10 Januari 2020

Ini 5 Masalah Kesehatan yang Jadi Penyebab Rambut Rontok Setiap Hari

Tak jatuh begitu saja, ini dia cerita di balik rontoknya rambut setiap hari.

Satu helai, dua helai, sepuluh helai. Setiap helai rambut yang rontok dari kepala mulai membuat Moms dan Dads cemas akan kebotakan. Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh ini?

Moms, Dads, jangan buru-buru panik dan berpikir bahwa ini adalah tanda-tanda sebuah penyakit kronis. Dikutip dari Anabel Kingsley, pemimpin Trichologist di Philip Kingsley Clinic di London mengatakan bahwa kerontokan rambut atau alopecia adalah hal yang wajar terjadi pada wanita.

"Riset menunjukkan setidaknya satu dari tiga wanita akan mengalami pengurangan jumlah rambut atau kerontokan dalam hidup mereka," ujar Anabel.

Sama seperti riset di atas, American Academy of Dermatology juga mencatat bahwa wajar jika seseorang mengalami kerontokan antara 50-100 helai rambut perhari.

Dengan jumlah 100.000 rambut di kepala Moms dan Dads, jumlah kecil ini tentu tidak akan terlihat.

Penyebab Rambut Rontok Setiap Hari

Lalu, apa saja sebenarnya penyebab rambut rontok setiap hari?

1. Genetik

keluarga
Foto: keluarga

Foto: genomeweb.com

Apakah orang tua Moms atau Dads mengalami masalah yang sama? Walaupun akan terjadi secara bertahap, penipisan rambut pada Dads pasti akan tetap terjadi.

"Dalam hal ini, folikel rambut tertentu sensitif terhadap hormon pria dan sensitivitas itu menyebabkan folikel secara bertahap menyusut, menghasilkan rambut yang sedikit lebih halus, dan lebih pendek pada setiap siklus pertumbuhan rambut yang terjadi." Jelaskan Anabel.

Baca Juga: Benarkah Sering Mencabut Uban Bikin Rambut Rontok?

2. Stres Fisik dan Emosi

keluarga, beauty
Foto: keluarga, beauty

Foto: weightwatchers.com

Apakah Moms dan Dads pernah mengalami trauma fisik seperti operasi, kecelakaan, penyakt parah, atau flu berat? Hal-hal ini bisa dikategorikan sebagai stres fisik dan diketahui dapat menjadi penyebab kerontokan rambut sementara yang disebut telogen effluvium.

"Ketika Anda memiliki peristiwa yang benar-benar menegangkan, hal tersebut dapat mengejutkan siklus rambut dan mendorong lebih banyak kerontokan," jelas Marc Glashofer, MD, seorang dokter kulit di New York City. Biasanya, kerontokan rambut ini sering terlihat tiga sampai enam bulan setelah trauma.

3. Perubahan Hormon

keluarga, beauty
Foto: keluarga, beauty

Foto: time.com

Moms yang sedang hamil, masa pemulihan setelah melahirkan, menopause, mengalami kenaikan berat badan, dan memiliki gangguan tiroid pasti akan mengalami kerontokan rambut.

Namun, tenang saja karena rambut memiliki siklus hidup yang terprogram yaitu fase pertumbuhan, fase istirahat dan fase kerontokan.

Moms cukup menunggu sampai rambut kembali ke fase semula. “Hormon memiliki peranan besar dalam fase pertumbuhan rambut,” ungkap Anabel Kingsley.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Rambut Rontok Dengan Bahan-Bahan Alami Ini

4. Anemia

keluarga, beauty
Foto: keluarga, beauty

Foto: freepik.com

Salah satu penyebab Moms dan Dads mengalami kerontokan adalah kurangnya zat besi pada tubuh. Zat besi memegang peranan penting untuk mengahasilkan protein sel rambut.

Tanpa hal tersebut maka akar rambut tidak akan kuat. Jadi, jangan heran kalau rambut rontok ketika Moms dan Dads kelelahan hingga mengalami anemia.

5. Kekurangan Vitamin B12

keluarga, beauty
Foto: keluarga, beauty

Foto: freepik.com

Kekurangan vitamin B12 juga dapat mengakibatkan kerontokan rambut. Pasalnya, vitamin yang satu ini membantu sel darah merah membawa oksigen ke jaringan yang ada di tubuh.

Sehingga, jika Moms dan Dads tidak memenuhi kebutuhan vitamin ini setiap harinya maka rambut akan rontok akibat kekurangan oksigen. Jika Moms dan Dads seorang vegan, bantu pemenuhan vitamin B12 dengan mengonsumsi suplemen.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengonsumsi Vitamin?

Jadi, tak perlu panik ketika banyak rambut rontok setiap harinya. Coba periksa kira-kira hal apa yang menjadi penyebab kerontokan rambut Moms dan Dads saat ini.

ERN/KM

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.