28 Juni 2018

4 Cara Menghadapi Pasangan yang Perfeksionis

Jangan menyerah dulu, Si Perfeksionis bisa kok ditaklukan!

Moms, pasangan yang teratur, mandiri dan memberikan kualitas terbaik dirinya dalam hubungan terdengar sangat menyenangkan untuk dimiliki.

Memiliki pasangan seperti itu pasti memunculkan keinginan kita untuk memberikan hal-hal terbaik juga dalam hubungan yang dijalin.

Namun kalau pasangan ingin yang terlalu teratur dan selalu mengejar kesempurnaan bukannya malah membuat hubungan menjadi kurang nyaman?

Moms, pasangan yang harus selalu sempurna dalam segala hal termasuk meminta Moms selalu dalam kondisi ‘terbaik’ bisa disebut sebagai pasangan yang perfeksionis, lho.

Dan memiliki pasangan yang perfeksionis kadang-kadang menimbulkan perasaan yang kurang nyaman dan membuat hubungan menjadi rumit.

Pasalnya, sang perfeksionis memiliki tendensi untuk jadi dominan dan mengatur seluruh hal yang berjalan dalam hubungan yang seharusnya berimbang antar kedua belah pihak.

Berikut beberapa tips yang bisa Moms coba untuk menghadapi pasangan yang perfeksionis.

1. Berkomunikasi dengan pasangan

huffingtonpost.ca

Moms, salah satu cara untuk menghadapi pasangan yang perfeksionis adalah dengan membicarakannya dengan pasangan.

Moms perlu melakukan pendekatan dengan hal-hal yang cenderung memicu sifat perfeksionis dari pasangan dan mengatakan kalau tidak masalah kalau tidak semua hal itu sempurna.

Moms juga perlu menjelaskan pada pasangan jika ada hal-hal yang mengalami perubahan, kalau bisa, secepat mungkin dilakukan ya Moms untuk hal ini agar plan yang sudah dibuat oleh pasangan bisa segera diralat.

Selain itu, Moms perlu menentukan batas untuk hal-hal apa saja yang bisa diatur oleh pasangan, menerima apapun emosi yang sedang dirasakan oleh pasangan, dan yang paling penting adalah ‘sabar’.

2. Kuasai emosi dan reaksi diri

Untuk dapat menghadapi pasangan yang perfeksionis, Moms juga butuh untuk menerima keadaan diri Moms sendiri seutuhnya. Self-esteem yang Moms miliki berpengaruh besar pada cara Moms menghadapi pasangan yang perfeksionis.

Terkadang, hal-hal yang dilakukan oleh pasangan, khususnya perkataan yang diucapkan akan membuat Moms merasa sakit hati.

Sebaiknya, Moms mengutarakan pada pasangan jika ada perkataannya yang melukai perasaan Moms.

Jika hal ini terjadi (sakit hati), sebelum mengambil tindakan apa-apa Moms perlu untuk menenangkan diri terlebih dahulu agar dapat berpikir jernih.

Moms tidak mau kan kalau harus berakhir pada pertengkarang dengan pasangan?

Baca Juga : 5 Film Romantis Terbaik Untuk Tingkatkan Kemesraan Suami Istri

3. Perbaiki hubungan

o happy couple facebook
Foto: o happy couple facebook
huffingtonpost.com

Langkah selanjutnya adalah memperbaiki rute hubungan yang Moms dan pasangan jalani. Komunikasi menjadi hal terpenting dalam hal ini.

Dengan komunikasi yang saling terbuka, Moms dan pasangan bisa mendiskusikan tentang hubungan kalian.

Menjadi lebih sensitif terhadap perasaan mereka dan lebih berkompromi pada hal-hal yang mereka alami juga diperlukan untuk dapat membawa hubungan Moms dan pasangan ke arah yang lebih baik.

Jadi, walaupun memiliki pasangan yang perfeksionis, Moms dan pasangan tetap bisa menjalani hubungan dengan nyaman dan menyenangkan, ya kan, Moms?

4. Minta bantuan ahli

Hal terakhir ini dapat menjadi pilihan final jika Moms dan pasangan tidak dapat memperbaiki serta berkompromi.

Jika dirasa tidak dapat menyelesaikannya berdua saja, Moms dan pasangan dapat meminta bantuan ke psikolog, khususnya psikolog keluarga untuk membantu Moms menghadapi pasangan yang perfeksionis.

Semoga cara-cara tersebut bermanfaat ya, Moms, agar Moms dapat menghadapi pasangan.

(LMF)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.