16 Desember 2018

12 Tes Kesehatan yang Harus Dilakukan Sebelum Merencanakan Kehamilan

Jalani tes kesehatan berikut sebelum program hamil!

Jika Moms memutuskan untuk siap memiliki bayi, mulailah dengan membuat janji dengan dokter spesialis kandungan untuk menjalani cek kesehatan sebelum kehamilan, meskipun ini bukan kehamilan pertama.

Tes program hamil ini harus dilakukan terutama bagi calon Moms yang setelah 1 tahun tidak kunjung hamil juga, walaupun sudah rutin berhubungan intim tanpa kontrasepsi.

Apakah Tes Kesehatan Pra kehamilan?

Tes pemeriksaan kesehatan seyogyanya dijalankan sesuai prosedur untuk mendeteksi kemungkinan masalah kesuburan sejak dini baik dari faktor wanita, pria ataupun keduanya.

Menurut Grace Lau, MD, seorang dokter spesialis kandungan dari NYU Langone Medical Center, dengan menjalani tes program hamil ini akan meningkatkan peluang untuk mendapatkan kehamilan yang aman dan bayi yang sehat.

1. Pemeriksaan riwayat kesehatan. Dokter biasanya membicarakan tentang:

  • Riwayat kesehatan pribadi dan keluarga
  • Riwayat vaksinasi
  • Siklus haid
  • Obat-obatan yang sedang digunakan
  • Kebiasaan gaya hidup, seperti diet, latihan olahraga tertentu, merokok, penggunaan alkohol, dan obat-obatan terlarang.

2. Tes pemeriksaan kesehatan. Dokter akan memberikan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, termasuk:

  • Pemeriksaan umum seperti tekanan darah, berat badan, tinggi badan
  • Pemeriksaan payudara
  • Pemeriksaan fisik ginekologis (kandungan), terutama organ genitalia eksternal maupun internal.
  • Pemeriksaan kesehatan lainnya seperti depresi atau masalah kesehatan mental, tekanan darah tinggi, kegemukan atau obesitas, dan masalah tiroid.
shutterstock 398234749
Foto: shutterstock 398234749

3. Tes Pap Smear dan pemeriksaan panggul. Dokter akan mengambil sampel serviks untuk memeriksa kemungkinan adanya kelainan, tanda-tanda kanker serviks, dan Penyakit Seksual Menular (PMS) seperti klamidia, HPV serta gonore.

4. Tes darah. Bertujuan untuk mengetahui kondisi:

  • Kolesterol
  • Glukosa (gula darah)
  • Fungsi hati
  • Rh faktor
  • Trigliserida
  • Kadar hemoglobin abnormal atau jumlah sel darah merah atau putih.
  • Hepatitis B
  • Sifilis, HIV dan PMS lainnya
  • Kekebalan terhadap campak Jerman.
shutterstock 709355866
Foto: shutterstock 709355866

5. Tes urine. Bertujuan untuk memeriksa kadar glukosa (tingkat tinggi dapat menjadi tanda gestational diabetes) dan protein (kemungkinan indikasi preeklampsia dan infeksi saluran kencing).

6. Tes Ultrasonografi (USG). USG transvaginal (alat dimasukkan ke dalam vagina) atau USG transabdominal (melalui dinding perut) dapat mengetahui kondisi rahim, indung telur, saluran telur dan adanya massa (tumor) kandungan seperti kista, mioma, polip dan sebagainya.

7. Tes Histerosalpingografi (HSG).Tindakan ini dilakukan di bagian radiologi, berfungsi untuk menilai rongga rahim dan saluran telur (tuba falopii).

shutterstock 621040133
Foto: shutterstock 621040133

8. Tes Histerosonografi (SIS).Pemeriksaan ini merupakan alternatif bagi pemeriksaan HSG apabila terdapat reaksi alergi zat kontras, tidak adanya peralatan rontgen atau pada pasien dengan riwayat hamil dan melahirkan sebelumnya (infertilitas sekunder).

9.Tes Laboratorium. Dalam kasus infertilitas, dokter akan menyarankan pemeriksaan hormon reproduksi.

10. Uji Analisis Sperma. Merupakan pemeriksaan dasar untuk mendiagnosis masalah ketidaksuburan pria.

11. Tes TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes). Bertujuan untuk mencegah gangguan kehamilan yang disebabkan oleh virus TORCH yang bisa membahayakan janin.

Baca Juga: Betulkah Torch Berbahaya untuk Kehamilan?

12. Tes Genetik. Moms mungkin juga perlu mempertimbangkan tes genetik jika Moms mengalami masalah dalam kehamilan atau pernah mengalami keguguran atau kelahiran mati.

Untuk Moms yang ingin hamil, sudahkah menjalani tes pemeriksaan prakehamilan ini?

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.