01 Maret 2019

15 Tanaman Berbahaya untuk Hewan Peliharaan yang Patut Dihindari

Berikut jenis-jenis tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan seperti kucing, kelinci, anjing, musang, dll

Bagi Moms yang memiliki hewan peliharaan dan menyukai tanaman, ada tindakan yang harus dilakukan agar tanaman yang hidup di rumah tidak membahayakan hewan peliharaan yang Moms juga sayangi.

Menurut Ahli Biologi Tumbuhan, Dr. Susiani Purbaningsih, DEA, Moms sebenarnya bisa melihat mana tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan dari interaksi antara hewan itu sendiri dengan tumbuhan.

Jika hewan peliharaan terlihat enggan untuk mendekati suatu tumbuhan, maka kemungkinan terdapat racun di dalamnya.

Itu merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tanaman itu berbahaya atau tidak.

Namun tidak ada salahnya Moms juga harus mewaspadainya, karena keracunan bisa saja terjadi pada hewan peliharaan apapun, baik itu kucing, anjing, kelinci, atau musang.

Nah, apa saja sih tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan yang perlu Moms waspadai keberadaannya, simak yuk.

Menurut laman parenting.com, berikut jenis-jenis tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan seperti kucing, kelinci, anjing, musang, dll:

1. Lidah Buaya

lidah buaya tanaman dihindari hewan
Foto: lidah buaya tanaman dihindari hewan
Foto : medicalnewstoday.com

Jika dikonsumsi hewan peliharaan, tanaman ini dapat menyebabkan muntah, depresi, diare, dan tremor.

2. Amaryllis

Tanaman hias yang populer ini mengandung paling banyak racun. Gejala pada hewan bisa menimbulkan muntah, diare, air liur berlebih. Keracunan bisa terjadi juga pada musang.

3. Pakis

Pakis adalah sebutan lainnya, jika hewan peliharaan memakan buahnya, dapat menyebabkan muntah, radang kulit, dan dermatitis kulit.

4. Azalea/Rhododendron

Tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan ini mengandung grayanotoxins yang dapat menyebabkan muntah, kelemahan, dan bahkan kelumpuhan kaki.

Beberapa kasus menyebabkan koma dan kematian pada kucing, anjing, kelinci, serta kambing, kuda, dan domba.

Baca Juga: Hewan Peliharaan untuk Si Kecil

5. Begonia

Akar begonia adalah bagian paling beracun. Mulut bisa terasa seperti terbakar hebat dan dapat menyebabkan iritasi mulut.

6. Chrysanthemum

crysanthemum tanaman dihindari
Foto: crysanthemum tanaman dihindari
Foto : gilmour.com

Tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan yang satu ini mengandung pyrethrins yang dapat menyebabkan muntah, diare, air liur berlebih.

7. Clyclamen

Clyclamen sangat populer di kebun dan pot. Akar adalah bagian paling berbahaya karena mengandung racun tingkat tinggi.

8. Daffodil

Tanaman dan bunga yang mekar di musim semi ini dapat menyebabkan diare dan sakit perut yang parah. Bisa memengaruhi musang, kucing, kelinci, dan anjing.

9. Daisy

Bunga cerah yang populer di musim semi ini dapat menyebabkan dermatitis kulit pada kulit hewan.

10. Lily

Pada jenis bunga lili tertentu seperti Easter, Asiatic, Tiger, atau Japanese Show, kandungan racunnya sangat tinggi. Sangat berbahaya bagi kucing karena dapat menyebabkan gagal ginjal.

11. Philodendron

philodendron tanaman yang dihindari
Foto: philodendron tanaman yang dihindari
Foto : plantopedia.com

Tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan rumah yang satu ini mudah tumbuh, mengandung bahan kimia yang bisa membuat mulut, lidah iritasi.

12. Pothos

Tanaman rumah yang banyak disukai, tetapi hewan peliharaan punya reaksi negatif terhadapnya.

Baca Juga: Manfaat Sehat Memiliki Hewan Peliharaan

13. Sago Palm

Semua bagiannya beracun, terutama benihnya. Dapat mengakibatkan kejang, tinja berdarah, gagal hati, dan kerusakan lapisan perut.

14. Tomato Plant

Walaupun tidak mematikan, tetapi jika tertelan oleh hewan peliharaan dapat mengakibatkan muntah, diare, dan membuat lambat detak jantung.

15. Tulip

Semua bagian dari tanaman ini menyebabkan reaksi merugikan. Berhati-hari karena anjing paling menyukainya. Gejala yang timbul bisa berupa muntah, kejang-kejang, dan meningkatnya denyut jantung.

Nah, sudah tahu kan Moms jenis-jenis tanaman berbahaya untuk hewan peliharaan di rumah? Yuk, pindahkan segera!

(IRN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.