Program Hamil

25 Desember 2017

Perkembangan Janin Minggu Ke-28

Waktunya untuk mencari dokter spesialis anak untuk si kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

PERKEMBANGAN JANIN

Di minggu ini berat si kecil mencapai 1,1 kg dengan panjang sekitar 37 cm dari kepalanya hingga ujung kaki.

Ia bisa berkedip dan penglihatannya mulai berkembang. Ia mulai bisa melihat cahaya di luar rahim.

Kulit tipis janin masih berwarna kemerahan dan dilapisi dengan verniks kaseosa. Namun, ia mulai menambah lemak tubuh sebagai persiapannya hidup di luar rahim. Produksi sel darah merah sudah dilakukan seluruhnya oleh sumsum tulang janin.

Meski sudah tumbuh semakin besar, si kecil masih bisa bergerak aktif. Ia pun sudah berada di posisi yang tepat untuk lahir, yaitu kepala berada di bawah. Pada saat ini, tidur si kecil sudah termasuk fase REM (rapid eye movement), yang berarti ia sudah bermimpi. Kira-kira apa ya isi mimpinya?

TUBUH MOMS

Rata-rata di minggu ini, Moms akan mengalami kenaikan berat badan sebanyak 6 kg sejak awal kehamilan. Peningkatan berat badan yang pesat terjadi pada trimester ini.

Dalam kunjungan rutin ke dokter, cobalah untuk mendiskusikan mengenai cara persalinan Moms, apakah normal atau memerlukan operasi.

Apabila ini adalah persalinan pertama, maka pertanyaan mengenai episiotomi, monitoring janin, dan pereda rasa nyeri adalah pertanyaan yang paling sering ditanyakan. Mulailah untuk mendiskusikan dengan dokter mengenai A-Z rencana persalinan Moms.

Di minggu ini juga merupakan masa untuk mengulangi tes darah tertentu seperti tes toleransi glukosa.

TIPS: DOKTER KANDUNGAN UNTUK SI KECIL

Di minggu ini, mulailah mencari dan menyurvei dokter anak untuk si kecil. Mintalah rekomendasi teman, keluarga, tetangga, atau kerabat lain yang sudah berpengalaman sebelumnya.

TIPS UNTUK AYAH

Trimester terakhir adalah trimester terberat bagi pasangan Moms. Karenanya, pastikan Ayah terlibat dalam kesibukannya.

Dukungan dari ayah dapat meringankan keluhan Ibu hamil. Selain itu, penelitian juga mengatakan bahwa dukungan pasangan bisa membuat proses persalinan jadi lebih mudah.

Di saat ini, pasangan akan memerlukan ayah lebih dari biasanya. Beberapa bentuk dukungan antara lain, ayah dapat ikut berbelanja untuk membeli segala kebutuhan bagi bayi, membeli pakaian hamil, atau ayah dapat membantu memijat punggung atau kaki pasangan.

Narasumber: dr. Ariefandy Pambudi, SpOG (RSIA Kendangsari MERR Surabaya

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait