foto: news-medical.net

C6H12O6 atau gula sederhana adalah karbohidrat yang paling penting dalam biologi. Sel menggunakannya sebagai sumber energi dan perantara metabolisme. Selain itu, glukosa salah satu produk utama fotosintesis dan memulai respirasi seluler pada prokariota dan eukariota.

D-glukosa dapat tersedia dalam dua bentuk, yakni alfa-D-glukosa dan beta-D-glukosa. Kedua jenis glukosa itu pjn berbeda dalam arah yang ditunjukkan oleh kelompok -H dan -OH pada karbon 1.

Saat molekul alpha-glukosa bergabung untuk membentuk pati polimer secara kimiawi. Lalu, molekul beta-glukosa bergabung untuk membentuk selulosa polimer.

Penyerapan dan Penggunaan Glukosa

Glukosa diserap langsung melintasi lapisan usus kecil ke dalam aliran darah yang mengirimkannya ke sel-sel tubuh.

Penyerapan glukosa ini meningkatkan gula darah lebih cepat daripada gula lain, yang merangsang pelepasan insulin. Karena dilansir oleh healthline.com, insulin diperlukan agar glukosa memasuki sel tubuh.

Setelah masuk ke dalam sel, glukosa digunakan sebagai energi atau diubah menjadi glikogen untuk disimpan di otot atau hati.

Kemudian tubuh akan mengontrol kadar gula darah lebih ketat. Saat kadar gula darah terlalu rendah, glikogen dipecah menjadi glukosa dan dilepaskan ke dalam darah untuk digunakan sebagai energi.

Jika glukosa tidak tersedia, hati dapat membuat gula jenis ini dari bahan bakar lainnya.

Fruktosa

perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - fruktosa.jpg

Foto: perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - fruktosa.jpg (news-medical.net)

Foto: news-medical.net

C6H12O6 atau gula buah, adalah monosakarida sederhana yang ditemukan di banyak tanaman. Sebagian besar fruktosa dapat diproduksi secara komersial dalam bentuk sirup jagung dengan fruktosa tinggi. Fruktosa biasanya digunakan dalam pembuatan makanan, karena murah dan efektif sebagai penyedap dan pengawet makanan.

Penyerapan dan Penggunaan Fruktosa

Seperti glukosa, fruktosa diserap langsung ke dalam aliran darah dari usus kecil. Fruktosa bisa meningkatkan kadar gula darah lebih bertahap daripada glukosa dan tidak memengaruhi kadar insulin.

Meskipun fruktosa tidak meningkatkan gula darah. Tapi, fruktosa bisa memiliki efek negatif jangka panjang.

Karena, hati harus fruktosa menjadi glukosa sebelum tubuh menggunakannya untuk energi.

Konsumsi fruktosa dalam jumlah besar pada diet tinggi kalori dapat meningkatkan kadar trigliserida darah.

Asupan fruktosa berlebihan juga dapat meningkatkan risiko sindrom metabolik dan penyakit hati berlemak non-alkohol.

Sukrosa

perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - sukrosa.jpg

Foto: perbedaan glukosa fruktosa dan sukrosa - sukrosa.jpg (nutrientsreview.com)

Foto: nutrientsreview.com

C12H22O11 adalah senyawa organik yang dikenal sebagai gula meja dan biasa disebut sukrosa. Molekul sukrosa adalah disakarida yang terdiri dari monosakarida glukosa dan fruktosa.

Meski begitu, tubuh mencerna dan menyerap monosakarida dan disakarida secara berbeda.

Karena, monosakarida sudah dalam bentuk paling sederhana dan tidak perlu dipecah sebelum tubuh menggunakannya. Monosakarida diserap langsung ke aliran darah, terutama di usus kecil.

Di sisi lain, disakarida seperti sukrosa harus dipecah menjadi gula sederhana sebelum diserap.

Setelah gula berada dalam bentuk paling sederhana, gula akan dimetabolisme secara berbeda.

Penyerapan dan Penggunaan Sukrosa

Karena sukrosa adalah disakarida, sukrosa harus dipecah sebelum tubuh menggunakannya sebagai energi.

Enzim dalam mulut biasa memecah sebagian sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Namun, sebagian besar proses pemecahan sukrosa terjadi di usus kecil.

Enzim sukrase yang dibuat oleh lapisan usus kecil bertugas memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. Kemudian keduanya diserap ke dalam aliran darah , seperti yang dijelaskan di atas.

Glukosa memang meningkatkan jumlah fruktosa yang diserap dan merangsang pelepasan insulin. Artinya, ada lebih banyak fruktosa yang digunakan untuk membuat lemak dibandingkan dengan sukrosa.

Karena itu, asupan fruktosa dan glukosa bersama-sama dapat membahayakan kesehatab tubuh. Hal ini sekaligus menjelaskan bahwa kandungan gula tambahan seperti sirup jagung berfruktosa tinggi dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan . (SA)

Sumber:

  1. https://www.worldofmolecules.com/3D/what-is-the-difference-between-sucrose-and-fructose.html
  2. https://www.healthline.com/nutrition/sucrose-glucose-fructose#absorption-and-use
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5174139/
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3286380/