14 Oktober 2018

10 Tanda Saat Sedang Ovulasi

Pentingkah menghitung masa subur?

    
Bila Moms ingin merencanakan kehamilan, inilah saatnya berkenalan dengan Big-O: Ovulasi. Dengan belajar mengenali tanda-tanda ovulasi, Moms dapat mengetahui waktu yang tepat untuk berhubungan intim dengan pasangan untuk meningkatkan peluang hamil.

Selain itu, mengetahui tanda-tanda ovulasi dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai siklus menstruasi Moms dan membantu mengenali gejala ovulasi abnormal lebih dini.

Menurut Shannon M. Clark, MD, staf pengajar di University of Texas Medical Branch di Galveston, Texas, waktu ovulasi pada setiap wanita dapat berbeda-beda dari siklus ke siklus, sehingga sebaiknya wanita memeriksa siklus menstruasi mereka selama setidaknya tiga bulan atau lebih, untuk membantu menghitung siklus ovulasi.

Apakah Tanda-Tanda Ovulasi?

Sebelum dan selama ovulasi, perubahan hormonal dapat memengaruhi seluruh kondisi tubuh. Dengan memperhatikan perubahan fisik, Moms dapat belajar mengenali tanda-tanda ovulasi yang paling umum dan memprediksi kapan masa subur yang paling tepat.

Tanda ovulasi #1: Kram perut

Salah satu tanda ovulasi yang paling tidak nyaman bagi sebagian wanita adalah kram atau nyeri perut bagian bawah terus-menerus (Mittelschmerz).

Jika kram perut luar biasa sakitnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter, terutama jika Moms sedang mencoba untuk hamil, karena kram tersebut dapat merupakan gejala dari masalah medis yang dapat memicu infertilitas.

Tanda ovulasi #2: Peningkatan suhu basal tubuh

Untuk mengecek peningkatan suhu tubuh basal, Moms memeriksa suhu tubuh setiap pagi setelah bangun tidur menggunakan termometer basal.

Setelah ovulasi, suhu basal tubuh biasanya naik, dan tetap bertahan seperti itu sampai menurun pada siklus menstruasi berikutnya. Jika hamil, suhu basal tubuh biasanya makin naik.

Tanda ovulasi #3: Perubahan lendir serviks

Ketika mendekati masa ovulasi, tubuh wanita akan memproduksi lebih banyak estrogen yang menyebabkan lendir serviks menjadi bersih, licin, dan elastis, seperti putih telur, yang membantu sperma berenang menuju sel telur yang dilepaskan selama ovulasi.

Tanda ovulasi #4: Perubahan posisi dan kepadatan serviks

Memeriksa posisi leher rahim yang terbaik adalah dilakukan pada waktu yang sama setiap hari, karena posisinya tidak tetap di satu tempat sepanjang hari. Selalu cuci tangan hingga bersih sebelum memeriksa leher rahim.

Saat masa tidak subur, leher rahim terasa lebih rendah, keras (seperti ujung hidung) dan kering. Leher rahim akan terasa lebih lunak (seperti lobus telinga), tinggi, terbuka dan basah pada masa subur.

Tanda ovulasi #5: Nyeri payudara dan lebih sensitif

Peningkatan progesteron juga menyebabkan payudara terasa lebih lunak dan sensitif selama ovulasi. Beberapa wanita bahkan mengalami nyeri payudara, mirip seperti nyeri payudara pramenstruasi, tepat di saat masa ovulasi.

Tanda ovulasi #6: Libido meningkat

Wanita sering merasakan peningkatan dorongan seksual sekitar masa ovulasi, yang merupakan indikasi bagus untuk mengetahui masa subur yang tepat.  

Tanda ovulasi #7: Sensitivitas indra penglihatan, penciuman dan perasa

Bagi beberapa wanita, indra penglihatan, penciuman, dan perasa yang cenderung lebih sensitif di paruh kedua dari siklus menstruasi normal dapat menjadi tanda ovulasi.

Tanda ovulasi #8: Bercak darah

Bercak darah atau flek selama pertengahan siklus menstruasi sering kali terjadi sebelum atau setelah ovulasi sebagai akibat dari perubahan hormon.

Tanda ovulasi #9: Sedikit mual

Perubahan hormon selama ovulasi juga menyebabkan beberapa perempuan sering merasa sedikit mual.

Tanda ovulasi #10: Pusing atau migrain

Karena perubahan hormon tersebut, beberapa wanita juga cenderung mengalami pusing atau migrain sekitar masa ovulasi.

 

Sudahkah Moms mengecek ovulasi yang tepat?

    

(ROS)

 

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.