Scroll untuk melanjutkan membaca

HOME & LIVING
21 Februari 2022

10 Rumah Adat Jawa Tengah, Tak Hanya Joglo!

Kenali beragam jenis rumah adat Jawa Tengah beserta ciri khasnya
10 Rumah Adat Jawa Tengah, Tak Hanya Joglo!

Foto: Orami Photo Stocks

Indonesia terkenal dengan kecantikan rumah adat tradisionalnya. Begitu juga yang terlihat pada rumah adat Jawa Tengah.

Meski sudah jarang dijadikan tempat tinggal, tetapi rumah adat ini juga sering menjadi inspirasi para arsitek untuk menerapkannya ke dalam hunian modern.

Yuk, tengok beragam jenis rumah adat di Jawa Tengah yang bisa menginspirasi dalam membuat rumah impian kelak!

Baca Juga: 15 Aplikasi Desain Rumah, Yuk Mulai Rancang Rumah Idaman!

Ragam Rumah Adat Jawa Tengah

Tak lagi mudah menjumpai rumah adat di sejumlah desa-desa. Tenang saja, ini bisa jadi ide untuk untuk membangun rumah hunian, lho.

Begitu juga dengan tetap menonjolkan fungsi dan nilai budayanya.

Jika Moms berpikir bahwa rumah Limasan atau rumah Joglo adalah rumah khas Jawa, Moms keliru.

Ternyata, ada jenis lain rumah adat di Jawa Tengah yang patut diketahui.

Berikut ini adalah beberapa jenis rumah adat di Jawa Tengah:

1. Rumah Joglo Sinom

rumah joglo sinom

Foto: rumah joglo sinom

Foto: ruangarsitek.id

Dalam sejarahnya, dahulu rumah Joglo adalah simbol status sosial dan hanya dimiliki oleh orang-orang yang mampu.

Bentuk yang bujur sangkar dengan 4 pokok tiang di tengahnya, ini dinamakan saka guru.

Material untuk membangun rumah Joglo juga memang terbilang mahal dan membutuhkan banyak bahan.

Karena membutuhkan biaya, waktu yang diperlukan juga terbilang lama.

Hal ini menyebabkan hanya bangsawan, raja, dan pangeran yang sering membangun rumah ini.

2. Joglo Jompongan

joglo jompongan

Foto: joglo jompongan

Foto: 99.co.id

Selain itu, rumah Joglo Jompongan juga memiliki bentuk atap yang khas.

Atap rumah joglo yang merupakan perpaduan dari 2 bidang atap segitiga dengan atap trapesium.

Di atap-atap tersebut memiliki sudut kemiringan yang berbeda. Menariknya, atap Joglo selalu terletak di tengah-tengah dan diapit oleh atap serambi.

Keunikan dari rumah adat Jawa Tengah ini juga memakai pintu jenis geser, sehingga terlihat lebih sederhana.

3. Joglo Pangrawit

Joglo Pangrawit

Foto: Joglo Pangrawit

Foto: courtina.id

Sedikit berbeda, Joglo Pangrawit memiliki bentuk atap yang menyerupai kubah atau bujur sangkar.

Adapun tiang rumah yang berjumlah cukup banyak di setiap lantainya.

Tak lagi membutuhkan biaya yang mahal, masyarakat kalangan menengah pun bisa membangun rumah adat Jawa Tengah ini, lho.

Baca Juga: Mengenal Kain Tenun Tanimbar, Kain Khas Maluku yang Bernilai Tinggi

4. Joglo Lawakan

joglo lawakan

Foto: joglo lawakan

Foto: ruangarsitek.id

Rumah ini umumnya memiliki ciri-ciri yakni adanya empat tiang utama pada depan rumah.

Di dalam ruangan juga ada dua bagian, yakni bagian rumah induk dan tambahan.

Untuk bagian rumah induk ada Pendopo, Emperan, pringgitan, Senthong Tengah, Senthong Kiwa, dan Senthong engen.

Sementara bagian rumah tambahan terdapat ruangan Gandhok.

5. Rumah Limasan

Rumah Limasan

Foto: Rumah Limasan

Foto: rumah.com

Limasan adalah rumah adat jawa Tengah yang memiliki desain yang cukup unik dan berbeda.

Rumah adat limasan ini memiliki bangunan berbentuk persegi panjang atau bentuk limas.

Bangunan Limasan memiliki 4 buah atap, 2 atap kejen, serta 1 buah atap bronjong. Bentuk dari atap kejen yakni segitiga sama kaki.

Ada banyak kelebihan yang dimiliki rumah adat ini, seperti misalnya bagian atap rumah yang mampu meredam gempa.

Rumah adat Jawa Tengah ini biasanya terbuat dari material batu bata yang sangat kokoh.

Uniknya lagi, rumah adat Limasan ini tidak dicat atau dibalut lapisan lainnya. Namun, rumah ini tetap terlihat indah meski sangat sederhana.

