10 Januari 2019

Pertimbangkan 3 Keuntungan dan Kerugian Bergabung dengan Grup Chat Keluarga

Kita bisa menjalin silaturahmi dengan keluarga besar meskipun terpisah jarak jauh


Setiap keluarga pasti punya keinginan untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, termasuk keluarga besar.

Sayangnya, jarak kerap menjadi kendala untuk bisa berkumpul bersama. Momen hari raya seolah menjadi satu-satunya momen untuk bisa berkumpul dengan keluarga.

Tapi, setelah ada aplikasi perpesanan, keluarga jadi bisa berkumpul, meskipun hanya secara virtual, melalui grup chat keluarga.

Sayangnya, tidak semua menikmati bergabung dengan grup ini. Moms mungkin salah satunya.

Sebelum emosi dan langsung leave group, sebaiknya kita pelajari dulu apa saja keuntungan dan kerugiannya bergabung dengan grup chat keluarga.

Baca Juga : 4 Aplikasi Untuk Nonton Drama Korea di Smartphone

Keuntungan:

shutterstock 759367228
Foto: shutterstock 759367228

1. Cepat mendapatkan informasi

Kabar ada keluarga yang hendak menikah, baru saja melahirkan, mengalami kecelakaan, atau tutup usia biasanya disebarkan di grup chat keluarga.

Karena itu, bergabung dengan grup ini membuat kita mendapatkan informasi lebih cepat.

2. Mempererat komunikasi dan silaturahmi

Tujuan dibentuknya grup chat keluarga adalah agar komunikasi dan silaturahmi jadi lebih erat meskipun terpisah jarak yang jauh.

Mengobrol, berdiskusi, hingga bertukar pendapat juga bisa dilakukan di grup ini.

3. Semakin Dekat dengan Keluarga

Bergabung dengan grup chat keluarga akan membuat kita merasa lebih dekat dengan anggota keluarga lainnya.

Bisa saja suatu hari nanti kita akan pergi ke sebuah kota di mana ada seorang saudara kita tinggal di sana. Kita tentu bisa dapat penginapan dan tour guide gratis kan?

Baca Juga : 5 Aplikasi Smartphone Gratis untuk Memudahkan Pekerjaan Moms di Rumah

Kerugian:

shutterstock 674620717
Foto: shutterstock 674620717

1. Berisiko jadi Media Penyebaran Hoaks

Grup chat apapun punya risiko jadi media penyebaran hoaks, terutama grup chat keluarga.

Setiap keluarga, terutama keluarga besar, punya lingkungan, latar belakang pendidikan, dan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Sehingga teman-temannya pun berbeda.

Bisa saja mereka meneruskan informasi dari grup lain yang mereka ikuti ke grup keluarga tanpa mengecek kebenarannya. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu cara penyebaran hoaks.

2. Terjadi Permusuhan Hanya karena Beda Pendapat

Perbedaan pendapat antara anggota keluarga juga kadang menimbulkan permusuhan.

Bukan hanya menjadi musuh di grup chat keluarga, tapi juga di dunia nyata ketika ada kumpul keluarga. Ini akan menjadi pembahasan tersendiri.

3. Memori dan Kuota jadi Lebih Cepat Habis

Grup keluarga biasanya sangat ramai. Pagi hari sudah ada yang membagikan kutipan kata mutiara, doa, atau yang lainnya.

Pada akhir pekan, muncul foto-foto akhir pekan para anggota keluarga bersama keluarga kecil mereka. Ini akan membuat memori dan kuota jadi cepat habis.

Itulah beberapa keuntungan dan kerugian bergabung dengan grup chat keluarga. Bagaimana dengan pendapat Moms? Share Yuk!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.