31 Juli 2019

Sulit Fokus Saat Berhubungan Seks? Lakukan 5 Solusi Ini

Moms harus belajar lebih rileks untuk bisa fokus berhubungan seks

Seks seharusnya bisa menjadi momen yang sangat dinikmati oleh pasangan, sekaligus mendekatkan hubungan kita.

Sayangnya, tidak semua pasangan bisa betul-betul menikmati seks, salah satunya akibat sulit fokus. Sebenarnya apa penyebab sulit fokus saat berhubungan seks dan apa solusinya?

Penyebab Sulit Fokus Saat Berhubungan Seks

shutterstock 620022425
Foto: shutterstock 620022425

Dikutip dari Nylon.com, pada dasarnya, kita menghabiskan lebih banyak hidup kita untuk melakukan berbagai hal dalam satu waktu. Untuk urusan pekerjaan, ini tentu hal baik. Namun, di sisi lain, hal ini yang membuat pikiran kita jadi sulit fokus pada satu hal.

“Otak kita akan bekerja sangat baik saat melakukan banyak hal sekaligus. Tapi ini justru buruk untuk seks,” ungkap Dr. Lori Brotto, profesor ginekologi University of British Columbia yang juga merupakan psikolog.

Dr. Brotto menjelaskan bahwa seks membutuhkan konsentrasi dan perhatian. Seks akan sulit mencapai puncak jika pikiran tidak fokus.

Berdasarkan sebuah studi, gangguan fokus atau konsentrasi saat berhubungan seks berkaitan langsung pada menurunnya hasrat untuk melakukan hubungan seks. Ini juga yang kemudian membuat seseornag menjadi sulit merasa terangsang.

“Terangsang bukanlah hal yang refleks dan dapat langsung terjadi. Rasa terangsang membutuhkan komunikasi antara otak dan tubuh. Jika otak berada di tempat lain, stimulasi fisik tidak akan berpengaruh apa-apa pada timbulnya perasaaan terangsang,” jelas Dr. Brotto.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Alasan Anda Harus Lebih Sering Bercinta!

Cara Fokus Saat Berhubungan Seks

shutterstock 194982371
Foto: shutterstock 194982371

Lantas, bagaimana caranya agar bisa fokus saat berhubungan seks? Dr. Shannon Chavez, psikolog klinik, terapis seksual, dan seksolog dari Amerika Serikat dan Annie Chen, terapis pernikahan dan keluarga dari Amerika Serikat punya tipsnya. Simak ya Moms!

1. Latihan Mindfulness

Dr. Chavez mengatakan, mindfulness secara garis besar adalah memfokuskan dan mengendurkan pikiran.

Sederhananya, mindfulness adalah mengendurkan pikiran dan bernafas perlahan untuk bisa berkomunikasi dengan tubuh.

Dengan cara ini, pikiran akan lebih fokus dengan sesuatu yang kita sedang kita kerjakan, yakni berhubungan seks.

2. Belajar Rileks

Belajar rileks setiap saat ada waktu, jangan hanya sebelum atau saat melakukan hubungan seks.

“Sangatlah penting untuk membiasakan tubuh rileks. Jika sudah terlatih, tubuh akan merespons positif,” kata Dr Chevaz.

Saat rileks, tubuh pun akan merespon segala rangsangan dengan baik, sehingga Moms dan Dads bisa memulai hubungan seksual tanpa kesulitan.

3. Pilih Lingkungan yang Tepat

“Pilih lingkungan yang mendukung Anda merasa nyaman dan bisa terstimulasi,” ujar Chen.

Moms dan Dads dapat melakukan hubungan seks di tempat-tempat yang nyaman seperti tempat tidur atau sofa.

Singkirkan juga ponsel masing-masing dan jauhkan semua hal yang bisa membuat konsentrasi teralihkan.

Baca Juga: Coba 6 Kata-kata Nakal Ini untuk Membakar Gairah Suami di Ranjang

4. Atur Napas

Satu cara terbaik untuk mengembalikan konsentrasi adalah dengan menarik napas. Dr. Chavez menyarankan melakukan napas perut seperti yang dilakukan dalam yoga dan pelatihan mindfulness.

Gunakan diafragma, tarik nafas perlahan dan teratur. Hirup oksigen lewat hidung dan keluarkan lewat mulut. Lakukan selama 30-60 detik.

5. Lakukan Eye Contact

Eye contact bisa membuat Moms dan Dads fokus pada pasangan masing-masing. Menurut Chavez, eye contact adalah salah satu cara terbaik untuk mengendalikan sistem saraf.

“Kombinasi eye contact dan bernapas akan sangat membantu saat hilang fokus,” kata Dr Chavez.

Itulah beberapa hal yang bisa Moms dan Dads lakukan agar fokus saat melakukan hubungan seks. Selamat mencoba!

(AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.