Balita dan Anak

BALITA DAN ANAK
9 Mei 2019

3 Tips Penggunaan Penolak Serangga Bagi Anak

Nyamuk menjadi hal yang menakutkan bagi para Moms, penolak serangga menjadi salah satu cara untuk menankalnya,
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Keberadaan serangga di rumah kerap sangat menjengkelkan.

Salah satu jenis serangga yang paling sering ada di rumah adalah nyamuk.

Nyamuk yang merupakan binatang penghisap darah pun tak jarang menjadi musuh para orang tua.

Hal itu bukannya tanpa alasan karena Moms pasti tidak ingin kalau anaknya terutama yang masih balita rewel akibat digigit nyamuk.

Baca Juga : 4 Cara Alami Basmi Serangga Di Rumah

Gigitan nyamuk sendiri bisa menyebabkan gatal atau bahkan ruam pada tubuh, terlebih pada kulit balita yang masih sensitif.

Atas dasar itu tidak salah jika kemudian Moms di rumah memberikan obat penolak serangga pada tubuh si kecil.

Hal itu merupakan salah satu upaya preventif atau perlindungan agar si kecil tidak mengalami gatal-gatal atau ruam akibat digigit nyamuk maupun serangga lainnya.

Hindari Bagian yang Mudah Terjangkau Anak

shutterstock_1081091330.jpg

Foto: Shutterstock

Dalam kehidupan sehari-hari, tersedia beragam obat penolak serangga mulai dari yang oles dalam bentuk lotion maupun disemprotkan dalam bentuk spray.

Apapun jenis obat penolak serangga yang digunakan, Moms tetap harus hati-hati menggunakannya kepada si buah hati.

Jangan sampai si kecil menggunakan obat penolak serangga itu sendiri.

Obat penolak serangga memiliki komposisi banyak bahan kimia yang berbahaya jika masuk ke dalam mulut manusia.

Penggunaan obat penolak serangga secara sendiri akan membahayakan bagi si kecil.

Baca Juga : Sederhana, Inilah 5 Faktor yang Membuat Anak Kuat dan Tak Mudah Terserang Penyakit

Sebagai anak-anak atau balita, mereka masih sangat suka memasukkan tangan mereka ke dalam mulut.

Hal ini sangat berbahaya jika si kecil mengoleskan sendiri obat penolak serangga itu ke tanggannya.

Oleh sebab itu, Moms mesti mencari cara aman menggunakan obat penolak serangga bagi si kecil.

Hal pertama yang bisa dilakukan Moms dengan mudah adalah dengan mengoleskan penolak serangga itu ke tangan Moms sendiri sebelum mengoleskan atau menggosokkannya ke tubuh si kecil.

Ketika mengoleskan atau menggosokkannya, pastikan Moms menghindari area mata dan mulut buah hati agar tidak memberikan efek yang tidak diinginkan.

Selain itu, ada baiknya juga Moms hati-hati ketika mengoleskan penolak serangga di sekitar telinga si kecil.

Cara aman menggunakan obat penolak serangga lainnya yang bisa dilakukan Moms adalah dengan memperhatikan bahan pembuat obat tersebut.

Perhatikan Ramuan Yang Terkandung

Beberapa obat penolak serangga tidak diperuntukkan bagi anak-anak usia balita atau dengan rentang umur 1-5 tahun.

Salah satunya adalah minyak lemon eucalyptus yang tidak boleh digunakan oleh anak dengan usia kurang dari 3 tahun.

Bukan hanya itu, American Academy of Pediatrics bersama dengan pakar lainnya sepakat bahwa obat penolak serangga yang mengandung senyawa repetisi DEET.

Penolak serangga yang mengandung senyawa tersebut tidak boleh digunakan untuk bayi dengan usia kurang dari 2 bulan.

Senyawa DEET sendiri merupakan salah satu bahan aktif yang terdapat pada banyak obat penolak serangga baik dan juga semprotan anti serangga.

Obat penolak serangga dan semprotan anti serangga yang mengandung DEET sendiri sangat aman bila digunakan sesuai dengan petunjuk yang ada.

Selain DEET, senyawa kimia lainnya seperti picaridin atau KBR 3023 merupakan bahan kimia yang terdaftar di Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat.

Senyawa-senyawa tersebut Sudah diperbolehkan ada di dalam obat penolak serangga, tetapi penggunaannya tetap harus sesuai dengan petunjuk.

Meski begitu, penggunaan obat penolak serangga bukan satu-satunya cara yang bisa Moms gunakan untuk melindungi buah hati dari gigitan serangga.

Gunakan Pakaian Panjang untuk Si Kecil

shutterstock_626798837 (1).jpg

Foto: Shutterstock

Jika Moms khawatir penolak serangga akan berpengaruh pada kesehatan tubuh si kecil maka ada baiknya Moms mengikuti cara yang disarankan oleh CDC atau Centers for Disease Control and Prevention.

Caranya adalah dengan memakaikan setelan lengan panjang dan celana panjang pada si kecil ketika berada di luar ruangan.

Selain itu, Moms juga disarankan untuk membuang barang-barang di luar ruangan yang mengandung genangan air.

Kemudian, Moms disarankan menggunakan kelambu untuk melindungi si kecil dari serangan serangga kecil seperti nyamuk dan lainnya.

Nah, itu dia cara aman menggunakan obat penolak serangga yang bisa Moms lakukan di rumah. Semoga si kecil selalu terlindungi ya Moms!

(TET/CAR)

Artikel Terkait