19 Oktober 2019

Sulli Eks f(x) Meninggal Karena Bunuh Diri, Ini 4 Tanda Depresi yang Harus Dikenali

Depresi merupakan masalah serius yang harus segera diobati
Sulli Eks f(x) Meninggal Karena Bunuh Diri, Ini 4 Tanda Depresi yang Harus Dikenali

Foto: instagram.com/jelly_jilli

Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia hiburan Korea. Penyanyi dan aktris Korea Selatan, Sulli, ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri di lantai 2 rumahnya.

Dilansir dari situs Soompi, menurut kantor polisi Seongnam Sujeong, manajer Sulli menemukannya meninggal di rumahnya di Seongnam, Provinsi Gyeonggi, pada 14 Oktober sekitar pukul 15.21 waktu setempat.

Manajernya pergi ke rumah Sulli setelah tidak dapat menghubungi mantan personil f(x) tersebut sejak panggilan telepon mereka sekitar pukul 6:30 malam, pada 13 Oktober.

Baca Juga: Terapi Sentuhan untuk Mengatasi Depresi

sulli meninggal bunuh diri
Foto: sulli meninggal bunuh diri

Foto: instagram.com/jelly_jilli

Dari situs Koreaboo diketahui bahwa Sulli telah mengalami depresi dan terus menghadapi komentar-komentar jahat terhadap dirinya.

Bahkan seorang teman dekatnya memberitahu bahwa Sulli bermaksud untuk mengundurkan diri sebagai MC dari acara Reply Night yang sudah ia lakoni sejak awal acara tersebut.

Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar banyak artis Korea yang meninggal bunuh diri akibat depresi.

Jangan meremehkan bila salah satu orang di sekitar kita mengalami depresi, karena depresi bukan hal yang sepele.

Bagaimana cara mengenali tanda-tanda depresi?

Mendadak Sedih

woman depressed
Foto: woman depressed

"Walaupun setiap orang kadang-kadang sedih, depresi adalah perasaan putus asa yang meresap dan konsisten, serta merasa bahwa diri kita rendah," kata Victoria Fisher, psikoterapis dan pekerja sosial klinis berlisensi dengan pengalaman mendiagnosis depresi

Menurutnya perasaan sedih tiba-tiba ini bisa memengaruhi cara kita berpikir, bertindak, dan bergerak dalam keseharian kita.

Depresi mungkin memiliki penyebab medis, psikologis, atau sosial, dan penyebabnya berbeda untuk setiap orang.

Baca Juga: Merasa Sedih Pasca Melahirkan, Cek 7 Tips Mencegah Baby Blues

Waktu Tidur Berubah

woman-bed-wearing-sleeping-mask_1303-13034.jpg
Foto: woman-bed-wearing-sleeping-mask_1303-13034.jpg

Perubahan waktu tidur adalah salah satu tanda depresi yang mungkin akan kita alami di awal-awal masa depresi.

"Beberapa orang mengalami kesulitan tidur atau mungkin terbangun di waktu tertentu," ucap Pooja Lakshmin, psikiater bersertifikat yang berspesialisasi dalam kesehatan mental wanita dan psikiatri perinatal.

Di saat orang lain bisa tertidur dengan baik, tetapi orang yang mengalami depresi akan bangun sepanjang malam dan tidak bisa istirahat di pagi hari.

Bisa juga sebaliknya, di mana kita tidur terlalu banyak, hingga melewatkan waktu makan untuk tidur, atau menghabiskan akhir pekan di tempat tidur.

Tidak Memiliki Motivasi

tanda depresi
Foto: tanda depresi

"Salah satu tanda depresi yang jelas adalah tidak lagi menikmati hal-hal yang pernah kita nikmati," ungkap Marianna Strongin, psikolog dan pendiri Strong In Therapy. Menurutnya gejala yang sering memberi sensasi ini adalah kurangnya motivasi.

Baca Juga: Mengapa Anda Tidak Termotivasi Dalam Pekerjaan?

Mungkin kita tidak ingin membaca lagi, meskipun ada setumpuk buku bagus di samping tempat tidur. Atau tidak ingin bertemu dengan teman, meskipun mereka mengajak kita untuk hangout di tempat yang menyenangkan. Saat inilah harus mulai mencari bantuan terapis, teman, atau keluarga.

Semuanya Terasa Sulit

tanda depresi
Foto: tanda depresi (Georgeherald.com)

Depresi dapat membuat segalanya terasa sulit, dari bangun untuk membuat makan siang, untuk mandi atau menyikat gigi, bahkan untuk mengirim chat ke teman.

"Beberapa orang menggambarkan perasaan depresi sebagai 'bergerak secara lambat,' bahwa setiap hari, rasanya seperti kita bekerja sangat keras hanya untuk melakukan hal-hal sederhana dalam hidup dan semuanya membutuhkan lebih banyak energi daripada yang kita miliki," kata Kathryn Moore, psikolog di Pusat Pengembangan Anak dan Keluarga Providence Saint John.

Jika melihat tanda-tanda depresi ini pada orang-orang di sekitar kita, jangan ragu untuk membantu, atau sekedar memberi perhatian yang seharusnya.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.