05 Juni 2017

Tepatkah Mendidik Anak Berpuasa dengan Memberikan Hadiah?

Memotivasi atau justru bikin anak tidak ikhlas?

Saat bulan Ramadhan ini, bagi Mama yang muslim, pasti ingin mendidik anak berpuasa juga. Nah, selama ini bagaimana cara Mama memotivasi agar anak berpuasa? Apakah Mama menjanjikan hadiah bila ia berhasil puasa tanpa bolong? Hati-hati lho, Ma. Jangan sampai siasat untuk menyemangati si kecil puasa penuh malah membuatnya jadi mengharap-harapkan hadiah dari orangtua saja. Sebelum memutuskan mendidik anak berpuasa dengan memberikan hadiah, coba lihat pendapat ahli berikut ini sebagai pertimbangan.

Memberikan Hadiah Bagi Anak Yang Berpuasa

Sejak kecil, anak memang perlu dibiasakan untuk mulai puasa. Namun, anak-anak mungkin belum benar-benar memahami kenapa harus puasa. Padahal, puasa berarti anak tak boleh makan atau jajan sampai waktu berbuka. Akan tetapi, bukan berarti Mama bisa membujuk anak puasa dengan iming-iming hadiah. Seperti dijelaskan oleh pakar psikologi anak Dra. Ratna Juwita dari Universitas Indonesia, memberikan anak hadiah untuk puasa penuh itu pada dasarnya sah-sah saja. Memberikan reward bisa membuat anak mengingat bahwa pengalaman puasanya bermanfaat dan membuahkan hasil.

Namun, Dra. Ratna Juwita mengingatkan supaya orangtua tidak menjanjikan hadiah sebelum puasa dimulai. Kuncinya ada pada janji atau iming-iming hadiah tersebut. Lebih baik memberikan hadiah kejutan setelah anak selesai menjalani ibadah puasanya, jangan dijanjikan di awal masa puasa. Hadiahnya juga diusahakan tidak terlalu mewah. Ini supaya anak tidak menanti-nantikan hadiah puasa lagi di tahun depan.

Baca juga: Kapan Waktu Tepat Mengajarkan Anak Berpuasa?

Cara Lain Memotivasi Anak Berpuasa

Masih banyak kok, cara lain membiasakan si buah hati untuk puasa tanpa perlu memberi iming-iming hadiah. Perhatikan tips-tips berikut ini, ya.

  1. Melibatkan Si Kecil dalam Berbagai Kegiatan Bulan Puasa

Ajak si kecil untuk menyiapkan sahur dan buka puasa bersama dengan menu yang menggugah selera. Jangan lupa juga mengajak anak beribadah bersama, ya. Dengan begitu, anak jadi merasa ambil bagian penting dalam berpuasa.

  1. Rencanakan Hal-hal Seru Sepanjang Bulan Puasa

Tak perlu iming-iming hadiah mewah, Mama bisa mendorong anak berpuasa dengan merencanakan hal-hal yang menyenangkan selama bulan puasa. Cara ini efektif karena anak jadi semangat puasa. Misalnya bikin acara buka puasa bersama dengan sepupu-sepupu si kecil.

  1. Memuji Usaha Anak Berpuasa

Selain memberikan hadiah, pujian juga bisa menjadi motivasi tersendiri bagi anak. Bukan berarti Mama harus membanjirinya dengan pujian tiap hari. Cukup tanyakan tantangan terbesar apa yang ditemui anak setiap harinya, dan pujilah dengan tulus caranya menghadapi tantangan tersebut. Ya, usahakan pujian yang Mama tawarkan benar-benar spesifik sehingga anak tahu perjuangannya berpuasa seharian memang bermakna.

Itulah hal-hal yang harus Mama perhatikan saat mendidik anak berpuasa. Apakah Mama punya cara lain agar anak bisa menjalankan ibadah puasa dengan penuh semangat? Bagikan dengan Mama yang lain di bagian komentar, yuk!

<IA>

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.