Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Anak | Oct 11, 2018

6 Tips Efektif Atasi Demam Anak Setelah Imunisasi

Bagikan


Imunisasi merupakan upaya pencegahan penularan penyakit dengan memberikan kekebalan dalam tubuh.

Bahan yang digunakan untuk dapat menghasilkan sistem kekebalan tubuh ini dapat berupa bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan.

Pemberian imunisasi sangat bermanfaat untuk membantu mencegah penyebaran penyakit dan menurunkan risiko terinfeksi berbagai penyakit yang dapat mengakibatkan kematian maupun kecacatan.

Namun, masih banyak orang tua yang khawatir akan efek imunisasi karena seringkali timbul demam setelah imunisasi.

Padahal akibat dari penyakit yang akan muncul karena tidak diimunisasi jauh lebih membahayakan dibandingkan hanya efek demam yang dihasilkan. Demam pasca imunisasi yang muncul biasanya hanya sekitar 1-2 hari setelah penyuntikan.

Demam ini terjadi karena ketika vaksin disuntikkan ke dalam tubuh akan menciptakan kondisi tertentu dengan mendorong sistem imun tubuh untuk membentuk antibodi dan limfosit-T (sel imun).

Reaksi inilah yang sering menyebabkan adanya reaksi sistemik salah satunya berupa demam. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan jika muncul demam pada anak setelah imunisasi?

Baca Juga: Mengapa Anak Perlu Mendapatkan Imunisasi Ulang?

Tips Mengatasi Demam Anak Setelah Imunisasi

1. Berikan banyak cairan

Jika anak berusia di bawah 6 bulan, perbanyak berikan ASI. Jika anak sudah lebih dari 6 bulan, anda dapat berikan cairan berupa air putih, jus buah, susu, dan kuah sop.

2. Gunakan pakaian tipis

Pakaikan pakaian yang tipis. Sebaiknya Moms tidak memberikan berlapis-lapis pakaian atau selimut tebal pada anak karena akan membuatnya makin kepanasan.

3. Berikan obat penurun demam

Berikan obat penurun demam yang dijual bebas, misalnya parasetamol 15 mg/kg berat badan setiap 3 - 4 jam bila diperlukan. Maksimal pemberian parasetamol adalah 6 kali dalam 24 jam.

Baca Juga: 5 Penyakit Balita yang Bisa Dicegah dengan Imunisasi

4. Kompres

Kompres dengan air hangat pada lipatan ketiak dan selangkangan selama 10-15 menit untuk menguapkan panas keluar melalui pori-pori kulit.

5. Boleh tetap mandi

Anak tetap boleh mandi dengan air hangat atau cukup diseka dengan air hangat untuk membersihkan tubuhnya.

6. Bawa ke dokter

Jika demam tidak menurun selama 2 hari dan suhu badan anak mencapai 390C sebaiknya bawa anak anda ke dokter.

Semoga dengan penjelasan di atas Moms tidak perlu lagi khawatir atau ragu untuk melengkapi imunisasi anak. Berikan imunisasi secara lengkap dan sesuai jadwal untuk perlindungan optimal anak dari penyakit yang membahayakan!

Sumber:

1. Penjelasan Kepada Orangtua Mengenai Imunisasi. IDAI. 2013

2. Penanganan Demam pada Anak. IDAI. 2014

3. Demam: Kapan Harus ke Dokter?. IDAI. 2015

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.