Rumus Keliling Trapesium dan Penjelasan Lengkapnya!

Pahami rumusnya dan latihan secara rutin

Rumus keliling trapesium bisa diketahui dengan menjumlah panjang setiap sisi bangun ruang tersebut.

Trapesium itu sendiri adalah persegi empat yang memiliki dua sisi sejajar dan dua sisi tidak sejajar.

Dua sisi yang tidak sejajar disebut sebagai alas dan kaki.

Yuk, kenali lebih lanjut tentang rumus keliling trapesium!

Hal ini bertujuan agar Moms lebih mudah menjawab apabila nantinya Si Kecil bertanya tentang rumus keliling trapesium.

Baca juga: Rumus Keliling Persegi, Lengkap dengan 5 Contoh Soal!

Mengenal Jenis dan Ciri Trapesium

Jenis dan Ciri Trapesium
Foto: Jenis dan Ciri Trapesium (turito.com)

Bangun ruang trapesium dibagi menjadi tiga jenis, yaitu trapesium sama kaki, trapesium sembarang, dan trapesium siku-siku.

Ketiganya memiliki luas dan keliling masing-masing.

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang jenis dan rumus keliling trapesium tersebut:

1. Trapesium Sama Kaki

Trapesium sama kaki memiliki sepasang sisi dengan panjang yang sama.

Sisi-sisi yang sama panjang ini disebut kaki trapesium, sedangkan dua sisi lainnya adalah sisi sejajar atau alas.

Jenis trapesium ini memiliki satu simetri lipat, yang berarti trapesium dapat dilipat menjadi dua bagian yang sama besar melalui garis simetri yang membagi kedua kaki yang sama panjang.

Selain itu, trapesium sama kaki juga memiliki satu simetri putar sebesar 180 derajat.

2. Trapesium Sembarang

Trapesium sembarang adalah trapesium yang keempat sisinya memiliki panjang yang berbeda. Jenis trapesium ini tidak memiliki sudut siku-siku.

Karena tidak memiliki simetri lipat, trapesium sembarang hanya memiliki satu simetri putar sebesar 360 derajat.

Hal ini berarti bentuk trapesium sembarang harus diputar satu putaran penuh untuk kembali ke bentuk semula.

3. Trapesium Siku-Siku

Trapesium siku-siku memiliki dua sudut yang merupakan sudut siku-siku, terletak di antara keempat sisinya.

Satu sudut siku-siku berada di antara satu sisi sejajar dan satu kaki, dan sudut siku-siku lainnya berada di antara sisi sejajar lainnya dan kaki yang lain.

Jenis trapesium ini memiliki sepasang sisi yang tegak lurus satu sama lain, yang memungkinkan penerapan teorema Pythagoras untuk menghitung panjang sisi-sisi lain atau tinggi trapesium.

Trapesium siku-siku ini memiliki bentuk segitiga siku-siku di dalamnya karena adanya sudut siku-siku, yang membuatnya unik dibandingkan dengan jenis trapesium lainnya.

Dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai masing-masing jenis trapesium ini, kita dapat lebih mudah menentukan luas dan keliling serta mengenali karakteristik dan sifat-sifat khusus dari setiap jenis trapesium.

Baca Juga: Rumus Volume Tabung, Cara Hitung dan Contoh Soal Lengkap

Lalu, apa saja ciri-ciri yang dimiliki oleh rumus keliling trapesium?

Berangkat dari jenis-jenisnya yang telah disebutkan di atas, maka bangun ruang ini memiliki ciri sebagai berikut:

  • Memiliki satu simetri putar. Trapesium umumnya memiliki satu simetri putar sebesar 360 derajat. Namun, trapesium sama kaki memiliki simetri putar yang lebih khusus, yaitu 180 derajat.
  • Terdapat dua sudut sepihak. Dalam trapesium, terdapat dua pasang sudut yang berdekatan atau sudut sepihak. Sudut-sudut ini terbentuk dari pertemuan sisi-sisi sejajar dengan kaki trapesium.
  • Memiliki sepasang sisi yang sejajar. Ciri khas utama dari trapesium adalah memiliki sepasang sisi yang sejajar. Sisi-sisi sejajar ini disebut sebagai alas atas dan alas bawah.
  • Memiliki empat rusuk dan empat siku. Empat rusuk yaitu dua sisi sejajar (alas atas dan alas bawah) dan dua kaki yang menghubungkan alas-alas tersebut. Sementara empat sudut atau siku, yang bisa bervariasi tergantung pada jenis trapesiumnya.
  • Memiliki sepasang sudut siku. Ciri ini khusus untuk trapesium siku-siku, di mana terdapat dua sudut yang merupakan sudut siku-siku (90 derajat).

Baca Juga: Cek Arti Kedutan Pipi Kiri Menurut Medis dan Primbon

Rumus Keliling Trapesium

Keliling trapesium didefinisikan sebagai panjang total dari batas bangun ruang tersebut.

Trapesium adalah bangun datar dua dimensi (bentuk 2D) yang merupakan poligon tidak beraturan, yang berarti memiliki sisi-sisi yang tidak sama panjang dan bentuknya tidak simetris seperti segi empat lainnya.

Untuk menghitung keliling trapesium, kita menjumlahkan panjang semua sisinya.

Misalkan trapesium memiliki empat sisi yang panjangnya masing-masing ğ‘Ža, 𝑏b, 𝑐c, dan 𝑑d, maka keliling 𝐾K trapesium dapat dirumuskan sebagai:

𝐾=ğ‘Ž+𝑏+𝑐+𝑑K=a+b+c+d

Pada trapesium, dua dari keempat sisinya adalah sisi sejajar, yang dikenal sebagai alas atas dan alas bawah.

Panjang alas atas dan alas bawah bisa berbeda atau sama, tergantung jenis trapesiumnya.

Dua sisi lainnya adalah kaki-kaki trapesium yang bisa memiliki panjang yang sama, seperti pada trapesium sama kaki, atau berbeda, seperti pada trapesium sembarang.

Rumus keliling trapesium dinyatakan dalam satuan linier, seperti inci, kaki, meter, centimeter, dan...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.