08 Mei 2020

3 Cara Membantu Bayi Merangkak

Apa saja yang perlu dimaksimalkan?

Beberapa orang tua kadang bertanya-tanya, kapan bayi mulai bisa merangkak? Pertanyaan ini seringkali muncul saat melihat Si Kecil belum juga terlihat merangkak hingga saat ini.

Umumnya, bayi mulai merangkak antara usia 7-10 bulan. Ada yang memulainya dengan cara duduk sambil menggeser pantatnya atau dengan berguling dari satu sisi ke sisi lain. Bahkan, ada pula bayi yang melewatkan kemampuan merangkak dan langsung dapat berjalan.

Cara untuk Membantu Bayi Merangkak

Jika saat ini bayi belum juga dapat merangkak, Moms sebenarnya dapat melakukan beberapa cara membantu bayi merangkak berikut ini.

1. Keahlian Duduk

1 Keahlian Duduk.jpg
Foto: 1 Keahlian Duduk.jpg

Foto: Juan Encalada – Unsplash.com

Salah satu cara membantu bayi merangkak adalah dengan memastikan kemampuan bayi duduk sendiri tanpa adanya bantuan. Kemampuan bayi duduk, umumnya berkembang dengan sendirinya sebelum bayi merangkak.

“Saat bayi mulai nyaman untuk duduk, ia mungkin akan menggerakkan badannya ke depan untuk meraih mainan. Sehingga secara alami, tubuhnya akan bertumpu pada kedua tangan dan kaki dan kemajuan ini akan berkembang menjadi merangkak,” ungkap Dokter Perkembangan Anak di Hassenfeld Children’s Hospital, NYU Langone, Catherine Workman, MD, seperti dikutip dari today.com.

Sehingga, tidak hanya kemampuan bayi untuk duduk lama saja yang diperlukan, tapi juga kemampuan bayi untuk bangun atau bergerak saat dari posisi duduknya. Di sinilah latihan meraih sesuatu diperlukan.

Baca Juga: 4 Stimulasi Agar Bayi Bisa Merangkak dengan Lincah

2. Latihan Meraih

2 Latihan Meraih.jpg
Foto: 2 Latihan Meraih.jpg

Foto: RitaE – Pixabay.com

Cara membantu bayi merangkak lainnya adalah melatih kemampuan bayi untuk meraih sesuatu dengan kedua tangannya. Posisikan bayi di lantai dan letakkan mainan yang menarik di sekitarnya.

Beri jarak antara bayi dengan mainannya. Karena jika apa yang ingin diraihnya mudah diambil, maka bayi tidak dapat melatih tubuhnya untuk mendorong, menarik, atau bergerak.

“Bergabunglah dengan bayi di lantai dan mengajak bayi untuk merangkak atau menggeser tubuhnya. Beri bayi kesempatan mencoba mengambil barang. Kamu dapat mengajaknya meraih barang yang ingin didapatkannya.

Yang paling penting adalah bermain bersama mereka di lantai,” ungkap Dr. Aishwarya Deenadayalu dari Oregon’s Metropolitan Pediatrics, Portland, seperti dikutip dari fatherly.com.

Baca Juga: Bayi Tidak Merangkak Tapi Mengesot, Normalkah?

3. Tummy Time

3 Tummy Time.jpg
Foto: 3 Tummy Time.jpg

Foto: nancy caceres – Pixabay.com

Satu hal yang tidak kalah penting sebagai cara membantu bayi merangkak adalah dengan rutin melakukan tummy time. Dikutip dari American Academy of Pediatrics, melakukan tummy time secara rutin dapat membantu menguatkan otot leher bayi.

Hal ini tentu akan menguntungkan bayi yang sedang belajar merangkak, hingga akhirnya dapat berjalan. Kurangnya melakukan tummy time dapat membuat bayi tidak melatih kemampuannya mendorong.

Lakukan tummy time sekitar lima sampai sepuluh menit setiap sesi per hari. Pastikan Moms dan Dads memantau bayi saat melakukan tummy time untuk menghindari terjadinya kematian bayi mendadak.

Baca Juga: Nilai Tambah Jika Bayi Merangkak Sesuai Usia

Itulah beberapa cara membantu bayi merangkak. Dengan melatih kemampuan bayi merangkak, maka bukan tidak mungkin dalam beberapa waktu ke depan, Si Kecil akan mulai memperlihatkan kemampuannya berdiri dan berjalan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.