01 April 2019

Waspadai 5 Faktor Penghambat Perkembangan Janin Ini

Kadangkala kebiasaan sepele dapat memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan

Perkembangan janin sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang, di antaranya vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Berbagai bentuk olahraga khusus wanita hamil juga dapat membantu kelancaran pembentukan sel-sel dan organ-organ penting dalam janin.

Namun itu saja tidak cukup. Menjauhi hal-hal yang berisiko tinggi terhadap perkembangan janin juga perlu dilakukan.

Tanpa disadari, kadangkala kebiasaan sepele dapat memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan Mama. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi perkembangan janin serta kesehatan ibu hamil itu sendiri:

  1. Latihan Fisik Berbahaya

ibu hamil yoga
Foto: ibu hamil yoga

Setiap ibu hamil memang dianjurkan melakukan olah fisik agar tubuh tetap segar dan bugar semasa hamil. Beberapa senam hamil juga dapat membantu kelancaran proses persalinan. Namun terkadang beberapa ibu melakukan olahraga berlebihan sehingga justru membahayakan perkembangan janin.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Mama mengikuti anjuran instruktur senam hamil dalam melakukan gerakan yang benar. Mengonsultasikan setiap olahraga yang akan dilakukan kepada dokter yang memantau kehamilan Anda juga merupakan langkah yang tepat.

Baca juga: 6 Olahraga yang Aman Selama Trimester Pertama
  1. Obat-obatan Herbal

obat herbal
Foto: obat herbal

Tidak jarang ibu hamil yang sedang mengalami sakit atau keluhan hamil memilih menggunakan obat-obatan herbal untuk mengatasinya. Rasa takut akan pengaruh kimia dari obat-obatan membuatnya lebih memilih obat tradisional.

Namun hal tersebut juga tidak selamanya benar. Mengingat ada juga obat herbal yang dapat menimbulkan efek samping pada perkembangan janin. Mintalah saran dari dokter yang menangani Anda sebelum mengonsumsi obat-obatan herbal.

  1. Bersentuhan dengan Bahan Kimia

ibu hamil nyalon
Foto: ibu hamil nyalon

Hampir seluruh rutinitas sehari-sehari memerlukan peralatan berbahan kimia dengan sifat berbeda-beda. Ada yang aman dan ada juga yang berbahaya bagi kesehatan.

Wanita hamil sebaiknya mengurangi aktivitas yang bersentuhan dengan bahan kimia, misalnya pengecatan, pengeritingan, atau pelurusan rambut serta berbagai perawatan wajah.

Seandainya hal itu sangat diperlukan, pastikan bahwa tidak banyak zat kimia yang digunakan, serta sedapat mungkin mengurangi kemungkinan kontak langsung dengan zat-zat tersebut.

  1. Obat-obatan Bebas

obat bebas
Foto: obat bebas

Obat-obatan yang dijual bebas kadangkala dapat membantu meredakan gangguan kesehatan. Namun, bagi wanita hamil, hal tersebut perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada perkembangan janin.

Jika Mama mengalami gangguan kesehatan, lebih baik periksakanlah diri Mama ke dokter terpercaya. Seandainya hendak mengonsumsi obat-obatan bebas, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Mama.

  1. Rokok dan Alkohol

ibu hamil merokok dan alkohol
Foto: ibu hamil merokok dan alkohol

Merokok atau mengonsumsi alkohol saat hamil sedikit banyak dapat memengaruhi perkembangan janin. Bentuk pengaruh yang ditimbulkan bisa bermacam-macam, antara lain kurangnya berat badan bayi, gangguan morning sickness yang berlebihan, pendarahan, bahkan dapat menyebabkan keguguran atau perilaku menyimpang pada bayi saat dia sudah lahir.

Menghindari rokok mungkin terasa sulit jika sudah menjadi kebiasaan. Namun, jangan khawatir! Mama bisa membuat sebuah komitmen untuk menghindari hal-hal tersebut serta meminta bantuan kerabat di sekitar Mama untuk turut mendukung tujuan mulia ini. Tujuannya agar perkembangan janin Mama dapat berjalan maksimal dan si kecil bisa lahir dengan sehat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.