Baca Juga: 5 Tips Desain Kamar Minimalis Ala Korea, Cobain ya!

6. Rumah Kampung

Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Kampung

Foto: Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Kampung

Foto: ruparupa.com

Rumah adat Kampung ini memiliki fungsi sebagai tempat tinggal seperti rumah adat lainnya.

Namun, orang yang membangun rumah adat Kampung ini biasanya hanyalah rakyat biasa.

Dikenal juga dengan kalangan sosial menengah ke bawah seperti petani, pekerja pasar, dan peternak.

Ada ciri khusus dari rumah ini, yaitu jumlah tiang yang berkelipatan 4.

Bangunan rumahnya juga berbentuk persegi panjang serta memiliki 2 lapis tiang untuk menyangga atap rumah.

Tiang penyangga ini dibuat dari usuk, balok, dan kayu reng yang sifatnya cukup kokoh.

Selain itu, rumah ini umumnya memiliki teras di depan dan belakang rumah.

7. Rumah Panggang Pe

Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Panggang Pe

Foto: Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Panggang Pe

Foto: tokopedia.net

Rumah Pe ini merupakan salah satu tempat tinggal mayoritas penduduk Jawa Tengah pada zaman dahulu.

Tak hanya dijadikan sebagai tempat tinggal, rumah ini juga digunakan sebagai tempat untuk berjualan yakni warung atau kios.

Salah satu ciri khas dari bangunan rumah adat Jawa Tengah ini memiliki 4-6 tiang, lho.

Ini dengan separuh tiang yang berada di depan dan sengaja dibuat lebih pendek dari yang di belakang.

Rumah ini umumnya terbuat dari kayu, dengan keaslian genting bangunan yang belum tercat.

Sehingga, cokelat menjadi warna dominan dari rumah adat ini.

Rumah adat Panggang Pe ini kini banyak ditemukan di daerah Yogyakarta, tentunya yang masih bernuansa zaman dahulu.

8. Rumah Tajug

Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Tajug

Foto: Rumah Adat Jawa Tengah - Rumah Tajug

Foto: tokopedia.net

Tak berhenti sampai di situ, rumah adat Jawa Tengah juga dikenal dengan rumah Tajug.

Rumah Tajug adalah sebutan untuk tempat ibadah atau pemujaan bagi orang-orang Jawa Tengah.

Bentuk bangunan rumah ini dibuat dengan arsitektur tradisional yang disebut dengan bentuk “tajug”.

Namun pada dasarnya, bentuk bangunan tajug ini hampir sama dengan bentuk bangunan rumah Joglo.

Hal yang membedakan antara rumah Tajug dengan Joglo adalah tidak memiliki molo, sehingga atapnya lebih runcing dibandingkan dengan rumah Joglo.

Baca Juga: 7+ Inspirasi Desain Mushola dalam Rumah, Agar Ibadah Makin Khusyuk!

9. Joglo Mengkurat

rumah-adat-jawa-tengah-joglo-mengkurat.jpg

Foto: rumah-adat-jawa-tengah-joglo-mengkurat.jpg

Foto: testuemak.com

Seperti diketahui sebelumnya, rumah Joglo ada bermacam-macam, Moms. Yuk, kenali lebih dekat dengan rumah Joglo Mengkurat di Jawa Tengah!

Memiliki ciri khas dengan tingkat kemiringan lantai yang berbeda-beda, lho. Joglo Mengkurat memiliki batas setiap sudut dengan teknik khusus.

Atapnya yang menjadi keunikan di sini, yakni ukurannya tidak simetris. Sehingga, ada yang lebih tinggi ataupun rendah di bagian tengah.

10. Joglo Hageng

rumah joglo

Foto: rumah joglo

Foto: 99.co.id

Rumah adat Jawa Tengah ini terkesan lebih mewah dan memiliki bangunan lebih luas.

Atap rumahnya lebih besar dibandingkan Joglo Mangkurat di atas, Mooms.

Sekilas, terlihat seperti istana megah yang kerap dijadikan hunian para bangsawan di zaman dahulu.

Tak heran jika ini sering dijadikan tempat perkumpulan masyarakat jika ada pertunjukan seni budaya.

Itulah beberapa jenis rumah adat khas Jawa Tengah, bagaimana Moms, apakah rumah adat di atas telah menginspirasi?

Jika ada kesempatan untuk ke Jawa Tengah, sebaiknya datangi langsung dan lihat langsung rumah-rumah adat ini ya Moms!

  • https://www.ruparupa.com/blog/5-macam-rumah-adat-jawa-tengah-dan-penjelasannya/
  • https://www.tokopedia.com/blog/rumah-adat-jawa-tengah-edu/
  • https://www.rumah.com/panduan-properti/rumah-adat-jawa-tengah-44320