01 Juli 2019

4 Cara Aman Mengatasi Jerawat Saat Hamil

Hati-hati! Mengatasi jerawat saat hamil tak boleh sembarangan


Saat hamil, kulit juga tetap masih mungkin mengalami jerawat dikarenakan memang ada produksi minyak berlebih yang terjadi ketika hormon tertentu mengalami perubahan.

Namun Moms harus berhati-hati karena mengatasi jerawat saat hamil ternyata memiliki perawatan yang sedikit berbeda. Jerawat saat hamil dapat diobati dengan perawatan diri dan pengobatan seperti:

Membersihkan Area Berjerawat

Cuci area yang berjerawat dengan pembersih yang lembut sebanyak dua kali sehari. Gunakan tangan Moms untuk mencuci muka dengan sabun lembut dan air hangat.

Hindari produk-produk tertentu, seperti scrub wajah, astringen dan masker, karena mereka cenderung mengiritasi kulit, yang dapat memperparah jerawat. Selain itu, mencuci dan menggosok secara berlebihan juga dapat mengiritasi kulit.

Bila area jerawat berada di sekitar kulit kepala maka keramaslah secara teratur. Jangan sesekali menekan jerawat karena melakukannya dapat menyebabkan infeksi.

Baca Juga : Cara Membersihkan Muka Untuk Kulit Berjerawat

Memilah Kosmetik

Jangan gunakan kosmetik yang akan menghasilkan minyak pada wajah seperti tabir surya, produk penata rambut atau concealer untuk menutupi jerawat. Gunakan produk yang mengandungs air atau noncomedogenic.

Jaga Kebersihan Kulit

Jaga rambut dan wajah Moms untuk tetap bersih Juga hindari meletakkan tangan atau benda lain di wajah Moms.

Tak hanya itu, pakaian atau topi yang ketat juga dapat menimbulkan masalah, terutama jika Moms berkeringat karena keringat dan minyak dapat menyebabkan jerawat.

Obat Jerawat

Obat juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat saat kehamilan tetapi setiap obat yang digunakan pada kulit Moms atau dikonsumsi selama kehamilan dapat masuk ke aliran darah dan mempengaruhi janin.

Sementara sebagian besar bahan dalam obat jerawat yang dijual bebas belum diteliti pada kehamilan, biasanya hanya sejumlah kecil yang terserap ke dalam kulit.

Umumnya, perawatan kulit yang mengandung eritromisin (Erygel) dan klindamisin (Cleocin T, Clindagel, lainnya) dianggap aman. Keamanan menggunakan benzoil peroksida untuk mengobati jerawat saat kehamilan belum dibenarkan.

Perawatan ini hanya boleh digunakan jika jelas diperlukan. Obat jerawat diketahui menyebabkan cacat lahir - termasuk isotretinoin oral (Amnesteem, Claravis) dan retinoid topikal sehingga jelas harus dihindari selama kehamilan.

Jerawat memang sangat mengganggu, belum lagi menurunkan rasa percaya diri. Jika Moms khawatir tentang jerawat selama masa kehamilan, konsultasikan dengan dokter kulit agar dapat mempertimbangkan manfaat dan risikonya.

Ingat ya Moms, segala sesuatunya menjadi sensitif saat kehamilan sehingga dibutuhkan perhatian khusus dalam mengatasi setiap gejala yang terjadi.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.