07 September 2017

4 Strategi Mengakhiri Kebiasaan Balita Suka Merengek

Sikap tegas Mama dibutuhkan untuk membuat si kecil mengerti

Mama sedang bingung menghadapi kebiasaan balita suka merengek? Sejak memasuki usia 2 tahun, balita yang banyak memiliki harapan dan keinginan besar tapi tak diberi izin untuk melakukan atau memiliki sesuatu, biasanya mulai menggunakan rengekan untuk mendapatkan keinginannya.

Akan tidak baik untuk pertumbuhan karakter si kecil bila Mama selalu menuruti apa yang diinginkannya bukan? Selain mengajarkan disiplin dengan berkata 'tidak' pada keinginan balita yang seringkali tak masuk akal, 4 strategi ini bisa Mama lakukan untuk menghentikan kebiasaan balita suka merengek.

Baca juga: Si Kecil Sering Berteriak Kencang? Yuk Atasi Dengan 4 Cara Ini

  1. Tegas Berkata Tidak

Saat sedang sibuk mengerjakan hal lain atau sudah lelah menghadapi si kecil yang terus merengek, banyak orangtua yang akhirnya menyerah dan memberikan kemauan si kecil agar ia diam dan tak menangis lagi. Padahal hal ini hanya akan memperparah keadaan lho, Ma.

Balita akan cepat belajar bahwa dengan merengek ia bisa segera mendapatkan apa yang diinginkannya, dan semakin lama permintaannya tidak dituruti akan semakin keras pula rengekannya. Pada balita suka merengek, penting sekali untuk menunjukkan posisi Mama sebagai orang tua yang tegas, dengan mengatakan “TIDAK” disertai alasan yang jelas dan masuk akal.

  1. Ajarkan Untuk Meminta Dengan Jelas

Daripada membiarkan si kecil merengek selama berjam-jam, akan lebih baik bila Mama langsung bertanya dengan jelas apa yang ia mau, sekaligus mengajarkan cara untuk meminta sesuatu dengan baik dan sopan. Mama bisa katakan padanya sambil memberikan contoh, “Mama tak mengerti apa yang kamu maksud kalau kamu terus merengek. Kalau adik ingin sesuatu, katakan dengan suara baik dan jelas tanpa merengek.”

Dengan begitu, Mama jadi bisa tahu dengan jelas alasan dibalik balita suka merengek, apakah karena ingin mengontrol situasi, merasa lelah dan mengantuk, atau kesal karena suatu hal. Dan balita pun jadi tahu cara yang baik dan benar untuk meminta sesuatu.

  1. Jangan Berikan Hukuman

Untuk menghentikan kebiasaan balita suka merengek, beritahu bahwa Mama dan Papa tidak akan merespon rengekan dan akan segera meninggalkan ruangan bila anak mulai merengek lagi. Dengan begitu balita tahu bahwa rengekan dan tantrum tak bisa membuat Mama memberikan apa yang ia inginkan.

Bagaimana bila balita masih tetap merengek? Baik saat sedang makan atau berada di pusat perbelanjaan, secara tegas katakan tidak dengan memberikan alasan jelas. Meski Mama tergoda ingin menghukum si kecil yang terus merengek, bila rengekan mulai berubah menjadi tantrum, bawalah balita ke ruangan lain atau ke mobil. Lambat laun balita akan belajar bahwa merengek bukanlah kebiasaan yang baik.

Baca juga: 4 Tips Menghadapi Balita Yang Suka Membantah

  1. Berikan Apresiasi Jika Dia Berhenti Merengek

Nah, jika semua strategi di atas sudah dilakukan dan si kecil sudah bisa mengungkapkan keinginannya dengan baik dan sopan, seperti “Mama, apa aku boleh minta sekotak susu cokelat?” segera berikan pujian antusias disertai pelukan hangat untuk menggambarkan perasaan senang Mama karena si kecil sudah bisa melakukannya dengan baik.

Meskipun Mama terpaksa menolak permintaannya karena suatu alasan, tetap berikan apresiasi dengan mengatakan bahwa Mama bangga melihat si kecil yang sudah besar serta bisa berbicara dengan baik dan sopan. Dengan begitu, balita kesayangan Mama jadi bisa membedakan mana sikap baik dan tidak.

Memang butuh perhatian dan kesabaran ekstra untuk menghentikan kebiasaan balita suka merengek, tapi pasti bisa dilakukan bila Mama tak pantang menyerah dan selalu konsisten. Bagaimana pengalaman Mama menghadapi si balita suka merengek?

<WA>

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.