15 Desember 2018

Beda Pola Asuh Anak Dengan Mertua, Ini Jalan Tengahnya

Bila tak dapat menemukan cara yang tepat lebih baik bicaralah lewat suami


Merupakan sebuah hal yang wajar bila terdapat perbedaan pola asuh anak antara Moms dan mertua. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pola pengasuhan masa lalu Moms, lingkungan sosial hingga perubahan zaman yang terus terjadi.

Meskipun sah-sah saja terjadi, Moms tentu tak boleh membiarkannya terus berlarut. Karena mungkin saja hal ini berdampak buruk bagi hubungan Moms dengan mertua bahkan suami.

Untuk itu, mari simak beberapa tips untuk mengatasi perbedaan pola asuh dengan mertua berikut:

Berpikiran Positif

Hal utama yang dapat membantu Moms untuk memulai segalanya datang dari kekuatan pikiran Moms sendiri.

Moms harus terus berpikir positif bahwa memang mertua benar-benar sayang pada Si Kecil. Dengan pola pikir yang sudah positif, Moms akan lebih mudah untuk memberi kepercayaan kepada mertua.

Hal ini juga akan menjauhkan Moms pada perasaan untuk berpikir yang tidak-tidak ketika menitipkan Si Kecil kepada mertua. Yakinlah bahwa bahkan mertua Moms sudah jauh lebih berpengalaman dalam mengurus anak.

Siapkan Diri

Hal yang satu ini juga tak kalah penting, sebelum bertemu dengan mertua, persiapkan diri Moms menghadapi komentar. Tentu Moms sudah bisa menebak beberapa komentar yang kemungkinan besar akan mereka lontarkan.

Persiapkan jawaban Anda yang bersifat netral. Misalnya, soal pemilihan les Si Kecil, atau hal-hal mengenai edukasinya.

Dengan memiliki persiapan diri dan jawaban, Moms tidak lagi pusing menjawab berbagai pertanyaan mereka seputar keputusan Moms atas cucu mereka.

Baca Juga : Suka Duka Tinggal di Rumah Mertua

Bicara Pada Suami

Ketika berurusan dengan mertua, Moms tentunya membutuhkan pendekatan yang berbeda. Jangan sampai Moms menyampaikan sesuatu dengan cara yang salah sehingga membuat kesalahpahaman yang baru. Terutama saat ingin menitipkan Si Kecil, mungkin akan sangat banyak hal yang ingin Moms pesankan pada mertua.

Namun lebih baik jangan sampai mendiktenya, bila Moms tak dapat menemukan cara yang tepat lebih baik bicaralah lewat suami Moms. Biarkan ia yang menyampaikannya karena memang suami akan jauh lebih mengerti bagaimana bicara dengan orangtuanya.

Mintalah Kesempatan

Mertua tentu menginginkan yang terbaik untuk cucunya, sehingga wajar saja bila banyak sekali hal yang membuat mereka cenderung mendikte Moms.

Tentunya lama kelamaan Moms merasa risih dengan hal ini, namun jangan sampai mengambil langkah yang salah apalagi menjauhkan Si Kecil dari jangkauan kakek dan neneknya.

Beranikan diri saja untuk bicara tanpa mengurangi rasa hormat, mintalah kesempatan untuk memercayakan Si Kecil diasuh dengan cara Moms sendiri.

Buat Kesepakatan dengan Si Kecil

Ketika hendak menitipkan Si Kecil pada mertua, upayakan untuk membuat kesepakatan terlebih dahulu. Tekankan bahwa ia harus tetap dapat melakukan apa yang biasa ia lakukan di rumah.

Sebagai contoh, Si Kecil baru boleh makan es krim saat sudah mengerjakan pekerjaan rumahnya. Sehingga ketika sang kakek atau nenek hendak memanjakannya dengan memberikan apa yang mereka sukai, mereka dapat mengutarakan bahwa mereka harus terlebih dahulu menyelesaikan kewajiban mereka barulah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tak ada yang salah dengan pola asuh seperti ini, yakinlah bahwa mertua Moms akan memahami hal tersebut dan cenderung akan menghargai hal positif semacam ini.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.