19 April 2019

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa di Sekolah Non-Muslim

Menjalankan ibadah puasa di lingkungan sekolah non-Muslim bisa menjadi tantangan bagi Si Kecil

Bulan Ramadan adalah saat di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum, serta tidak melakukan tindakan lain yang bisa membatalkan puasa.

Di bulan Ramadan, umat Muslim berpuasa mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, hal ini merupakan salah satu dari Rukun Islam.

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa ikut berpartisipasi dalam melakukan ibadah puasa. Terutama di sekolah Muslim, ketika Si Kecil melihat teman-temannya berpuasa, ia pun juga tidak sabar untuk ikut berpuasa.

Tetapi, bagaimana jika anak berada di lingkungan sekolah non-Muslim, di mana mayoritas muridnya tidak melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan?

Peran orang tua penting untuk mengajarkan Si Kecil bagaimana jika ia harus berpuasa di lingkungan non-Muslim.

Murid-murid di sekolahnya mungkin akan bertanya, “Mengapa kamu berpuasa?”, “Apa kamu tidak merasa lapar dan haus?”, “Apakah nanti kamu akan sakit karena tidak makan?” dan Si Kecil perlu dipersiapkan untuk kondisi ini.

Berikut cara mengajarkan anak berpuasa di lingkungan sekolah non-Muslim, seperti dikutip dari Muslim Kids Guide dan Gulf News.

Baca Juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Anak Saat Puasa

1. Beritahu Pihak Sekolah

puasaanak1 pinterestcom
Foto: puasaanak1 pinterestcom

Foto: pinterest.com

Penting untuk memberi tahu pihak sekolah seperti guru dan teman-teman terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari jika terjadi peristiwa tidak menyenangkan kepada Si Kecil.

Dengan menjelaskan apa itu Ramadan kepada guru dan teman mereka, Si Kecil akan merasa lebih dimengerti. Beberapa guru juga membutuhkan penjelasan tentang berpuasa di bulan Ramadan, terutama di sekolah non-Muslim.

Pastikan guru mengetahui jika ada perubahan dalam rutinitas anak sehingga mungkin ia berhalangan untuk mengikuti kegiatan atau rutinitas sekolah.

Moms juga dapat membuat suasana sekolah jadi lebih menyenangkan dengan melibatkan teman-teman sekelas Si Kecil. Tanya kepada guru jika Moms bisa membawa beberapa hiasan atau kerajinan bernuansa Ramadan untuk diikuti semua anak.

2. Jangan Kaku atau Memaksa Si Kecil

puasaanak2 theconversationcom
Foto: puasaanak2 theconversationcom

Foto: theconversation.com

Jelaskan pentingnya puasa untuk anak, dan biarkan mereka mengamati rutinitas yang Moms dan Dads ikuti selama sebulan penuh dan dorong mereka untuk ikut terlibat.

Moms dapat membiarkan Si Kecil mencoba berpuasa mungkin setengah hari atau satu hari selama akhir pekan saja.

Dengan melibatkan anak dalam melakukan kegiatan berpuasa seperti sahur atau berbuka puasa, ini akan memberi mereka perasaan 'dewasa' dan mereka akan terpesona dengan tradisi tersebut berminat untuk ikut terlibat.

Libatkan Si Kecil dalam kegiatan lain, seperti ikut menyiapkan makan saat sahur dan berbuka, mengajak teman-teman untuk ikut menikmati santapan berbuka, dan lain sebagainya.

Hal ini membuat Si Kecil merasa menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa yang memberi mereka rasa tanggung jawab, khususnya di bulan Ramadan.

Baca Juga: 9 Tips Mempersiapkan Tubuh Agar Tak Kaget Saat Puasa

3. Tekankan pada Nilai-nilai Berpuasa di Bulan Ramadan

puasaanak3 huffingtonpostcom
Foto: puasaanak3 huffingtonpostcom

Foto: huffingtonpost.com

Jika Si Kecil masih terlalu muda untuk berpuasa atau kesulitan bangun pagi untuk berdoa, ia masih bisa ikut berpartisipasi dengan membantu memahami prinsip-prinsip dan moral di bulan Ramadan.

Moms bisa mengajarkan Si Kecil untuk bersikap baik satu sama lain, menyumbang kepada yang kurang beruntung, menunjukkan pengendalian diri, atau menghabiskan waktu bersama keluarga.

Ajarkan Si Kecil bahwa kegiatan ini adalah pelajaran hidup penting yang harus dipelajari semua anak tanpa memandang agama mereka, seperti berbagi makanan dengan teman-teman non-Muslimnya.

Si Kecil mungkin merasa malu untuk berbagi kepercayaan agama dengan teman-temannya yang berbeda. Persiapkan anak untuk menjawab pertanyaan apa pun yang mungkin orang lain tanyakan tentang kebiasaan mereka.

Mengajarkan anak berpuasa dan juga menerapkan nilai-nilai di bulan Ramadan memang membutuhkan waktu, tetapi ketika ia sudah mempelajari dan menjalankan nilai tersebut dengan baik, hal ini akan tetap bersama mereka sepanjang hidupnya. Selamat berpuasa!

(AP/AND)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.